Mendag Tinjau Gerai Pak Gembus, Dorong Waralaba Indonesia Makin Kompetitif

- Jurnalis

Selasa, 23 Juni 2026 - 16:09 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jakarta, Suararealitas.co – Pelaku industri waralaba nasional mengapresiasi dukungan pemerintah terhadap pengembangan sektor waralaba yang dinilai memiliki kontribusi strategis dalam mendorong pertumbuhan ekonomi, menciptakan lapangan kerja, serta memperluas peluang usaha bagi masyarakat.

Seperti dalam pembukaan outlet Ayam Gepuk pak Gembus Spot (+) di kawasan tebet, Jakarta Selatan, Senin (22/6/2026). Dihadiri oleh Menteri Perdagangan Budi Santoso, Dirjen Perdagangan Kemendag Iqbal S. Shofwan, CEO Ayam Gepuk Pak Gembus Westi Fitriani, dan COO Maria Barnomo.

Rido Nurul Adityawan sebagai pendiri menyampaikan terima kasih kepada Menteri Perdagangan, Budi Santoso, atas perhatian dan dukungan yang diberikan kepada industri waralaba di Indonesia.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Dukungan pemerintah dinilai menjadi faktor penting dalam menjaga iklim usaha yang sehat sekaligus memperkuat daya saing merek-merek lokal di tengah persaingan pasar yang semakin dinamis.

“Terima kasih kepada Bapak Menteri Perdagangan Bapak Budi Santoso atas dukungan terhadap industri waralaba di Indonesia. Harapan kami, pemerintah terus hadir menjadi mitra strategis bagi pelaku usaha waralaba lokal, baik melalui kemudahan regulasi, akses pembiayaan, maupun pendampingan pengembangan usaha,” ujar Rido.

Baca Juga :  Binda Banten Selenggarakan Vaksinasi Lanjutan Tahap 2 di Ponpes Riyadlul Jannah Kresek

Ditambahkan oleh Rido, karena baginya waralaba bukan hanya bisnis, tetapi juga cara untuk menciptakan peluang, membuka lapangan kerja, dan menggerakkan ekonomi bangsa.

“Sektor waralaba telah menjadi salah satu model bisnis yang efektif dalam mempercepat pertumbuhan usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM). Melalui sistem yang terstandarisasi, pelaku usaha baru dapat mengembangkan bisnis dengan risiko yang lebih terukur, sekaligus memperoleh dukungan operasional dari pemilik merek,” sambung Rido.

Menteri Perdagangan, Budi Santoso,
dalam pembukaannya menegaskan inovasi menjadi salah satu langkah strategis pelaku usaha waralaba dalam menciptakan peluang usaha dan lapangan pekerjaan.

“Kami melihat inovasi waralaba, khususnya di sektor kuliner, sebagai langkah strategis untuk menjawab perubahan preferensi konsumen. Langkah ini sekaligus memperkuat daya saing usaha di tengah persaingan industri kuliner yang semakin kompetitif,” ujarnya

Ayam Gepuk Pak Gembus menjadi salah satu contoh waralaba kuliner lokal yang konsisten menghadirkan terobosan baru.

Dengan meluncurkan Pak Gembus Spot (+) yang menyuguhkan konsep modern, dinamis, pelayanan cepat, serta pilihan menu yang mengikuti tren kuliner urban.

Baca Juga :  Muswil X LDII DKI Jakarta: Perkuat Kolaborasi, Wujudkan SDM Unggul dan Berakhlak

Ayam Gepuk Pak Gembus kini memiliki 460 gerai di pasar domestik dan 102 gerai di Malaysia. Di Negeri Jiran itu, Ayam Gepuk Pak Gembus tercatat dalam The Malaysia Book of Records untuk lima kategori. Beberapa di antaranya, yaitu merek Ayam Gepuk tersertifikasi halal pertama di Malaysia dan jaringan food chain Ayam Gepuk terbesar di Malaysia.

Ayam Gepuk Pak Gembus, lanjut dikatakan Budi, merupakan salah satu alumni sukses dari program Pendampingan Waralaba Nasional (PWN) Kemendag pada 2021. Melalui pendampingan tersebut, Ayam Gepuk Pak Gembus berhasil memperoleh Surat Tanda Pendaftaran Waralaba (STPW) resmi pada 3 Desember 2021.

Salah satu bentuk dukungan historis Kemendag dalam memperkuat waralaba lokal adalah melalui PWN pada periode 2021—2025. Program tersebut dihadirkan untuk meningkatkan kapasitas dan skala usaha waralaba melalui sistem, manajemen, dan operasional bisnis.

“Kemendag berkomitmen memfasilitasi pelaku usaha melalui fasilitasi promosi, diplomasi dagang, hingga informasi pasar strategis di luar negeri,” tutup Budi.

Berita Terkait

Menko Polkam: Lembaga Pemberdayaan Masyarakat (LPM) Harus Jadi Booster Program Pemerintah
Kapolres Pelabuhan Tanjung Priok Perkuat Sinergi dengan PWI-LS DKI Jakarta
JJOS Patroli Cipta Kondisi Polres Pelabuhan Tanjung Priok, Antisipasi Kejahatan Jalanan dan Gangguan Kamtibmas
Pemerintah Perkuat Penanganan Banjir Pantura, Brebes Masuk Program FMNJP untuk Tingkatkan Ketahanan Wilayah
Brimob Polda Metro Jaya Bubarkan Balap Liar, Sembilan Motor Diamankan di Jakarta Timur
Menteri Hukum Minta Verifikasi Pelepasan Kewarganegaraan Maksimal 15 Hari
Tingkatkan Kesiapsiagaan Personel Melalui Latihan Peningkatan Kemampuan Dalmas
Sidokkes Polres Priok Laksanakan Skrining Risiko Penyakit Jantung Koroner bagi Personel PNPP

Berita Terkait

Sabtu, 8 Agustus 2026 - 14:02 WIB

Menko Polkam: Lembaga Pemberdayaan Masyarakat (LPM) Harus Jadi Booster Program Pemerintah

Sabtu, 8 Agustus 2026 - 13:18 WIB

Kapolres Pelabuhan Tanjung Priok Perkuat Sinergi dengan PWI-LS DKI Jakarta

Sabtu, 8 Agustus 2026 - 13:15 WIB

JJOS Patroli Cipta Kondisi Polres Pelabuhan Tanjung Priok, Antisipasi Kejahatan Jalanan dan Gangguan Kamtibmas

Jumat, 7 Agustus 2026 - 16:21 WIB

Pemerintah Perkuat Penanganan Banjir Pantura, Brebes Masuk Program FMNJP untuk Tingkatkan Ketahanan Wilayah

Jumat, 7 Agustus 2026 - 15:55 WIB

Brimob Polda Metro Jaya Bubarkan Balap Liar, Sembilan Motor Diamankan di Jakarta Timur

Berita Terbaru