Produk BUM Desa Sulawesi Tenggara Berkualitas, Wamendes Paiman: Harus Berorientasi Ekspor

- Jurnalis

Jumat, 11 Agustus 2023 - 13:03 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Produk BUM Desa Sulawesi Tenggara Berkualitas, Wamendes Paiman: Harus Berorientasi Ekspor
Wamendes PDTT, Paiman Raharjo saat sambutan Talkshow Penguatan Kapabilitas Bisnis Usaha BUM Desa Bersama UMKM Menuju Pasar Ekspor. (Foto: Istimewa)


KENDARI – Wakil Menteri Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal, dan Transmigrasi (Wamendes PDTT) Paiman Raharjo mengungkapkan, beragam produk lokal BUM Desa di Sulawesi Tenggara tak kalah bagus kualitasnya dengan produk impor, Kamis (10/08/2023).

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Dalam prioritas jangka panjangnya, pengembangan produk BUM Desa itu juga harus mampu berorientasi ekspor ke pasar internasional. 

“Kami melihat banyak pelaku Badan Usaha Milik Desa (BUM Desa), dan juga UMKM di Sulawesi Tenggara ini yang telah memproduksi beraneka ragam produk-produk unggulan. Produk-produk tersebut harus memiliki orientasi ekspor dalam pemasarannya,” ungkap Wamendes Paiman, dalam sambutannya di Talkshow Penguatan Kapabilitas Bisnis Usaha BUM Desa/BUM Desa Bersama UMKM Menuju Pasar Ekspor, yang diterima suararealitas, Jumat (11/08/2023).

Wamendes Paiman mengapresiasi langkah dan komitmen progresif para stakeholder terkait untuk bahu membahu menstimulasi para pelaku usaha BUM Desa, BUM Desa Bersama, maupun UMKM agar menciptakan produk inovasi baru secara berkelanjutan. 

Baca Juga :  Tiga Pilar Kecamatan Kosambi Lakukan OPS PPKM Di Pik 2

Inovasi itu, kata Paiman, akan memberi efek positif bagi konsumen baik di dalam maupun di luar negeri. 

Sebagai informasi, bentuk dukungan terhadap rangkaian Kegiatan Gernas BBI dan BBWI Tahun 2023, Kementerian Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi selaku co-campaign manager telah melaksanakan kegiatan Coaching Clinic Sertifikasi Badan Hukum BUM Desa dan BUM Desa Bersama terhadap 103 BUM Desa dan BUM Desa Bersama secara luring dan 20 BUM Desa dan BUM Desa Bersama secara daring.

“Kiranya kegiatan ini dapat membangkitkan motivasi berwirausaha, dan menemukan ide usaha bagi para pelaku usaha BUM Desa, dan juga UMKM di desa, khususnya di Sulawesi Tenggara,” papar Wamendes Paiman.

Wamendes Paiman melanjutkan, dalam menyikapi persaingan global dan tantangan ekonomi yang semakin kompleks, Ia mendorong para pelaku usaha BUM Desa menjadi opsi pengadaan barang dan jasa pemerintah. 

Dengan demikian, skil enterpreneur desa akan semakin kompeten, lapangan pekerjaan semakin luas, sehingga mampu menggeser produk-produk impor yang selama ini bertengger di pasar domestik. 

Baca Juga :  Batam Sukses Tangani Stunting hingga Covid-19, Sekda Hadiri dan Apresiasi Rakerda II IBI Kepri

“Tentunya kegiatan ini diharapkan dapat menciptakan enterpreneur dan juga kelembagaan ekonomi yang mandiri,” tutur Rektor Universitas Moestopo Beragama ini.

“Harapan kami, kegiatan ini juga memberi ruang bagi pelaku usaha desa dan juga UMKM di desa untuk dapat berdiskusi untuk menyelesaikan permasalahan di desa masing-masing,” tambahnya. 

Wamendes Paiman juga mengajak agar terus mengampanyekan produk lokal khususnya BUM Desa, BUM Desa Bersama, dan UMKM menjadi produk berkualitas yang dapat meresistensi kekuatan produk luar sebagai alternatif yang menopang ketahanan pangan nasional. 

Di samping juga berperan meningkatkan pendapatan devisa negara, serta mengurangi defisit neraca perdagangan.

“Apabila potensi desa tergali dengan baik, maka akan meningkatkan pertumbuhan perekonomian desa. Pertumbuhan ekonomi desa akan membantu tingkat ekonomi regional, sehingga menopang ketahanan pangan nasional,” pungkasnya. 

Hadir mendampingi Wamendes, Gubernur Sulawesi Tenggara, Ali Mazi, dan Dirjen PEID, Harlina Sulistyorini.

Berita Terkait

Enam Tahun Menggantung, Dua Sertifikat PTSL Warga Serang Tak Kunjung Terbit
Urus SHM Tak Kunjung Jadi Sejak 2024, Warga Sepatan Timur Jadi Korban Calo Sertifikat dan Dugaan Keterlibatan Oknum BPN Kabupaten Tangerang
Gotong Royong Warga Tanjung Kait Bersihkan Pesisir, Dukung Penataan Kawasan Pantai
Srikandi PP Kota Tangerang Gelar Pengajian Bulanan, Tono Darusalam: Jadi Motivasi Daerah Lain
Peringatan Konstruktif Bupati Tolikara di Forum APKASI 2026: Risiko Ganda Pemerintahan Daerah di Tanah Papua dalam Tekanan Fiskal, Keamanan, dan Pembangunan
Perumda Tirta Benteng Buka Seleksi Pendaftaran Calon Penyedia Jasa
Diduga SDN Jombang 05 Hilangkan Ijazah
Pimpinan DPRD Pastikan Tidak Ada Pembahasan Zonasi Prostitusi di Kota Tangerang

Berita Terkait

Senin, 9 Februari 2026 - 19:09 WIB

Enam Tahun Menggantung, Dua Sertifikat PTSL Warga Serang Tak Kunjung Terbit

Sabtu, 7 Februari 2026 - 21:11 WIB

Urus SHM Tak Kunjung Jadi Sejak 2024, Warga Sepatan Timur Jadi Korban Calo Sertifikat dan Dugaan Keterlibatan Oknum BPN Kabupaten Tangerang

Sabtu, 7 Februari 2026 - 09:18 WIB

Gotong Royong Warga Tanjung Kait Bersihkan Pesisir, Dukung Penataan Kawasan Pantai

Senin, 26 Januari 2026 - 19:50 WIB

Srikandi PP Kota Tangerang Gelar Pengajian Bulanan, Tono Darusalam: Jadi Motivasi Daerah Lain

Sabtu, 24 Januari 2026 - 17:02 WIB

Peringatan Konstruktif Bupati Tolikara di Forum APKASI 2026: Risiko Ganda Pemerintahan Daerah di Tanah Papua dalam Tekanan Fiskal, Keamanan, dan Pembangunan

Berita Terbaru