Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Iklan
Iklan

Pasang Iklan Hubungi Admin

Baca berita tanpa iklan. Gabung Suara Realitas

Suara Realitas Official AppGRATIS • Berita terkini Install
Gabung Suara Realitas Masuk
S+
Tranding
Pasang iklan di sini

Jangkau pembaca Suara Realitas. Hubungi admin untuk tarif dan ketentuan iklan.

Bagikan:fXWTHUT Ke-27, KKP Salurkan 100 Ribu Benih Lele Dukung Budidaya Perikanan di BantulKomentar: 0

HUT Ke-27, KKP Salurkan 100 Ribu Benih Lele Dukung Budidaya Perikanan di Bantul

Suara Realitas, 27 Oktober 2026, 12:50 WIB · 2 menit bacaBaca di App
Huruf

 

JAKARTA, (27/10) Suararealitas.co – Sebanyak 100 ribu benih unggul ikan lele diberikan kepada lima kelompok pembudidaya ikan (Pokdakan) di Kabupaten Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta pada acara Bulan Bakti Kelautan dan Perikanan Tahun 2026, dalam rangka memperingati HUT ke-27 Kementerian Kelautan dan Perikanan. Bantuan ini untuk mendukung pengembangan usaha budidaya sekaligus membuka peluang penghasilan bagi masyarakat, termasuk ibu-ibu PKK melalui pengolahan dan pemasaran hasil panen.

Penyerahan bantuan berlangsung bersamaan dengan kunjungan kerja Ketua Komisi IV DPR RI di Kampung Nelayan Merah Putih Poncosari, Bantul, pada (22/10) lalu. Masing-masing Pokdakan menerima 20 ribu benih ikan lele yang disiapkan oleh Balai Besar Perikanan Budidaya Air Tawar (BBPBAT) Sukabumi.

“Budidaya perikanan salah satu penunjang ekonomi masyarakat di Bantul. Untuk itu, kami berharap benih dipelihara sebaik mungkin sesuai dengan Cara Budidaya Ikan yang Baik (CBIB), agar tumbuh hingga ukuran konsumsi dan memberikan manfaat bagi keberlanjutan usaha kelompok,” ujar Menteri Kelautan dan Perikanan Sakti Wahyu Trenggono dalam siaran resmi di Jakarta, Selasa (27/10).

Baca Juga :  Perkuat Silaturahmi dan Kepedulian, PT Agri Eastborneo Kencana Gelar Safari Ramadhan 1447 H

Direktur Jenderal Perikanan Budi Daya, Tb Haeru Rahayu, menambahkan ketersediaan benih bermutu perlu diikuti kesiapan pembudidaya dalam mengelola pemeliharaan. Keduanya menjadi bekal penting untuk memperkuat produksi ikan dan mendukung pemenuhan kebutuhan masyarakat.

Benih yang disalurkan merupakan ikan lele Sangkuriang generasi kedua, yang juga dilengkapi dengan Surat Keterangan Asal untuk memberikan kejelasan mengenai sumbernya. Kesiapan air dan penerapan prosedur pemeliharaan, sambungnya, juga perlu diperhatikan agar benih bermutu memberikan hasil optimal.

“Seunggul apa pun benih, apabila kita memeliharanya dengan sembarangan, itu juga akan menghasilkan hasil yang kurang bagus. Sehingga pemeliharaan harus dilengkapi dengan CBIB,” ujar Dirjen Tebe

Baca Juga :  PT Angkasa Pura Tanam 10.000 Mangrove di Pantai Api-api, Total 54.000 Pohon di Mauk Barat

Tebe menambahkan, BBPBAT Sukabumi turut berkoordinasi dengan penyuluh perikanan untuk mendampingi kelompok hingga ikan mencapai ukuran konsumsi. Balai juga mendorong pengembangan unit pembenihan rakyat melalui penyediaan calon induk unggul untuk memperluas ketersediaan benih.

Ketua Pokdakan Mina Madjoe, Yosi Prasetiyo, menilai bantuan tersebut sangat berarti untuk mendorong kegiatan ekonomi masyarakat di lingkungannya. Kelompoknya membesarkan lele hingga ukuran konsumsi dan melibatkan ibu-ibu PKK dalam pengolahan dan pemasaran. Mangut lele, abon lele, dan pecel lele menjadi pilihan produk yang dikembangkan.

“Ini sangat berarti bagi kelompok kami khususnya, sehingga menjadi sebuah semangat dan motivasi kembali bagi Masyarakat untuk budi daya ikan,” ujar Yosi.

 

Lihat Nasional Selengkapnya→
Memuat berita berikutnya…
Artikel Terkait Nasional
Berita AktualKanal lain