Masyarakat: Sosok Boy Jadi Perusak Generasi Bangsa Gara-gara Pil Koplo Dijual Bebas di Bandung Barat, Tuntut Tindakan Tegas!

- Jurnalis

Sabtu, 7 Februari 2026 - 16:33 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

BANDUNG BARAT, suararealitas.co – Peredaran obat keras daftar G di Kabupaten Bandung Barat, khususnya di Jalan Pembangunan, Cipatik, Cihampelas, telah mencapai titik kritis.

Pasalnya, penjual obat yang menggunakan mekanisme sistem cash on delivery (COD) bernama Bagus mengaku, bahwa dipekerjakan oleh seseorang bernama Boy (nama samaran), yang merupakan bos dari Aceh.

‎Warga sekitar mengungkapkan bahwa toko tersebut sudah beroperasi selama bertahun-tahun dan sering digerebek polisi, namun beberapa hari kemudian buka lagi.

“Kadang ada orang-orang yang tidak dikenal berkeliaran di sekitar sana,” ujar salah satu warga.

‎Informasi yang beredar menyebutkan bahwa Boy “Bos Aceh” diduga menjadi pengendali belakang jaringan peredaran tramadol di wilayah Bandung Barat, yang diduga menjadi sumber kekayaan mendadaknya.

Namun, sampai saat ini, aparat penegak hukum setempat masih ‘diam seribu bahasa’, tidak ada tindakan nyata untuk menutup lapak obat ilegal tersebut.

‎Masyarakat pun menuntut agar pihak kepolisian dan pemerintah daerah segera mengambil tindakan tegas untuk menutup lapak obat ilegal tersebut dan menangkap para pelaku.

Baca Juga :  Bakamla RI Rayakan HUT ke-19, Tekad Bersama Mewujudkan Laut Aman untuk Indonesia Maju

“Kami tidak ingin anak-anak kami menjadi korban peredaran obat keras ini,” tegas salah satu warga.

‎Sebagai informasi, peredaran obat keras daftar G tanpa resep dokter merupakan pelanggaran serius yang diatur dalam Undang-Undang Nomor 36 Tahun 2009 tentang Kesehatan dan Peraturan Menteri Kesehatan Nomor 14 Tahun 2021 tentang Penggolongan Obat.

“Kami menuntut keadilan dan keamanan bagi masyarakat!,” pungkasnya.

Penulis : MasDo

Berita Terkait

Kasus Pengeroyokan Di Cengkareng Belum Terungkap, Publik Menanti Hasil Penyelidikan
Dugaan Penyuntikan Tabung Gas LPG Subsidi ke 50 Kg di Rajeg Tangerang Terungkap, Polisi Didesak Bertindak
Polsek Tambora Tangkap Pelaku Curanmor, Akui Beraksi Puluhan Kali di Jakarta
Tukang Sablon di Tambora Ditangkap Usai Curi Minyak Goreng dari Warung Kelontong
Polres Cirebon Kota Tangkap Pelaku Penyebar Video Asusila, Korban Dijebak dengan Foto AI
Polres Cirebon Kota Tangkap 3 Pelaku Curanmor, Motor Curian Dijual Rp400 Ribu
Kabar Terbaru Pembunuhan WNA Korsel di Bekasi, Polisi Berhasil Tangkap Terduga Pelaku
Jakarta Barat Mencekam! Aksi Begal dan Jambret Brutal Bikin Warga Takut Keluar Malam

Berita Terkait

Jumat, 26 Juni 2026 - 12:56 WIB

Kasus Pengeroyokan Di Cengkareng Belum Terungkap, Publik Menanti Hasil Penyelidikan

Rabu, 17 Juni 2026 - 18:00 WIB

Dugaan Penyuntikan Tabung Gas LPG Subsidi ke 50 Kg di Rajeg Tangerang Terungkap, Polisi Didesak Bertindak

Kamis, 4 Juni 2026 - 21:36 WIB

Polsek Tambora Tangkap Pelaku Curanmor, Akui Beraksi Puluhan Kali di Jakarta

Kamis, 4 Juni 2026 - 15:20 WIB

Tukang Sablon di Tambora Ditangkap Usai Curi Minyak Goreng dari Warung Kelontong

Senin, 1 Juni 2026 - 11:12 WIB

Polres Cirebon Kota Tangkap Pelaku Penyebar Video Asusila, Korban Dijebak dengan Foto AI

Berita Terbaru

Berita Aktual

HIMAPI UCA Jadikan Berbagi Sebagai Budaya

Jumat, 26 Jun 2026 - 19:52 WIB