Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Iklan
Iklan

Pasang Iklan Hubungi Admin

Baca berita tanpa iklan. Gabung Suara Realitas

Suara Realitas Official AppGRATIS • Berita terkini Install
Gabung Suara Realitas Masuk
S+
Tranding
Pasang iklan di sini

Jangkau pembaca Suara Realitas. Hubungi admin untuk tarif dan ketentuan iklan.

Bagikan:fXWTSPPG di Mojokerto Meledak Saat Perbaikan, 5 Orang Jadi Korban, Polisi Turun TanganKomentar: 0

SPPG di Mojokerto Meledak Saat Perbaikan, 5 Orang Jadi Korban, Polisi Turun Tangan

Suara Realitas, 14 Agustus 2026, 18:04 WIB · 2 menit bacaBaca di App
Huruf
Foto: SPPG Yayasan Anak Cerdas Berkualitas Group, Mojokerto, Jawa Timur. (Beritasatu)

MOJOKERTO, Suararealitas.co – Polres Mojokerto membentuk tim khusus untuk menyelidiki ledakan yang disertai kebakaran di Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Yayasan Anak Cerdas Berkualitas Group, Desa Medali, Kecamatan Puri, Kabupaten Mojokerto, Jawa Timur.

Insiden tersebut terjadi pada Kamis (13/8/2026). Polisi masih melakukan penyelidikan untuk memastikan penyebab ledakan yang mengakibatkan lima orang menjadi korban.

Kapolres Mojokerto AKBP Andi Yudha Pranata mengatakan, penyidik telah membentuk tim untuk mengusut kronologi serta penyebab ledakan.

Berdasarkan keterangan awal sejumlah saksi, ledakan diduga terjadi saat teknisi sedang melakukan perbaikan. Sebelum ledakan, saksi disebut sempat mendengar suara gas keluar dari lokasi.

“Beberapa saksi mengatakan jika ada perbaikan. Dalam proses itu sempat terdengar suara gas keluar dan tidak lama kemudian terjadi ledakan. Namun untuk detailnya kita menunggu hasil penyelidikan,” ujar Andi, Jumat (14/8/2026).

Meski dugaan awal mengarah pada kebocoran gas, polisi belum memastikan penyebab pasti insiden tersebut. Hasil penyelidikan nantinya akan menjadi dasar untuk mengetahui faktor yang memicu ledakan.

Baca Juga :  Parkir CNI Ditutup, Warga Protes Harus Ada Solusi

Lima Orang Menjadi Korban

Ledakan tersebut mengakibatkan lima orang mengalami luka-luka. Dua korban di antaranya mengalami luka bakar serius dan harus mendapatkan penanganan di rumah sakit di Surabaya.

Salah satu korban, Edy Suyanto, sebelumnya menjalani perawatan di RS Gatoel, Kota Mojokerto. Kondisinya kemudian memerlukan penanganan lebih lanjut sehingga pada Jumat (14/8/2026), Edy dirujuk ke RSUD Dr Soetomo, Surabaya.

Luka bakar yang dialami Edy dilaporkan mencapai sekitar 90 persen.

Sementara itu, korban lainnya, Piter Nando, sebelumnya mendapat perawatan di RSI Sakinah, Mojokerto. Piter juga direncanakan menjalani perawatan di rumah sakit dengan fasilitas yang lebih lengkap karena mengalami luka bakar sekitar 65 persen.

Baca Juga :  Gerai Indomaret Panaan Dibongkar, Padahal Izin OSS Diklaim Lengkap: Ada Masalah Tata Ruang atau PBG?

Kepala Puskesmas Puri, Nurul Maslichana, membenarkan adanya korban yang dirujuk ke Surabaya akibat kondisi luka bakar yang cukup serius.

“Kemarin (korban) sudah dibawa ke rumah sakit. (Korban) di rumah sakit Gatoel, pagi tadi sudah dirujuk ke RSUD Dr Soetomo karena lukanya 90 persen,” kata Nurul, Jumat (14/8/2026).

Dua Korban Sudah Pulang

Nurul menjelaskan, tiga korban lainnya sempat mendapatkan perawatan di RSI Sakinah, Mojokerto.

Dari tiga korban tersebut, dua orang telah diperbolehkan pulang dan melanjutkan perawatan secara rawat jalan.

Sementara satu korban lainnya masih menjalani perawatan di rumah sakit.

Polres Mojokerto hingga kini masih melakukan penyelidikan untuk memastikan penyebab ledakan dan kebakaran tersebut. Polisi juga masih mengumpulkan keterangan saksi serta bukti di lokasi kejadian sebelum menyimpulkan faktor penyebab insiden.

Penulis: Panji

Lihat Peristiwa Selengkapnya→
Memuat berita berikutnya…
Artikel Terkait Peristiwa
Berita AktualKanal lain
NasionalKanal lain