Ramadan 2026, KKP Jamin Stok Ikan Cukup dan Harga Tetap Stabil

- Jurnalis

Kamis, 19 Februari 2026 - 15:57 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jakarta, Suararealitas.co — Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) memastikan ketersediaan stok ikan nasional berada dalam kondisi aman dan mencukupi, dengan harga yang relatif stabil selama bulan suci Ramadan hingga Hari Raya Idulfitri 2026. Kepastian tersebut disampaikan dalam konferensi pers di Jakarta, Kamis (19/2/2026).

Produksi Perikanan Tangkap Tetap Terkendali

Direktur Kepelabuhanan Perikanan Direktorat Jenderal Perikanan Tangkap, Ady Candra, menyampaikan bahwa kinerja perikanan tangkap pada periode Januari–Maret tercatat menghasilkan produksi nasional sekitar 1,73 juta ton. Angka tersebut mengalami sedikit penurunan akibat pengaruh musim barat yang ditandai cuaca ekstrem, angin kencang, dan gelombang tinggi.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Ini merupakan pola musiman tahunan. Mulai awal Maret, aktivitas penangkapan kembali meningkat seiring kapal-kapal, khususnya di Pantai Utara Jawa, kembali beroperasi,” ujarnya.

Dari sisi harga, sejumlah komoditas utama seperti cakalang, tongkol, tuna, kakap, dan cumi-cumi secara nasional masih berada dalam kondisi relatif stabil, meskipun terdapat kenaikan terbatas di beberapa wilayah. Produksi terbesar tercatat berasal dari Jawa Tengah, disusul DKI Jakarta, Jawa Timur, Sulawesi Utara, dan Bali. Dengan kondisi tersebut, pasokan ikan selama Ramadan hingga Idulfitri dipastikan tetap aman.

Budidaya Jadi Penopang Utama Pasokan

Dari sektor perikanan budidaya, TB Haeru Rahayu dari Direktorat Jenderal Perikanan Budidaya menegaskan bahwa pasokan ikan hasil budidaya berada dalam kondisi optimistis.

Sejumlah komoditas mencatat pertumbuhan produksi positif, di antaranya ikan nila meningkat 11,32 persen, kerapu 12,27 persen, udang vaname 3,63 persen, dan bandeng 0,84 persen. Sementara itu, penurunan produksi ikan mas sebesar 1,39 persen dinilai masih dalam batas yang terkendali.

Baca Juga :  Kapolri : Pelaku Teror Seorang Wanita Berinisial ZA, Simpatisan ISIS

“Secara wilayah, Sumatera dan Jawa masih menjadi tulang punggung produksi nasional. NTB relatif stabil dari tahun ke tahun, sementara NTT diproyeksikan meningkat signifikan melalui pengembangan kawasan Waingapu, Sumba Timur, dengan target produksi sekitar 52 ribu ton per tahun,” jelasnya.

KKP juga tengah mengembangkan model kawasan budidaya seluas 400 hektare di Malangwan, dengan komoditas unggulan ikan nila dan lele. Selain itu, ikan patin menunjukkan tren pertumbuhan signifikan, terutama di wilayah Sumatera, Kalimantan, dan Jawa.

Harga Stabil, Stok Nasional Aman

Dari sisi distribusi dan daya saing produk, Machmud dari Direktorat Jenderal Penguatan Daya Saing Produk Kelautan dan Perikanan menjelaskan bahwa Indonesia memiliki sekitar 8.500 spesies ikan, dengan lebih dari 100 jenis yang umum dikonsumsi masyarakat.

“Produksi ditambah stok nasional masih berada di atas kebutuhan konsumsi,” ujarnya.

Pemerintah juga mengelola 287 unit cold storage dengan kapasitas sekitar 22 ribu ton, serta total kapasitas penyimpanan nasional mencapai 80–90 ribu ton, sebagai bagian dari upaya menjaga keseimbangan pasokan dan stabilitas harga.

Pemantauan harga dilakukan sejak 12 Februari di delapan kota dengan tingkat konsumsi ikan tinggi, yakni Medan, Palembang, Lampung, Jakarta, Surabaya, Banjarmasin, Makassar, dan Ambon. Hasil pemantauan menunjukkan harga ikan relatif stabil, bahkan beberapa komoditas di Ambon mengalami penurunan seiring masuknya musim tangkap.

Baca Juga :  Perkuat UMKM BISA Ekspor, Kemendag Gandeng Astra Internasional Luncurkan Astra Export Champion

Pengawasan Mutu Diperketat Selama Ramadan

Dari sisi pengawasan mutu, Ishartini dari Badan Pengendalian dan Pengawasan Mutu Hasil Kelautan dan Perikanan menegaskan bahwa pengawasan keamanan pangan ikan diperketat selama Ramadan 2026.

Pengawasan dilakukan di sentra budidaya, pelabuhan perikanan, tempat pendaratan ikan, pemasok, serta pasar tradisional dan pasar modern, dengan fokus pada daerah tujuan mudik dan wilayah dengan tingkat konsumsi tinggi. Uji mutu dan pengambilan sampel juga dilakukan untuk memastikan ikan yang beredar aman, bermutu, dan layak konsumsi.

Operasi GENTU Ramadan dan Ketupat Lebaran

Sementara itu, dari sisi pengawasan distribusi dan aktivitas di laut, Saiful Umam dari Direktorat Jenderal Pengawasan Sumber Daya Kelautan dan Perikanan menjelaskan bahwa KKP menggelar Operasi GENTU Ramadan untuk mencegah praktik penangkapan ikan ilegal, serta Operasi Ketupat Lebaran dengan pengawasan laut selama 24 jam.

“Pengawasan difokuskan di wilayah perbatasan seperti Laut Natuna Utara, perairan utara Sulawesi, dan Laut Arafura, dengan sasaran utama kapal ikan asing ilegal,” ujarnya.

Selain pengawasan, kapal-kapal KKP juga disiagakan untuk mendukung pencarian dan pertolongan (SAR) bagi nelayan, khususnya selama periode Ramadan dan menjelang Lebaran.

Melalui sinergi produksi, distribusi, pengawasan mutu, dan penegakan hukum, KKP menegaskan bahwa stok ikan nasional berada dalam kondisi aman dan harga tetap stabil selama Ramadan hingga Idulfitri 2026. Pemerintah juga memastikan masyarakat dapat mengakses ikan yang sehat, bergizi, dan terjangkau sepanjang bulan suci.

Berita Terkait

Mendag Tinjau Gerai Pak Gembus, Dorong Waralaba Indonesia Makin Kompetitif
Fokus Tiga Agenda Krusial, Kecamatan Mauk Gelar Apel Pagi untuk Tingkatkan Kinerja
APDESI Kabupaten Tangerang Apresiasi Roadshow Sosialisasi Kadarkum, Tekankan Manfaat dan Kekompakan Desa
KKP Tindak Pemanfaatan Ruang Laut Tanpa Izin, Dua Perusahaan Disegel di Riau
Sinergi KKP Lepasliarkan Puluhan Ekor Hiu Hasil Penangkaran
Kebersihan Lingkungan Kerja Jadi Prioritas: DBMSDA Tangerang Laksanakan Aksi Korvei di UPTD Pengairan
Hadapi Ancaman El Nino, Menko Polkam Arahkan Desk Karhutla Tingkatkan Kesiapsiagaan dan Pencegahan
Patroli Cipta Kondisi Polres Pelabuhan Tanjung Priok Jaga Stabilitas Kamtibmas, Situasi Wilayah Tetap Aman dan Kondusif

Berita Terkait

Selasa, 23 Juni 2026 - 16:09 WIB

Mendag Tinjau Gerai Pak Gembus, Dorong Waralaba Indonesia Makin Kompetitif

Senin, 22 Juni 2026 - 18:43 WIB

Fokus Tiga Agenda Krusial, Kecamatan Mauk Gelar Apel Pagi untuk Tingkatkan Kinerja

Senin, 22 Juni 2026 - 17:36 WIB

APDESI Kabupaten Tangerang Apresiasi Roadshow Sosialisasi Kadarkum, Tekankan Manfaat dan Kekompakan Desa

Senin, 22 Juni 2026 - 15:20 WIB

KKP Tindak Pemanfaatan Ruang Laut Tanpa Izin, Dua Perusahaan Disegel di Riau

Jumat, 19 Juni 2026 - 19:48 WIB

Sinergi KKP Lepasliarkan Puluhan Ekor Hiu Hasil Penangkaran

Berita Terbaru