TNI Salurkan Logistik ke Wilayah Terisolasi dengan Metode Airdrop

- Jurnalis

Selasa, 2 Desember 2025 - 08:41 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JAKARTA, Suararealitas.co – (Puspen TNI). Untuk menjangkau wilayah yang terputus akibat banjir dan tanah longsor di Tapanuli Tengah serta sejumlah titik di Medan, TNI mengerahkan pesawat dari Lanud Halim Perdanakusuma, Jakarta Timur, untuk melaksanakan pengiriman bantuan dengan Metode Airdrop, Senin (1/12/2025).

Kapuspen TNI Mayjen TNI (Mar) Freddy Ardianzah menjelaskan bahwa langkah ini merupakan tindak lanjut atas arahan Presiden RI Prabowo Subianto agar distribusi bantuan dilakukan secepat mungkin dan menjangkau seluruh korban. “Menindaklanjuti itu, TNI hari ini melaksanakan droping bantuan dengan menggunakan teknis distribusi menggunakan Helibox. Helibox ini upaya teknik distribusi bantuan ke daerah yang terisolir dan tidak terjangkau oleh jalur darat,” ujar Kapuspen.

Baca Juga :  Polsek Kelapa Gading Gelar Apel Kryd Dan Patroli Malam Antisipasi Guantibmas

TNI mengerahkan pesawat Cassa 212, CN-295, serta C-130 Hercules untuk melaksanakan penyaluran logistik udara. Selain Helibox, operasi akan dilanjutkan dengan teknik Airdrop seperti yang pernah dilakukan dalam misi kemanusiaan di Gaza. “Kita menggunakan pesawat Hercules kemudian melaksanakan distribusi kurang lebih 200 parasut utama dan 200 parasut cadangan, membawa bekal-bekal bantuan yang dibutuhkan oleh para penduduk,” kata Kapuspen TNI.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Secara keseluruhan, TNI telah mengerahkan 16.068 personel dalam operasi penanganan bencana di Sumatera Utara, Sumatera Barat, dan Aceh. Selain itu, TNI juga mengerahkan 8 pesawat, terdiri dari Hercules, A400M, dan Boeing 737 yang telah beroperasi di wilayah terdampak. Sebanyak 19 helikopter (Caracal, Bell, Dauphin, Panther, dan Super Puma) serta 6 KRI turut diperbantukan untuk mendukung percepatan distribusi dan evakuasi.

Baca Juga :  Panglima TNI Pimpin Penyerahan dan Pelantikan Jabatan di Lingkungan TNI

Hari ini, TNI mengirimkan 4,2 ton bantuan, terdiri atas paket sembako, obat-obatan dari Puskes TNI, mi instan, dan berbagai perlengkapan kebutuhan pengungsi. Seluruh kekuatan TNI dikerahkan untuk memastikan bantuan tiba tepat waktu. Prioritas TNI adalah keselamatan masyarakat dan pemenuhan kebutuhan dasar mereka di lokasi terdampak.

#tniprima

#tnirakyat

#indonesiamaju

Autentikasi : Kabidpenum Puspen TNI Kolonel Laut (P) Agung Saptoadi

(*/Novi)

Berita Terkait

Patroli Cipta Kondisi Polres Pelabuhan Tanjung Priok Antisipasi Gangguan Kamtibmas
Wapang TNI Dampingi Menhan RI Tinjau Yonif TP 808/Mbaham Matta di Papua Barat
Polres Priok Gelar  Patroli Stasioner Cipta Kondisi, Antisipasi Gangguan Kamtibmas di Wilayah Pelabuhan
Gotong Royong Bersihkan Kali, Babinsa Timika Turun Langsung
Apel Pengamanan Idul Adha Polsek Cigudeg Sinergi Aparat Dan Pemuda
Koops TNI Habema Evakuasi 44 Pendulang Emas dari Gangguan OPM di Pegunungan Bintang
Patroli Cipta Kondisi Polres Pelabuhan Tanjung Priok Antisipasi Gangguan Kamtibmas di Kawasan Pelabuhan
Panglima TNI Dampingi Presiden Prabowo Subianto Resmikan Museum dan Perpustakaan di Seskoad

Berita Terkait

Sabtu, 30 Mei 2026 - 13:29 WIB

Patroli Cipta Kondisi Polres Pelabuhan Tanjung Priok Antisipasi Gangguan Kamtibmas

Jumat, 29 Mei 2026 - 12:57 WIB

Wapang TNI Dampingi Menhan RI Tinjau Yonif TP 808/Mbaham Matta di Papua Barat

Kamis, 28 Mei 2026 - 17:57 WIB

Polres Priok Gelar  Patroli Stasioner Cipta Kondisi, Antisipasi Gangguan Kamtibmas di Wilayah Pelabuhan

Rabu, 27 Mei 2026 - 08:51 WIB

Gotong Royong Bersihkan Kali, Babinsa Timika Turun Langsung

Selasa, 26 Mei 2026 - 22:26 WIB

Apel Pengamanan Idul Adha Polsek Cigudeg Sinergi Aparat Dan Pemuda

Berita Terbaru

ILUSTRASI - polisi resmi menahan Bos Hanania Group terkait dugaan penipuan umrah. (Foto: Istimewa).

Hukum & Kriminal

Bos Hanania Group Resmi Ditahan Polisi Terkait Dugaan Penipuan Umrah

Minggu, 31 Mei 2026 - 00:50 WIB