KKP Dukung Kolaborasi Riset Internasional di Melanesian Ocean Summit 2026

- Jurnalis

Kamis, 21 Mei 2026 - 20:06 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

 

JAKARTA, Suararealitas.co– Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) terus memperkuat peran strategis Indonesia dalam diplomasi dan kerja sama kelautan internasional melalui dukungannya terhadap kolaborasi riset regional di kawasan Pasifik dan Segitiga Terumbu Karang (Coral Triangle). Komitmen tersebut ditegaskan melalui partisipasi KKP pada ajang Melanesian Ocean Summit 2026 di Port Moresby, Papua Nugini.

Forum internasional yang berlangsung di APEC Haus, Port Moresby pada 11–14 Mei 2026 itu mempertemukan delegasi negara-negara Pasifik, akademisi, organisasi internasional, lembaga konservasi, dan mitra pembangunan untuk membahas pengelolaan laut berkelanjutan, ketahanan iklim, konservasi ekosistem pesisir, serta tata kelola perikanan di kawasan Indo-Pasifik.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Dalam forum tersebut, KKP menegaskan pentingnya penguatan kolaborasi riset lintas negara sebagai fondasi menjaga keberlanjutan ekosistem laut di kawasan Pasifik dan Coral Triangle yang dikenal sebagai pusat keanekaragaman hayati laut dunia. Indonesia dinilai memiliki posisi strategis dalam menjembatani kerja sama negara-negara ASEAN dan Pasifik dalam isu kelautan, konservasi, dan ekonomi biru.

Direktur Jenderal Pengelolaan Kelautan, Koswara sebagai pengampu National Coordinating Committee Coral Triangle Initiative on Coral Reefs, Fisheries and Food Security (NCC CTI-CFF) dalam keterangannya di Jakarta, Kamis (21/5), menyampaikan bahwa tantangan perubahan iklim, degradasi ekosistem pesisir, serta tekanan terhadap sumber daya laut dan perikanan tidak dapat diselesaikan secara parsial oleh satu negara saja. Menurutnya, dibutuhkan kerja sama yang kuat berbasis sains, inovasi, dan pertukaran pengetahuan antarnegara di kawasan.

Baca Juga :  Kemenko Pangan Bentuk Satgas Koperasi Desa Merah Putih untuk Wujudkan Ketahanan Pangan Nasional”

“KKP mendukung penuh penguatan kolaborasi riset internasional sebagai langkah konkret menjaga masa depan laut. Kawasan Pasifik dan Coral Triangle memiliki keterhubungan ekologi yang sangat erat sehingga pengelolaannya membutuhkan sinergi regional yang solid, berbasis ilmu pengetahuan dan kepentingan bersama,” ujar Koswara.

Ia menambahkan, melalui peran Indonesia di CTI-CFF, KKP terus mendorong penguatan kapasitas sumber daya manusia kelautan, pengembangan riset bersama, pertukaran data ilmiah, serta penguatan kebijakan berbasis sains guna mendukung pengelolaan laut yang adaptif terhadap perubahan iklim.

Salah satu capaian penting dalam forum tersebut adalah penguatan kerja sama regional melalui pembentukan Bismarck Solomon Seascape (BSS) Science Hub – University Partnership dalam kerangka CTI-CFF yang melibatkan perguruan tinggi dan mitra strategis dari Indonesia, Papua Nugini, dan Kepulauan Solomon.

Kolaborasi regional tersebut difokuskan pada penguatan riset pesisir dan kelautan, peningkatan kapasitas SDM, serta pengembangan kebijakan berbasis sains melalui penyusunan rencana aksi bersama 2026–2030, pembentukan tim riset lintas negara, pertukaran dosen dan mahasiswa, simposium ilmiah, pembelajaran lapangan, dan publikasi bersama.

Baca Juga :  Muhammad Rustam Pimpin Langsung Rapat Pembentukan Perwakilan PRPH di Kota Tangerang

Kerja sama ini juga mendorong integrasi kearifan lokal dan pengetahuan tradisional masyarakat adat dalam pengelolaan sumber daya laut di kawasan Bismarck Solomon Seascape dengan melibatkan perguruan tinggi di Tanah Papua seperti Universitas Papua (UNIPA), Universitas Cenderawasih (UNCEN), dan Universitas Okmin Papua (UOP), guna mendukung pembangunan kelautan yang inklusif dan berkelanjutan bagi masyarakat pesisir dan pulau-pulau kecil.

Sementara itu, Direktur Jenderal Penataan Ruang Laut, Kartika Listriana, yang hadir secara langsung dalam sambutannya menekankan bahwa perguruan tinggi memiliki peran strategis dalam mendukung pengelolaan sumber daya laut lintas negara secara ilmiah, inklusif, dan berkelanjutan. Ia menegaskan bahwa KKP akan terus mengambil peran aktif dalam memperkuat diplomasi kelautan regional, termasuk membangun jejaring kolaborasi riset dan konservasi yang melibatkan pemerintah, akademisi, masyarakat adat, organisasi masyarakat sipil, dan mitra pembangunan internasional.

Sebelumnya, Menteri Kelautan dan Perikanan Sakti Wahyu Trenggono menegaskan bahwa penguatan ekonomi biru harus berjalan seiring dengan perlindungan ekosistem laut dan penguatan kolaborasi global. Kebijakan tersebut terus diwujudkan KKP melalui pengelolaan laut berbasis sains, konservasi berkelanjutan, dan penguatan kemitraan internasional demi menjaga kesehatan laut sebagai penopang ketahanan pangan, iklim, dan kesejahteraan masyarakat dunia.

 

Berita Terkait

Evaluasi IDI 2025, Wamenko Polkam: Demokrasi Berkualitas Kunci Kemajuan Pembangunan Nasional
Mimpi Jadi Nyata: Kopsyah BMI dan Pemda Hadirkan Rumah Layak Huni Gratis di Mauk
Wapres Gibran Dampingi Presiden Prabowo Sampaikan Arah Kebijakan Ekonomi 2027 dalam Rapat Paripurna DPR RI
KKP Jembatani Hasil Produk KNMP & Budidaya Tematik Bantul Masuk ke SPPG hingga Ritel Modern
Menko Polkam Tekankan Soliditas Forkopimda Maluku-Nusa Tenggara Demi Stabilitas Nasional
DLHK Kabupaten Tangerang Genjot Pengolahan Sampah: Satgas Dibenahi, PSEL Jadi Solusi Jangka Panjang
Solid HIV/AIDS Jadi Cahaya Edukasi bagi Generasi Muda Kabupaten Tangerang
Gubernur DKI Resmikan Kantor Camat dan Dua Embung

Berita Terkait

Kamis, 21 Mei 2026 - 20:45 WIB

Evaluasi IDI 2025, Wamenko Polkam: Demokrasi Berkualitas Kunci Kemajuan Pembangunan Nasional

Kamis, 21 Mei 2026 - 20:06 WIB

KKP Dukung Kolaborasi Riset Internasional di Melanesian Ocean Summit 2026

Kamis, 21 Mei 2026 - 16:01 WIB

Mimpi Jadi Nyata: Kopsyah BMI dan Pemda Hadirkan Rumah Layak Huni Gratis di Mauk

Rabu, 20 Mei 2026 - 16:01 WIB

Wapres Gibran Dampingi Presiden Prabowo Sampaikan Arah Kebijakan Ekonomi 2027 dalam Rapat Paripurna DPR RI

Rabu, 20 Mei 2026 - 15:59 WIB

KKP Jembatani Hasil Produk KNMP & Budidaya Tematik Bantul Masuk ke SPPG hingga Ritel Modern

Berita Terbaru