Kolaborasi Warga Jadi Kunci, Program Pilah Sampah Jakarta Utara Didorong Lebih Ketat

- Jurnalis

Kamis, 16 April 2026 - 16:23 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jakarta Utara, Suararealitas.co — Upaya penanganan persoalan sampah di wilayah Jakarta Utara terus diperkuat. Dalam wawancara di ruang kerjanya, Denih (Ono) menegaskan bahwa program pilah pilih sampah yang dijalankan oleh Suku Dinas Lingkungan Hidup (Sudin LH) Jakarta Utara pada tahun ini membutuhkan kolaborasi nyata antara pemerintah dan masyarakat hingga tingkat RT/RW.

Menurut Denih, peran aktif warga menjadi faktor penentu keberhasilan program tersebut. Ia menekankan bahwa setiap lingkungan harus mulai bertanggung jawab terhadap sampahnya masing-masing agar tidak lagi terjadi penumpukan sampah di berbagai titik.

“Program ini tidak bisa berjalan sendiri. Harus ada peran aktif dari masyarakat, terutama di tingkat RT dan RW, untuk menjaga lingkungannya masing-masing,” ujarnya.

Denih juga menyoroti pentingnya pengawasan di tingkat Tempat Pembuangan Sementara (TPS). Ia mengusulkan adanya figur atau tokoh yang disegani di setiap wilayah untuk membantu mengontrol jalannya sistem pengelolaan sampah serta memastikan kolaborasi antara warga dan petugas berjalan efektif.

“Minimal ada orang yang dituakan atau disegani di wilayah TPS, supaya bisa mengawasi dan menjadi penggerak kolaborasi dengan Sudin LH,” tambahnya.

Langkah ini dinilai penting mengingat Jakarta masih menghadapi tantangan besar dalam pengelolaan sampah. Produksi sampah yang tinggi menuntut adanya perubahan pola dari sekadar membuang menjadi memilah sejak dari sumber.

Baca Juga :  Polda Metro Jaya Berhasil Menggagalkan Peredaran Ganja Seberat 18 Kilogram Di Jakarta Barat

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta sendiri terus mendorong pendekatan pengelolaan sampah dari hulu, dengan menitikberatkan pada perubahan perilaku masyarakat sebagai kunci utama keberhasilan.

Dengan dorongan kolaborasi lintas sektor, Denih berharap program pilah pilih sampah tidak hanya menjadi kebijakan, tetapi benar-benar menjadi budaya baru di tengah masyarakat. Jika berjalan optimal, langkah ini diyakini mampu mengurangi beban TPS sekaligus menciptakan lingkungan yang lebih bersih dan sehat di Jakarta Utara.kipray

Berita Terkait

KOWANI Panen Perdana Sorgum di Bogor, Dorong Ketahanan Pangan dari Hulu hingga Hilir
Bima Arya Dorong Kepala Daerah Ubah Paradigma Pembangunan untuk Perkuat Keadilan Ekologis
Mendagri dan Menteri PKP Bahas Penanganan Rumah Warga Terdampak Gempa NTT
Kader Posyandu Mawar Purasari ikuti Lomba Cipta Menu PMT Berbahan Lokal
Lima Hari di NTT, Mendagri Pastikan Negara Hadir untuk Korban Gempa
Wamendagri Wiyagus Ingatkan Kepala Daerah Terus Belajar Cegah Korupsi
Setelah Dikeluhkan Warga, Kondisi Jalan Rusak di Terminal Leuwiliang  Mulai Diperbaiki 
H. Makawi Usai Putusan PN Jakarta Utara: Kita Tetap Lanjut Perjuangkan Hak

Berita Terkait

Jumat, 21 Agustus 2026 - 15:09 WIB

KOWANI Panen Perdana Sorgum di Bogor, Dorong Ketahanan Pangan dari Hulu hingga Hilir

Jumat, 21 Agustus 2026 - 13:53 WIB

Bima Arya Dorong Kepala Daerah Ubah Paradigma Pembangunan untuk Perkuat Keadilan Ekologis

Jumat, 21 Agustus 2026 - 13:00 WIB

Mendagri dan Menteri PKP Bahas Penanganan Rumah Warga Terdampak Gempa NTT

Jumat, 21 Agustus 2026 - 12:08 WIB

Kader Posyandu Mawar Purasari ikuti Lomba Cipta Menu PMT Berbahan Lokal

Kamis, 20 Agustus 2026 - 22:24 WIB

Lima Hari di NTT, Mendagri Pastikan Negara Hadir untuk Korban Gempa

Berita Terbaru