Workshop Konten Kreator, KH. Yusuf Aman: Generasi Muda Penggerak Utama Membentuk Opini

- Jurnalis

Jumat, 21 November 2025 - 09:40 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JAKARTA, suararealitas.co – Dalam meningkatkan literasi sejarah sekaligus memperkuat peran generasi muda dalam dakwah digital, MUI DKI Jakarta melalui bidang infokom menyelenggarakan Workshop Konten Kreator: Sejarah Perkembangan Islam di Jakarta dengan tema ‘Create dan Captivate Membuat Konten Menarik dan Disukai’, di Sunlake Hotel, Kamis (20/11/2025) kemarin.

Workshop ini dirancang untuk mendorong generasi muda menelusuri sejarah perkembangan islam di Jakarta dalam format digital yang kreatif seperti video pendek, reels, hingga narasi dengan hook yang memikat.

Acara ini menghadirkan tiga narasumber yaitu, peneliti sejarah ulama betawi, KH. Rahmad Zailani Kiki, Ketua Komisi Infokom MUI DKI Jakarta, Raihan Febriansyah dan Konten kreator, Historycal Traveller sekaligus praktisi digital Rizky Ramadhani. Dengan peserta, mahasiswa, ormas dan pendakwah di Jakarta.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Peserta mendapat materi wawasan sejarah sekaligus keterampilan produksi konten yang menarik dan disukai serta relevan dengan perkembangan era digital.

Selain penguatan pengetahuan sejarah, peserta juga mendapatkan pelatihan mulai dari storytelling digital, teknik riset konten, produksi konten video, hingga strategi agar konten edukatif tetap menarik bagi audiens muda.

Baca Juga :  6 Rekomendasi Ponsel dengan Kamera Zoom Terbaik: Hasil Tetap Tajam Meski Malam Hari

Para narasumber menekankan pentingnya akurasi dan tanggung jawab dalam menyampaikan informasi sejarah, terutama di era banjir informasi dan maraknya miss informasi.

Wakil Ketua Umum MUI DKI Jakarta, KH. Yusuf Aman, MA yang membuka kegiatan mengatakan dengan workshop konten digital ini membuktikan bahwa MUI bukan hanya soal fatwa. Tapi juga menangani dampak globalisasi, termasuk era digital.

“Generasi muda harus kuat fisik, kuat nalar, dan kuat menjaga diri untuk tetap menjadi teladan dan dapat dipercaya. Pemuda tidak hanya piawai membuat konten, tapi juga penggerak utama membentuk opini,” ucapnya.

Ditambahkannya, bahwa islam tidak mengikuti zaman, tapi tidak pernah ketinggalan zaman. Islam hadir memelihara zaman.

“Peran konten kreator yang menghasilkan pengetahuan, berkualitas, sekaligus menghibur dapat menjadi sedeqah. Dengan memahami peran dan tantangan dunia konten kreator, kita bisa lebih apresiatif dan mendukungnya dalam menciptakan konten yang lebih baik.” pungkas Kiyai Yusuf Aman yang juga merupakan Ketua FKUB DKI Jakarta itu.

Sementara itu, Ketua Bidang Infokom MUI DKI Jakarta, Dr. M. Faiz Rafdhi M. Kom, mengatakan sudah saatnya konten digital dipenuhi dengan konten edukatif dan bernilai.

Baca Juga :  Polemik Kenaikan Sewa Kios di Blok M, Kopema Angkat Bicara

MUI harus memasuki dunia maya agar bisa mendominasi mesin pencarian dengan data dan konten yang bermutu dan bermanfaat.

Tidak hanya sekedar viral tapi juga tetap bernilai dan dapat dipertanggung jawabkan.

“Generasi muda adalah garda terdepan dakwah digital. Dengan pemahaman sejarah yang kuat, konten mereka tidak hanya viral, tetapi juga bernilai,” ujarnya dalam sambutannya.

Acara ini diharapkan dapat mendorong lahirnya kreator konten muda yang memahami akar sejarah Islam di Jakarta.

Menghidupkan kembali semangat dakwah yang informatif, kreatif, dan santun.

Menjadikan media sosial sebagai ruang edukasi yang inspiratif dan menyejukkan serta menguatkan kolaborasi antara komunitas sejarah, Ormas Islam, dan kreator digital.

Dengan terselenggaranya workshop ini, penyelenggara berharap kiprah ormas dan generasi muda Jakarta semakin banyak yang berkarya, bercerita, dan menyebarkan pesan kebaikan melalui konten kreatif yang bermutu.*(Kipray)

Berita Terkait

Ekspansi Infrastruktur Digital, ION Network Resmikan Data Center dan Office Branch Bandung
Membedakan Karya Jurnalistik dan Konten Media Sosial dalam Ekosistem Digital
Digitalisasi Penjualan Tiket di Pelabuhan Sanur, Berikan Kemudahan Bagi Penumpang
Begini Cara Terminal Petikemas Nilam Wujudkan High Performance dan Zero Accident
Khairul Dorong Reindustrialisasi Nasional demi Wujudkan Kemandirian Teknologi Nuklir Indonesia
Andri, S.H. Sosok di Balik Tumbuhnya Prakasa Trans Logistik, Perusahaan Muda yang Siap Mendunia
Belanja Obat Kini Cuma 1 Jam! VIVA Apotek Luncurkan WhatsApp Commerce Express
Berantas Judi Online di Kolom Komentar, YouTube Andalkan Mesin dan Human Review

Berita Terkait

Rabu, 4 Februari 2026 - 16:35 WIB

Ekspansi Infrastruktur Digital, ION Network Resmikan Data Center dan Office Branch Bandung

Sabtu, 10 Januari 2026 - 08:06 WIB

Membedakan Karya Jurnalistik dan Konten Media Sosial dalam Ekosistem Digital

Jumat, 21 November 2025 - 09:40 WIB

Workshop Konten Kreator, KH. Yusuf Aman: Generasi Muda Penggerak Utama Membentuk Opini

Selasa, 4 November 2025 - 08:19 WIB

Digitalisasi Penjualan Tiket di Pelabuhan Sanur, Berikan Kemudahan Bagi Penumpang

Jumat, 31 Oktober 2025 - 12:27 WIB

Begini Cara Terminal Petikemas Nilam Wujudkan High Performance dan Zero Accident

Berita Terbaru

Regional

Ramadhan, Moralitas Publik, dan Masa Depan Politik Umat

Kamis, 12 Mar 2026 - 00:20 WIB

Megapolitan

Bulan Ramadhan || Aceng Syamsul Hadie: Bulan Revolusi Moral Umat 

Kamis, 12 Mar 2026 - 00:14 WIB