Pengelola Rusunawa Pesakih Dituding Jalankan Aturan Sepihak dan Abaikan Warga, RT–RW Angkat Perlawanan

- Jurnalis

Minggu, 1 Februari 2026 - 00:20 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

POTRET - kebijakan Pengelola Rusun Pesakih yang tertutup dan tak transparan memicu Penolakan RT–RW. (Foto: Istimewa).

POTRET - kebijakan Pengelola Rusun Pesakih yang tertutup dan tak transparan memicu Penolakan RT–RW. (Foto: Istimewa).

JAKARTA, suararealitas.co – Para Ketua RT, tokoh masyarakat maupun agama di lingkup RW 14 Rusunawa Persakih, Duri Kosambi, Cengkareng, Jakarta Barat, menyatakan sikap tegas menolak sejumlah kebijakan pengelola yang dinilai diterapkan secara sepihak, tidak transparan, serta mengabaikan aspirasi warga.

Penolakan tersebut mengemuka dalam rapat internal para RT dan RW 14 yang membahas banyaknya keluhan penghuni rusun lantaran kebijakan pengelola yang selama ini berjalan tanpa melibatkan RT dan RW sebagai representasi resmi warga.

Adapun, para RT menilai, bahwa Pengelola Rusunawa Persakih kerap membuat dan menjalankan aturan tanpa sosialisasi yang jelas, bahkan tanpa dasar regulasi yang dapat dipertanggungjawabkan.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Akibatnya, warga menjadi pihak yang paling dirugikan, sementara RT dan RW hanya dijadikan “tameng” saat warga memprotes kebijakan tersebut.

“Kami ini dipilih warga, bukan boneka pengelola. Tapi setiap kebijakan selalu turun tiba-tiba, RT dan RW tidak pernah diajak bicara, memang pengelola pernah mengundang RT/RW, tokoh agama dan tokoh masyarakat, namun hal itu dilakukan setelah banyak protes dari warga atas kebijakan pengelola,” tegas salah seorang Ketua RT di RW 14 kepada wartawan dengan nada keras, Sabtu (31/1/2026) malam.

Baca Juga :  Putusan MK Kosongkan Pilkada Barito Utara, Naek Marusaha Nyatakan Siap Maju Bupati

Sementara itu, Ketua RW 14 Rusunawa Persakih, Agung Jaya juga menyatakan keberatan serius atas pola kepemimpinan pengelola yang dinilai tertutup dan cenderung memaksakan kehendak.

Menurutnya, kebijakan yang menyangkut kepentingan ratusan kepala keluarga seharusnya dibahas bersama dulu, bukan diputuskan secara sepihak.

“Kalau pengelola terus berjalan sendiri tanpa melibatkan RT dan RW dan sosialisasi kepada warga dan tidak mengindahkan keberatan warga, ini berpotensi memicu konflik horizontal dengan warga,” ujar Agung.

Bahkan, para RT dan RW menuntut agar Pengelola Rusunawa Persakih segera membuka ruang dialog terbuka, menghentikan penerapan kebijakan sepihak, serta menjelaskan dasar hukum dari setiap aturan yang diberlakukan di lingkungan rusun.

Baca Juga :  Melalui Program DekorAksi HUT RI ke-80, BRI Branch Office Jakarta Hayam Wuruk Tunjukkan Semangat Nasionalisme

Selain itu, mereka juga mendesak Pemerintah Kota Administrasi Jakarta Barat, Dinas Perumahan rakyat dan Kawasan Pemukiman, hingga DPRD DKI Jakarta untuk turun tangan dan mengevaluasi kinerja Pengelola Rusunawa Persakih yang dinilai tidak aspiratif dan jauh dari prinsip pelayanan publik.

Hingga berita ini diturunkan, Pengelola Rusunawa Persakih belum memberikan tanggapan resmi atas penolakan dan keberatan yang disampaikan para RT dan RW 14.

Kini, suararealitas.co tengah berusaha melakukan konfirmasi kepada pihak terkait. Konfirmasi akan dimuat pada kolom berikutnya.

Di saat situasi tidak menentu, suararealitas.co tetap berkomitmen memberikan fakta dan realita jernih dari situasi dan kondisi lapangan. Ikuti terus update terkini suararealitas.co.‎

Berita Terkait

Pungut ‘Upeti’ dari PKL Mencuat, Kasatpol PP Jakut Janji Tindak Tegas Jika Terbukti
Kuasai Trotoar dan Bahu Jalan, PKL Danau Sunter Setor ‘Upeti’ ke Satpol PP hingga TNI?
Pemkot Jakbar Gerak Cepat Bersihkan Gunungan Sampah Liar di Kedoya Selatan, OTT Pelaku Disiapkan
Bangunan Tanpa PBG di Pinangsia Makan Korban Jiwa
Ajang Pencarian Talenta Muda Berpengaruh 2026 di Jakarta Utara Resmi Dimulai
Perluas Akses Pendidikan Masyarakat, Pemprov DKI Gratiskan 103 Sekolah Swasta 
Wagub DKI Hadiri JGTC di TIM
Menteri LH Ajak Masyarakat Disiplin Pilah Sampah Demi Sukseskan Program Waste to Energy

Berita Terkait

Sabtu, 2 Mei 2026 - 10:27 WIB

Pungut ‘Upeti’ dari PKL Mencuat, Kasatpol PP Jakut Janji Tindak Tegas Jika Terbukti

Sabtu, 2 Mei 2026 - 02:48 WIB

Kuasai Trotoar dan Bahu Jalan, PKL Danau Sunter Setor ‘Upeti’ ke Satpol PP hingga TNI?

Kamis, 30 April 2026 - 13:23 WIB

Pemkot Jakbar Gerak Cepat Bersihkan Gunungan Sampah Liar di Kedoya Selatan, OTT Pelaku Disiapkan

Rabu, 29 April 2026 - 20:55 WIB

Bangunan Tanpa PBG di Pinangsia Makan Korban Jiwa

Senin, 27 April 2026 - 12:22 WIB

Ajang Pencarian Talenta Muda Berpengaruh 2026 di Jakarta Utara Resmi Dimulai

Berita Terbaru

Berita Aktual

Hardiknas di PKBM Mutiara Hati: Bukan Upacara, Ini Perlawanan!

Sabtu, 2 Mei 2026 - 18:15 WIB

Nasional

KKP Rampungkan Pembangunan 65 KNMP Tahap I

Sabtu, 2 Mei 2026 - 13:16 WIB