Perbuatan Melawan Hukum, Fintech Pinjam Modal dan PT BFI Finance Indonesia TBK Digugat 1,2 Trilyun

- Jurnalis

Senin, 6 Februari 2023 - 11:26 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Perbuatan Melawan Hukum, Fintech Pinjam Modal dan PT BFI Finance Indonesia TBK Digugat 1,2 Trilyun
Foto Istimewa.


JAKARTA –  Berdasarkan Sidang Gugatan Perbuatan Melawan Hukum (PMH) PT Phos Tekno Indonesia sebagai Penggugat melawan PT Finansial Integrasi Teknologi (PINJAM MODAL) sebagai Tergugat I; PT BFI Finance Indonesia, Tbk sebagai Tergugat II; dan Koperasi Karyawan BFI Fajar Idaman sebagai Tergugat III; serta dengan Turut Tergugat Otoritas Jasa Keunagan (OJK) dengan Nomor Perkara 1270/Pdt.G/2022/PN Tng, kembali digelar pada hari Rabu, 1 Februari 2023. 

Adapun sidang kali ini memasuki tahap mediasi dan dilaksanakan di ruang mediasi Pengadilan Negeri Tangerang yang dipimpin oleh Mediator Non Hakim Edward Mission Sihombing, SH., MH., C.MED.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Berdasarkan informasi dari Tim Kuasa Hukum Penggugat yakni Wedri Waldi, SH. (Alitheia Law Firm), sidang dihadiri oleh para pihak, dimana untuk pihak Penggugat dihadiri langsung oleh Prinsipal yaitu Direktur Utama PT Phos Tekno Indonesia dengan didampingi oleh Tim Kuasa Hukumnya, sementara itu untuk pihak Tergugat I, Tergugat II, dan Tergugat III. Sementara itu, pada mediasi tersebut Otoritas Jasa Keuangan (OJK) sebagai Turut Tergugat tidak hadir. 

Bahkan Kuasa Hukum PT Phos Tekno Indonesia sangat kecewa terhadap Prinsipal para Tergugat I ,II dan III yang tidak hadir kembali dan hanya diwakili oleh Kuasanya.

Baca Juga :  FSP BUMN Bersatu Dukung Pemberian Gelar Pahlawan Nasional Untuk Mantan Presiden Soeharto

Kuasa Hukum PT Phos Tekno Indonesia dalam mediasi tersebut menjelaskan bahwa plafon pinjaman yang diberikan oleh PT Finansial Integrasi Teknologi yang sering disebut juga PINJAM MODAL kepada Debitur sebesar 4 Milyar, yang mana telah dicicil sebagian dan akhirnya diajukan restrukturisasi. “Pada restrukturisasi pertama Perjanjian dibuat antara PT Phos Tekno Indonesia dengan Koperasi Karyawan BFI Fajar Idaman dibawah naungan Kementerian Koperasi dan UKM dan bukan Perjanjian kepada Perorangan. Dimana telah dilakukan pembayaran sebagian oleh Debitur,” ujar Wedri Waldi, SH. 

Lanjut dia, pada restrukturisasi kedua perjanjian dibuat antara PT Phos Tekno Indonesia dengan PT BFI Finance Indonesia, Tbk dan telah dibayarkan hingga sisa pinjaman sebesar Rp. 600 jutaan.

Kemudian karena efek pandemi Covid-19 dan pemberlakuan PPKM oleh Pemerintah yang berkepanjangan, maka PT Phos Tekno Indonesia mengajukan restrukturisasi sesuai arahan Otoritas Jasa Keuangan (OJK) nomor 11/POJK.03/2020 sebagai dasar pemberian restrukturisasi kredit terhadap debitur dalam kondisi pandemi Covid-19, namun para Tergugat tidak memberikan kesempatan untuk restrukturisasi, malah memaksa untuk memasukan Cek jaminan secara sepihak yang mengakibatkan Klien kami masuk dalam Daftar Hitam Nasional (DHN) dan semua rekening harus ditutup. 

Baca Juga :  Musda DPD LPM Kota Tangerang 2023-2028, Panitia Buka Pendaftaran Secara Terbuka

Sementara atas tindakan tersebut mengakibatkan Klien kami tidak dapat melakukan operasional bisnis dimana tindakan yang dilakukan oleh para Tergugat sangat merugikan Klien kami akibat dari terhentinya bisnis sehingga mengalami kerugian sekitar Rp 1,2 Trilyun. 

“Adapun Fokus gugatan Kami adalah kerugian yang dialami atas efek domino pemaksaan pencairan Cek jaminan oleh PT Finansial Integrasi Teknologi yang juga disebut Fintech PINJAM MODAL yang berdampak pada pemutusan kontrak kerjasama serta hilangnya aset-aset berharga akibat status DHN,” tegas Wedri Waldi, SH. 

Maka dari itu Sidang Mediasi akhirnya ditunda 2 minggu dan akan digelar kembali pada hari Rabu, 15 Februari 2023.*(SR)


Sumber: Witra, S.IP dari berita yang sudah ditayangkan dengan judul FINTECH PINJAM MODAL & PT BFI INDONESIA, TBK. BESERTA GRUP DIGUGAT 1,2 TRILYUN ATAS PERBUATAN MELAWAN HUKUM (PMH)

Berita Terkait

Anak 6 Tahun Korban Aksi Kebrutalan OPM di Kabupaten Puncak Dievakuasi Petugas dan Medis
Banjir Bandang Melanda Bogor Barat, Warga Jasinga Terisolasi
Pemkab Puncak Sebut Serangan Warga di Sinak Dilakukan KKB, Bantah Keterlibatan Aparat
Patroli Dialogis Polsubsektor Inggom, Wujudkan Keamanan dan Ketertiban di Kawasan Pelabuhan Tanjung Priok
Wabup Bogor Jaro Ade Tinjau Langsung Lokasi Jembatan Ambruk Di Desa Cintamanik
Seringkali Diajukan Kades Sampai Akhirnya Jembatan Roboh Karena Lambat Direalisasi
Masyarakat Adat Desa Guradog Gelar Panen Raya Padi Di Lahan Sawah Tangtu
TNI Perkuat Pengamanan di PT Freeport Pasca Serangan KKB, Panser Anoa Disiagakan

Berita Terkait

Senin, 20 April 2026 - 09:21 WIB

Anak 6 Tahun Korban Aksi Kebrutalan OPM di Kabupaten Puncak Dievakuasi Petugas dan Medis

Minggu, 19 April 2026 - 23:09 WIB

Banjir Bandang Melanda Bogor Barat, Warga Jasinga Terisolasi

Minggu, 19 April 2026 - 11:40 WIB

Pemkab Puncak Sebut Serangan Warga di Sinak Dilakukan KKB, Bantah Keterlibatan Aparat

Minggu, 19 April 2026 - 10:58 WIB

Patroli Dialogis Polsubsektor Inggom, Wujudkan Keamanan dan Ketertiban di Kawasan Pelabuhan Tanjung Priok

Sabtu, 18 April 2026 - 18:22 WIB

Wabup Bogor Jaro Ade Tinjau Langsung Lokasi Jembatan Ambruk Di Desa Cintamanik

Berita Terbaru

Berita Aktual

Banjir Bandang Melanda Bogor Barat, Warga Jasinga Terisolasi

Minggu, 19 Apr 2026 - 23:09 WIB