JAKARTA, Suararealitas.co – Menteri Koordinator Bidang Pemberdayaan Masyarakat, Muhaimin Iskandar, mendorong penguatan kolaborasi lintas sektor untuk mempercepat pemberdayaan masyarakat dan pengentasan kemiskinan. Hal tersebut disampaikan dalam acara Puncak Penganugerahan Mandaya Awards 2026 yang berlangsung di Plaza Jamsostek, Jakarta, Selasa (27/10/2026).
Muhaimin menekankan bahwa upaya pengentasan kemiskinan perlu diarahkan pada pemberdayaan yang mendorong masyarakat menjadi mandiri secara ekonomi. Menurutnya, penanganan kemiskinan tidak cukup hanya melalui pemberian bantuan sosial, tetapi juga perlu disertai akses terhadap peluang usaha, pengembangan keterampilan, dan dukungan yang berkelanjutan.
Dorong Perubahan dari Bantuan Menuju Kemandirian
Pemerintah terus mendorong perubahan pendekatan dalam penanganan kemiskinan, dari yang semula berfokus pada bantuan sosial menuju pemberdayaan masyarakat. Pendekatan ini diharapkan dapat membuka kesempatan bagi masyarakat untuk meningkatkan kapasitas, mengembangkan potensi ekonomi, dan memperkuat kemandirian.
Dalam pelaksanaannya, pemberdayaan membutuhkan keterlibatan berbagai pihak, mulai dari pemerintah pusat dan daerah, dunia usaha, perguruan tinggi, hingga komunitas masyarakat. Kolaborasi tersebut dinilai penting agar program yang dijalankan dapat menjawab kebutuhan masyarakat secara tepat dan memberikan dampak berkelanjutan.
Perluas Akses Usaha dan Inovasi di Daerah
Pemberdayaan masyarakat juga perlu didukung dengan perluasan akses terhadap kegiatan ekonomi produktif. Pengembangan kewirausahaan, penguatan usaha masyarakat, serta pemanfaatan inovasi di tingkat lokal menjadi bagian penting dalam mendorong peningkatan kesejahteraan.
Berbagai praktik pemberdayaan yang telah menunjukkan hasil positif diharapkan dapat dikembangkan dan diterapkan di wilayah lain sesuai dengan kebutuhan serta karakteristik masyarakat setempat. Dengan demikian, program yang berhasil tidak berhenti pada satu lokasi, tetapi dapat memberikan manfaat lebih luas.
Perkuat Koordinasi dan Ketepatan Sasaran Program
Pemerintah juga terus memperkuat koordinasi lintas sektor untuk memastikan program pengentasan kemiskinan dan pemberdayaan masyarakat berjalan lebih terarah. Pemanfaatan Data Tunggal Sosial dan Ekonomi Nasional (DTSEN) menjadi salah satu instrumen untuk mendukung ketepatan sasaran kebijakan dan intervensi pemerintah.
Upaya tersebut sejalan dengan Instruksi Presiden Nomor 8 Tahun 2025 tentang Optimalisasi Pelaksanaan Pengentasan Kemiskinan dan Penghapusan Kemiskinan Ekstrem. Melalui koordinasi yang lebih kuat, program pemberdayaan diharapkan mampu menjangkau kelompok masyarakat yang membutuhkan sekaligus membuka jalan menuju kemandirian ekonomi.
Dorong Peran Pemerintah Daerah
Selain memperkuat koordinasi pusat dan daerah, pemerintah juga mendorong agar pemerintah daerah berperan aktif dalam mengembangkan program pemberdayaan yang sesuai dengan potensi wilayahnya. Inisiatif yang berhasil dapat menjadi contoh bagi daerah lain untuk mengembangkan pendekatan serupa.
Pembahasan mengenai kemungkinan pemberian insentif bagi daerah yang berhasil menjalankan program pemberdayaan juga menjadi salah satu gagasan yang perlu dikaji lebih lanjut. Skema tersebut masih memerlukan pembahasan dengan pihak terkait sebelum dapat ditetapkan sebagai kebijakan.
Mandaya Awards Jadi Penggerak Praktik Pemberdayaan
Puncak Penganugerahan Mandaya Awards 2026 menjadi ajang apresiasi terhadap berbagai inisiatif dan inovasi dalam pemberdayaan masyarakat. Penghargaan ini diharapkan dapat mendorong semakin banyak pihak untuk menghadirkan program yang tidak hanya inovatif, tetapi juga melibatkan masyarakat dan memberikan dampak nyata.
Melalui ajang tersebut, praktik pemberdayaan yang berhasil diharapkan dapat diperluas dan direplikasi sehingga manfaatnya menjangkau lebih banyak masyarakat. Kolaborasi antara pemerintah, dunia usaha, akademisi, dan komunitas menjadi faktor penting dalam memperkuat gerakan pemberdayaan di Indonesia.
Pemerintah berharap pemberdayaan masyarakat dapat menjadi langkah berkelanjutan untuk meningkatkan kesejahteraan, memperluas kesempatan ekonomi, dan mempercepat pengentasan kemiskinan.












