POKTAN di Kabupaten Pessel Dapatkan Excavator Mini Pindad

- Jurnalis

Minggu, 30 Oktober 2022 - 23:27 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

POKTAN di Kabupaten Pessel Dapatkan Excavator Mini Pindad
Pemkab Pessel membeli dua unit excavator mini Pindad dan akan diserahkan kepada POKTAN di 2 Kecamatan. (Foto: Istimewa)


Sumatera Barat – Kelompok Tani (POKTAN) di Kabupaten Pesisir Selatan (Pessel) Sumatera Barat, mendapatkan excavator mini Pindad melalui dana Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) 2022.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Adapun Pemerintah Daerah (Pemda) mengalokasikan anggaran pembelian excavator mini, untuk petani di tahun ini.

“Kita (Pemkab Pessel) membeli 2 unit excavator mini, dengan total dana Rp1,59 miliar, dari APBD 2022,” ujar Kepala Dinas Pertanian, Perkebunan, dan Peternakan Pessel, Madrianto, di Painan, Minggu (30/10/2022), dikutip Jurnal Sumbar.

Baca Juga :  Kapolsek Teluknaga AKP Antonius Hadiri Zoom Meeting Terkait Larangan Mudik Dan Pam Idul Fitri

Madrianto menerangkan bahwa excavator dengan merek Pindad Excava 55 tersebut, akan diserahkan kepada dua kelompok tani (POKTAN) di 2 kecamatan yakni, POKTAN Bukik Buai di Kecamatan Basa Ampek Balai Tapan, dan POKTAN Bakti Makmur Sejahtera Kecamatan Pancung Soal.

“Untuk operator excavator, akan dilatih oleh pihak penyedia (anggota POKTAN dan staf di Dinas Pertanian). Mulai dari cara operasional alat, perawatan, hingga perbaikan ringan,” katanya.

Kemudian soal POKTAN penerima excavator ini, Madrianto menambahkan, diwajibkan memenuhi persyaratan dari pihak Dinas Pertanian Pessel. Dimana, POKTAN harus punya akta notaris, dan masuk (terdaftar) di Sistem Informasi Manajemen Penyuluhan Pertanian (Simluhtan).

Baca Juga :  Gema Ramadan 1446 H, Sinergi Keagamaan dan UMKM Tingkatkan Ekonomi Lokal

Perlu diketahui, Simluhtan adalah sistem informasi berbasis web yang dikembangkan oleh Kementerian Pertanian. Sementara itu, sistem ini menyajikan data dan informasi kelembagaan penyuluhan, dan kelembagaan petani di Indonesia.

Sehingga, pemerintah kabupaten/kota, provinsi, dan pusat, dapat menilai layak atau tidak layak kelompok tersebut menerima bantuan.

“Harapannya, dengan bantuan alat ini, petani bisa terbantu (lebih mudah) dalam menggarap lahan sawah/ladang, dan pastinya berimbas ke hasil panen yang bagus nantinya,” tukasnya, yang diaminkan oleh Kabid Sarana dan Prasarana Pertanian, Syafrianto.*(SR)

Berita Terkait

Jelang Munas X, LDII Jakarta Utara Perkuat Sinergi dengan Pemerintah Daerah
Arus Balik Meningkat, Korlantas Terapkan One Way dari KM 132 hingga KM 70
Karang Taruna Sungai Bambu Gelar Kegiatan Berbagi Takjil Ramadhan 1447 H
DKM Miftahusalam bersama Pengurus RW 12 Peringati Nuzulul Qur’an dan santunan 
Kanwil Kamenag Provinsi Banten Jalankan Program Masjid Ramah Pemudik
Ramadhan, Moralitas Publik, dan Masa Depan Politik Umat
Bulan Ramadhan || Aceng Syamsul Hadie: Bulan Revolusi Moral Umat 
Hak Jawab dan Klarifikasi Soal Gudang di Limus Nunggal Cileungsi

Berita Terkait

Senin, 30 Maret 2026 - 23:34 WIB

Jelang Munas X, LDII Jakarta Utara Perkuat Sinergi dengan Pemerintah Daerah

Jumat, 27 Maret 2026 - 22:51 WIB

Arus Balik Meningkat, Korlantas Terapkan One Way dari KM 132 hingga KM 70

Kamis, 19 Maret 2026 - 20:53 WIB

Karang Taruna Sungai Bambu Gelar Kegiatan Berbagi Takjil Ramadhan 1447 H

Minggu, 15 Maret 2026 - 21:47 WIB

DKM Miftahusalam bersama Pengurus RW 12 Peringati Nuzulul Qur’an dan santunan 

Kamis, 12 Maret 2026 - 15:35 WIB

Kanwil Kamenag Provinsi Banten Jalankan Program Masjid Ramah Pemudik

Berita Terbaru