Halal Bihalal LPH Hidayatullah Dorong Sinergi Menuju Indonesia Pusat Industri Halal Dunia

- Jurnalis

Kamis, 9 April 2026 - 13:52 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jakarta, Suararealitas.co — Lembaga Pemeriksa Halal Hidayatullah menggelar kegiatan Halal Bihalal bertajuk “Merajut Silaturahim, Menguatkan Sinergi Halal Menuju Indonesia Pusat Industri Halal Dunia.” Kegiatan yang diselenggarakan oleh Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Hidayatullah ini berlangsung pada Kamis, (9/4/2025) dan menjadi momentum strategis untuk memperkuat kolaborasi antara umat, pelaku usaha, dan pemerintah dalam mengembangkan ekosistem halal nasional.

Acara tersebut dihadiri oleh berbagai elemen, mulai dari tokoh organisasi masyarakat, pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM), hingga pemangku kebijakan di sektor halal. Dalam suasana penuh kehangatan pasca-Idulfitri, Halal Bihalal ini tidak hanya menjadi ajang silaturahim, tetapi juga forum refleksi atas peran umat dalam membangun kemandirian ekonomi berbasis halal.

Dalam sambutan pembuka, Ketua Umum DPP Hidayatullah periode 2025–2030, KH. Naspi Arsyad, menegaskan pentingnya kesadaran kolektif umat Islam dalam menentukan pola konsumsi yang selaras dengan nilai-nilai kemanusiaan dan ajaran agama. Menurutnya, sebagai negara dengan mayoritas Muslim, Indonesia memiliki kekuatan besar dalam membentuk arah pasar, khususnya di sektor produk halal.

Ia menekankan bahwa dorongan terhadap penggunaan produk halal bukan semata-mata bentuk penolakan terhadap produk tertentu, melainkan bagian dari upaya meminimalisasi dampak yang berpotensi bertentangan dengan nilai kemanusiaan, termasuk dalam konteks konflik global.

“Yang kita bangun adalah kesadaran bersama. Bukan soal membenci, tetapi bagaimana memastikan bahwa konsumsi kita tidak berkontribusi pada hal-hal yang bertentangan dengan nilai kemanusiaan,” ujarnya.

Namun demikian, ia juga mengakui bahwa penguatan produk halal dalam negeri masih menghadapi berbagai tantangan, terutama bagi pelaku UMKM. Tingginya biaya sertifikasi halal serta keterbatasan akses distribusi dan pasar menjadi hambatan utama yang perlu segera diatasi.

Dalam konteks tersebut, ia menekankan pentingnya sinergi antara pemerintah dan masyarakat. Pendekatan tidak bisa hanya bersifat top-down, tetapi juga membutuhkan partisipasi aktif dari pelaku usaha dan konsumen.

“Negara harus hadir dengan regulasi yang mendukung, namun umat juga harus siap. Produk harus berkualitas, jaringan distribusi kuat, dan mampu bersaing secara sehat di pasar,” tambahnya.

Baca Juga :  BRI Kanca Tanjung Duren Gelar Senam Pagi sebagai Wujud Nyata Work Life Balance Pekerja

Lebih lanjut, keberadaan Lembaga Pemeriksa Halal (LPH) dinilai menjadi salah satu solusi konkret dalam mempercepat penguatan ekosistem halal. LPH Hidayatullah, misalnya, berkomitmen memperluas akses sertifikasi halal, khususnya bagi pelaku UMKM, sekaligus memberikan edukasi kepada masyarakat terkait pentingnya jaminan halal.

Kegiatan Halal Bihalal ini juga menegaskan peran organisasi masyarakat dalam mendukung agenda nasional, tidak hanya di bidang keagamaan, tetapi juga sosial, ekonomi, hingga pembangunan nasional secara luas.

Dengan mengusung semangat kebersamaan, forum ini diharapkan mampu memperkuat kolaborasi lintas sektor dalam mewujudkan Indonesia sebagai pusat industri halal dunia. Potensi besar pasar domestik, jika dikelola secara optimal, diyakini dapat menjadi kekuatan utama dalam mendorong kemandirian ekonomi nasional.

Ke depan, penguatan sektor halal tidak hanya dipandang sebagai kebutuhan religius, tetapi juga sebagai strategi ekonomi yang mampu meningkatkan daya saing Indonesia di tingkat global, sekaligus mewujudkan cita-cita bangsa menuju masyarakat yang adil, makmur, dan berdaya saing.

Berita Terkait

Polda Jambi Tangani Karhutla Seluas 5 Hektare di Areal PT Jebus Maju Merangin
Polda Metro Jaya Ungkap Impor Ilegal 49,85 Ton Kacang Tanah
Peningkatan Kapasitas Lembaga Kemasyarakatan di Jakarta Utara Dorong Penguatan Kepemimpinan dan Komunikasi
Prabowo Resmikan LRT Jakarta Kelapa Gading–Manggarai, Tarif Rp8 Selama Delapan Hari
Kapolres Tanjung Priok, Tekankan Pengamanan Kedatangan Kapal ITS Garibaldi dan Doulos Hope
Kapolres Priok Hadiri, Peresmian Launching Onshore Power Supply, Dorong Pelabuhan Hijau dan Berkelanjutan
Kapolres Pelabuhan Tanjung Priok Tinjau Kapal Perpustakaan MV Doulos Hope di Dermaga Eks Presiden
Kapolda Metro Jaya Terima Audiensi Pimpinan DPRD DKI Jakarta

Berita Terkait

Rabu, 16 September 2026 - 19:15 WIB

Polda Metro Jaya Ungkap Impor Ilegal 49,85 Ton Kacang Tanah

Rabu, 16 September 2026 - 18:43 WIB

Peningkatan Kapasitas Lembaga Kemasyarakatan di Jakarta Utara Dorong Penguatan Kepemimpinan dan Komunikasi

Rabu, 16 September 2026 - 16:46 WIB

Prabowo Resmikan LRT Jakarta Kelapa Gading–Manggarai, Tarif Rp8 Selama Delapan Hari

Rabu, 16 September 2026 - 14:31 WIB

Kapolres Tanjung Priok, Tekankan Pengamanan Kedatangan Kapal ITS Garibaldi dan Doulos Hope

Rabu, 16 September 2026 - 14:21 WIB

Kapolres Priok Hadiri, Peresmian Launching Onshore Power Supply, Dorong Pelabuhan Hijau dan Berkelanjutan

Berita Terbaru

Ragam Daerah

DPD GPN Resmi Daftar di Kesbangpol Tanggamus

Kamis, 17 Sep 2026 - 11:36 WIB