Jakarta, Suararealitas.co – ORC Indonesia menggelar pengukuhan Dewan Pengurus Nasional (DPN) pada Sabtu (31/10/2026) di Jakarta Selatan. Pengukuhan ini menjadi langkah organisasi dalam memperkuat struktur kepengurusan sekaligus mengembangkan jaringan komunikasi berbasis teknologi untuk menjangkau masyarakat lebih luas.
Mengusung tema “Jelajah Dunia Tanpa Batas”, kegiatan tersebut menjadi momentum konsolidasi bagi jajaran pengurus dan anggota ORC Indonesia untuk memperkuat solidaritas, memperluas konektivitas, serta mengembangkan berbagai program organisasi.
Ketua Umum ORC Indonesia, Hika T.A. Putra, S.H., S.E., Ak., CPLA, M.H., M.IP (ORC-001), dalam sambutannya menegaskan bahwa pengukuhan kepengurusan tidak boleh hanya menjadi kegiatan seremonial. Menurutnya, momentum tersebut harus dimanfaatkan untuk membangun organisasi yang produktif dan mampu memberikan manfaat bagi anggota maupun masyarakat, bangsa, dan negara.
Ia menyampaikan, ORC Indonesia telah menyiapkan sejumlah pengembangan teknologi komunikasi sebagai bagian dari upaya memperkuat peran organisasi. Salah satunya melalui sistem aplikasi terpadu yang memungkinkan anggota melakukan pendaftaran dan mengetahui lokasi anggota lainnya.
Sistem tersebut juga dirancang untuk mendukung penyampaian informasi kedaruratan kepada masyarakat melalui jaringan komunikasi radio handy talky (HT). Dengan demikian, jaringan komunikasi yang dimiliki organisasi diharapkan dapat dimanfaatkan tidak hanya untuk kepentingan internal, tetapi juga membantu penyebaran informasi ketika terjadi situasi darurat.
Selain aplikasi terpadu, ORC Indonesia mengembangkan aplikasi komunikasi digital bernama Koalisi Talk. Aplikasi ini memiliki sejumlah fitur, antara lain panggilan suara, panggilan video, berbagi lokasi, serta pengiriman foto dan informasi.
Hika menjelaskan bahwa Koalisi Talk merupakan hasil pengembangan anak bangsa. Kehadiran aplikasi tersebut diharapkan menjadi alternatif sarana komunikasi digital sekaligus mendorong pemanfaatan teknologi karya nasional.
Melalui dua pengembangan tersebut, ORC Indonesia berupaya mengintegrasikan komunikasi berbasis perangkat HT dengan aplikasi digital. Integrasi ini diharapkan memberikan pilihan komunikasi yang lebih luas dan memudahkan anggota untuk tetap terhubung dalam berbagai situasi.

Dalam kesempatan itu, Hika juga memaparkan perjalanan terbentuknya ORC Indonesia yang berawal dari penggunaan perangkat komunikasi merek Osaka. Produk tersebut telah dipasarkan sejak 2021 dan digunakan oleh berbagai kalangan, mulai dari perusahaan swasta, komunitas, hingga pengguna dari lingkungan sejumlah instansi pemerintahan.
Seiring bertambahnya jumlah pengguna, pada 2025 muncul gagasan untuk menghimpun para pengguna perangkat Osaka dalam sebuah komunitas komunikasi. Gagasan tersebut kemudian melahirkan ORC Indonesia sebagai wadah bersama bagi para pengguna HT dari berbagai latar belakang.
Menurut Hika, salah satu kekuatan organisasi terletak pada keberagaman anggotanya. Dalam satu jaringan komunikasi, pengguna dari kalangan swasta, komunitas, maupun instansi pemerintahan dapat saling terhubung tanpa dibatasi perbedaan profesi, jabatan, maupun institusi.
Ia menilai, teknologi komunikasi dapat menjadi sarana pemersatu yang mempertemukan berbagai kalangan dalam satu wadah kebersamaan. Melalui penggunaan perangkat komunikasi yang sama, hubungan antarpengguna dapat terjalin lebih erat sekaligus membuka ruang kolaborasi.
Hika juga menjelaskan bahwa perangkat komunikasi Osaka memiliki sistem yang memanfaatkan jaringan seluler sehingga jangkauan komunikasi tidak terbatas pada jarak sebagaimana HT konvensional pada umumnya. Selama perangkat memperoleh jaringan yang memadai, pengguna dapat berkomunikasi dengan anggota lain yang berada di lokasi berbeda, termasuk lintas wilayah dan negara.
Sebagai bagian dari pengembangan organisasi, ORC Indonesia juga merencanakan kunjungan ke perusahaan Edel di China, yang disebut sebagai perusahaan di balik merek perangkat Osaka. Rencana tersebut ditujukan untuk memberikan kesempatan kepada pengurus terpilih dan anggota yang aktif agar dapat mengenal lebih jauh teknologi, sistem produksi, serta perkembangan perangkat komunikasi.
Lebih lanjut, Hika berharap pengukuhan DPN ORC Indonesia dapat memperkuat hubungan antarpengurus dan anggota yang tersebar di berbagai daerah. Ia mengajak seluruh jajaran organisasi untuk menjaga silaturahmi, membangun kerja sama, serta menjalankan amanah kepengurusan dengan penuh tanggung jawab.
Menurutnya, keberhasilan organisasi tidak hanya diukur dari jumlah anggota maupun struktur kepengurusan, tetapi juga dari sejauh mana keberadaannya mampu memberikan manfaat dan kontribusi bagi lingkungan sekitar.
Melalui pengukuhan kepengurusan nasional dan pengembangan berbagai inovasi komunikasi, ORC Indonesia berupaya memperkuat eksistensinya sebagai wadah yang menghubungkan masyarakat melalui teknologi. Semangat “Jelajah Dunia Tanpa Batas” menjadi landasan untuk membangun konektivitas, mempererat persatuan, dan mendorong kontribusi nyata bagi bangsa dan negara.












