PWI Kota Tangerang Ingatkan Aparat Hormati Pers

- Jurnalis

Selasa, 2 September 2025 - 13:39 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

KOTA TANGERANG,Suararealitas.co – Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Kota Tangerang mengimbau jurnalis yang tengah menjalankan tugas peliputan di lapangan untuk mengutamakan keselamatan dalam menyikapi dinamika aksi massa yang terjadi.

Ketua Bidang Organisasi dan Kaderisasi PWI Kota Tangerang, Marsudin Hasan, menekankan bahwa keselamatan wartawan menjadi prioritas utama dalam setiap peliputan, terlebih pada situasi yang rawan benturan.

Ia meminta jurnalis selalu menjaga jarak aman dan memperhatikan kondisi sekitar sebelum mengambil gambar atau melakukan wawancara.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Rekan-rekan jurnalis saya harap tetap mengutamakan keselamatan, menjaga profesionalitas, serta berpegang pada Kode Etik Jurnalistik dalam setiap pemberitaan,” ujar Marsudin, Selasa (2/9/2025).

Baca Juga :  Aktivis Kesal PSEL Mangkrak, Desak Pemkot Tinjau Ulang MoU  Dengan Oligo

Ia juga menegaskan agar jurnalis tidak terlibat dalam tindakan provokatif yang dapat memperkeruh suasana, baik melalui sikap langsung di lapangan maupun lewat unggahan di media sosial.

Menurutnya, netralitas dan independensi adalah kunci agar publik mendapatkan informasi yang akurat dan berimbang.

“Bangun koordinasi dan solidaritas sesama jurnalis di lapangan agar tercipta iklim kerja yang aman dan kondusif,” tambahnya.

Marsudin mengingatkan agar wartawan menggunakan atribut pers yang mencolok, seperti rompi, ID card, atau tanda pengenal resmi lainnya agar mudah diidentifikasi oleh aparat maupun masyarakat. Hal itu dinilainya penting untuk meminimalisir risiko salah sasaran saat berada di tengah kerumunan massa.

Baca Juga :  SPMB Berdarah, Kepala Sekolah Bakal Bertumbangan ?

Selain kepada jurnalis, Marsudin juga menyampaikan himbauan kepada aparat keamanan. Ia berharap aparat dapat memberikan ruang aman bagi kerja-kerja jurnalistik, sekaligus mengedepankan pendekatan humanis dalam mengawal jalannya aksi massa.

“Kami juga meminta aparat untuk menghormati tugas jurnalis di lapangan. Pers bukan musuh, melainkan mitra demokrasi. Wartawan bekerja untuk kepentingan publik, sehingga penting untuk tetap dilindungi agar bisa melaksanakan tugas dengan aman,” tegasnya.

Meski begitu, ia berharap Kota Tangerang tetap dalam keadaan kondusif serta tidak terjadi gejolak ataupun dinamika yang dapat mengganggu stabilitas keamanan.

Berita Terkait

Kasi Trantib Acep Pudin Pimpin Pendataan 134 Kios di Lahan Fasos Fasum Kutabaru
Sosok Ketua DPRD Dimata Komisi 3: Mengedepankan Musyawarah Setiap Keputusan
Makan Minum Rapat Rp1,49 Miliar di Rajeg Viral di Media Sosial, BARATA Layangkan Somasi
Bungkam Soal Konsumsi Rp1,49 Miliar, Kini 40 Proyek Infrastruktur Rajeg Jadi Sorotan
Rp1,49 Miliar untuk Nasi Kotak Rapat, Kecamatan Rajeg Kenyang Anggaran
Fungsi Kejaksaan Negeri Kota Tangerang Disorot, GMNI Desak Respons Atas Laporan Penyalahgunaan Wewenang
Tahun Baru Hijriyah: Saatnya Berhijrah dari Seremoni ke Substansi
Pelayanan Publik Balai Desa Warungpring Dikritik Warga, Kades Dinilai Persulit Permohonan Salinan Warkah Tanah

Berita Terkait

Minggu, 9 Agustus 2026 - 11:19 WIB

Kasi Trantib Acep Pudin Pimpin Pendataan 134 Kios di Lahan Fasos Fasum Kutabaru

Kamis, 23 Juli 2026 - 12:44 WIB

Sosok Ketua DPRD Dimata Komisi 3: Mengedepankan Musyawarah Setiap Keputusan

Selasa, 23 Juni 2026 - 13:33 WIB

Makan Minum Rapat Rp1,49 Miliar di Rajeg Viral di Media Sosial, BARATA Layangkan Somasi

Minggu, 21 Juni 2026 - 21:03 WIB

Bungkam Soal Konsumsi Rp1,49 Miliar, Kini 40 Proyek Infrastruktur Rajeg Jadi Sorotan

Jumat, 19 Juni 2026 - 18:48 WIB

Rp1,49 Miliar untuk Nasi Kotak Rapat, Kecamatan Rajeg Kenyang Anggaran

Berita Terbaru