Jakarta, Suararealitas.co – Generasi muda memiliki peran strategis dalam menentukan arah pembangunan dan masa depan bangsa. Untuk mewujudkan Indonesia Emas 2045, kaum muda didorong tidak hanya mengandalkan pemerintah, tetapi juga mampu membangun kemandirian, mengembangkan kreativitas, serta menciptakan peluang ekonomi secara mandiri.
Pesan tersebut disampaikan Ketua Umum Dewan Pimpinan Pusat BIMA (Barisan Insan Muda), H. Syarief Hidayatullah, S.E., M.M., dalam kegiatan bertajuk “Peran Pemuda Menuju Indonesia Emas” dengan mengusung semangat “Pemuda Berdaya, Bangsa Jaya, Indonesia Emas 2045”.
Syarief menegaskan, pencapaian Indonesia sebagai negara maju pada 2045 membutuhkan keterlibatan seluruh elemen masyarakat, terutama generasi muda. Menurutnya, pemerintah tidak dapat bekerja sendiri dalam mendorong pertumbuhan ekonomi dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
Ia mengajak generasi muda untuk mulai membangun pola pikir mandiri, tidak hanya berorientasi mencari pekerjaan, tetapi juga berani menciptakan lapangan kerja dan mengembangkan potensi yang dimiliki.
Menurut Syarief, kreativitas dan kemampuan berinovasi menjadi modal penting bagi anak muda untuk menghadapi persaingan serta tantangan ekonomi ke depan. Generasi muda harus mampu memanfaatkan peluang yang ada dan menghasilkan kegiatan produktif yang memberikan nilai tambah bagi masyarakat.
Selain persoalan ekonomi, Syarief juga menyoroti tantangan sosial yang dapat menghambat perkembangan generasi muda, seperti penyalahgunaan narkoba dan maraknya praktik judi online. Ia mengingatkan agar anak muda tidak terjebak dalam aktivitas yang justru merugikan diri sendiri dan mengancam masa depan bangsa.
Ia menilai, upaya menjaga generasi muda dari berbagai pengaruh negatif harus menjadi perhatian bersama. Dengan lingkungan yang positif, pendidikan, kreativitas, dan kesempatan untuk berkembang, anak muda diharapkan dapat menjadi sumber daya manusia yang berkualitas.
Lebih lanjut, Syarief mengingatkan bahwa Indonesia Emas 2045 bukan sekadar momentum peringatan satu abad kemerdekaan Republik Indonesia. Lebih dari itu, target tersebut merupakan cita-cita besar untuk menjadikan Indonesia sebagai negara yang maju, mandiri, makmur, dan mampu meningkatkan kesejahteraan seluruh masyarakat.
Karena itu, ia berharap pemerintah terus memberikan perhatian dan membuka ruang bagi generasi muda, termasuk komunitas serta para aktivis, untuk terlibat aktif dalam pembangunan nasional.
Melalui DPP BIMA, semangat pemberdayaan pemuda diharapkan dapat mendorong lahirnya generasi yang mandiri, produktif, inovatif, dan memiliki kepedulian terhadap masa depan bangsa.
Dengan demikian, cita-cita Indonesia Emas 2045 tidak hanya menjadi harapan, tetapi dapat diwujudkan melalui kerja nyata, kolaborasi, dan kontribusi generasi muda dalam membangun Indonesia.











