Mengenal PT Rama Indonesia, Pengendali Baru DPUM Bagian dari Unirama Group

- Jurnalis

Senin, 14 September 2026 - 06:36 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jakarta, (14/9) Suararealitas.co – PT Rama Indonesia menjadi pemegang saham pengendali baru PT Dua Putra Utama Makmur Tbk (DPUM) setelah menyelesaikan pengambilalihan sebanyak 2.473.270.000 saham atau setara dengan 59,24% dari seluruh modal ditempatkan dan disetor penuh Perseroan. PT Rama Indonesia merupakan bagian dari Unirama Group, salah satu perusahaan penyedia solusi rantai pasok dan distribusi barang konsumsi (Fast-Moving Consumer Goods atau FMCG) terbesar di Indonesia.

Unirama Group memiliki pengalaman dalam menyediakan solusi rantai pasok terintegrasi, mulai dari proses pengadaan hingga distribusi produk. Didukung jaringan distribusi, infrastruktur pergudangan, dan jangkauan operasional di berbagai wilayah Pulau Jawa, keterlibatan Unirama Group membuka peluang sinergi strategis bagi DPUM, khususnya dalam penguatan rantai pasok, perluasan jaringan distribusi, peningkatan efisiensi operasional, dan pengembangan pasar.

Masuknya PT Rama Indonesia merupakan bagian dari strategi Unirama Group untuk memperluas portofolio investasi ke sektor yang memiliki prospek pertumbuhan jangka panjang. DPUM dinilai memiliki pengalaman, aset, dan posisi strategis dalam industri pengolahan serta perdagangan hasil perikanan yang dapat terus dikembangkan melalui penguatan tata kelola, optimalisasi fasilitas, perbaikan pengelolaan modal kerja, dan peningkatan utilisasi kapasitas operasional.

Pada 2026, Perseroan merencanakan ekspansi dengan CAPEX sebesar Rp100 miliar, dengan target peningkatan EBITDA rata-rata sebesar 7,75% per tahun selama periode 2027 hingga 2030.

Menanggapi insiden kebakaran yang terjadi di fasilitas operasional DPUM di Pati pada 6 Juni 2026, Unirama Group melalui PT Rama Indonesia menegaskan komitmennya untuk memberikan dukungan penuh agar DPUM tetap dapat menjalankan kegiatan bisnisnya. Dukungan tersebut akan diarahkan pada percepatan pemulihan fasilitas yang terdampak, optimalisasi fasilitas operasional lainnya, penguatan rantai pasok, serta upaya menjaga pelayanan dan pemenuhan kebutuhan pelanggan.

Baca Juga :  BRI UNIT Cikotok Terapkan BRILiaN Ways untuk Perkuat Kepercayaan Nasabah Wilayah Tambang

Sejalan dengan proses finalisasi klaim yang saat ini sedang berlangsung bersama pihak asuransi, manajemen berkeyakinan bahwa klaim asuransi tersebut dapat direalisasikan sebesar 100% dari nilai klaim yang telah diajukan dan disepakati.

“Dukungan Unirama Group melalui PT Rama Indonesia tidak hanya mencerminkan keyakinan terhadap prospek jangka panjang DPUM, tetapi juga komitmen untuk mendampingi Perseroan dalam melewati proses pemulihan dan membangun fundamental usaha yang lebih kuat. Kami akan mendorong transformasi DPUM secara prudent, terukur, dan berorientasi pada penciptaan nilai berkelanjutan bagi Perseroan serta seluruh pemegang saham,” ujar Fransisda Marga Saputra, Direktur PT Rama Indonesia.

Berita Terkait

Oxalá Energy International Tandatangani CSPA Akuisisi 75% Saham PT Aztech Pandu Persada, Perkuat Ekspansi di Sektor Energi
Ditjen Hubla Perkuat Penegakan Hukum Maritim melalui Diklat Manajemen PPNS 200 Jam
GUT Dorong Transisi Energi, Buka Peluang Industri dan SDM Indonesia Naik Kelas
Salah Tangani Dangerous Goods Bisa Picu Risiko Serius, KPLP Tekankan Kompetensi SDM
WBSA Catat Pertumbuhan Pendapatan 42,6% pada 1H26, Perkuat Ekosistem Logistik B2B Terintegrasi
85 Persen Pangan Maluku Utara Masih Bergantung dari Luar, Food Estate Terpadu Didorong Jadi Solusi
Maluku Utara Bidik Lumbung Pangan Terpadu, Bupati Halteng Siap Buka Jalan Investasi
Maluku Utara Tak Lagi Ingin Bergantung Pasokan Beras, Food Estate Terpadu Disiapkan

Berita Terkait

Senin, 14 September 2026 - 06:36 WIB

Mengenal PT Rama Indonesia, Pengendali Baru DPUM Bagian dari Unirama Group

Rabu, 9 September 2026 - 06:53 WIB

Oxalá Energy International Tandatangani CSPA Akuisisi 75% Saham PT Aztech Pandu Persada, Perkuat Ekspansi di Sektor Energi

Rabu, 2 September 2026 - 14:46 WIB

Ditjen Hubla Perkuat Penegakan Hukum Maritim melalui Diklat Manajemen PPNS 200 Jam

Rabu, 2 September 2026 - 12:20 WIB

GUT Dorong Transisi Energi, Buka Peluang Industri dan SDM Indonesia Naik Kelas

Selasa, 1 September 2026 - 23:32 WIB

Salah Tangani Dangerous Goods Bisa Picu Risiko Serius, KPLP Tekankan Kompetensi SDM

Berita Terbaru