Strategi Sudin SDA Jakarta Utara Tekan Risiko Banjir Tahunan, Perkuat Infrastruktur Pengendalian Air

- Jurnalis

Selasa, 11 Agustus 2026 - 18:13 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

 

Jakarta, (11/8) Suararealitas.co — Suku Dinas Sumber Daya Air (SDA) Jakarta Utara terus berupaya memaksimalkan langkah penanggulangan banjir yang setiap tahun menjadi salah satu persoalan yang dihadapi wilayah pesisir Ibu Kota, khususnya Jakarta Utara. Berbagai program penanganan infrastruktur sumber daya air terus disiapkan dan dilaksanakan secara bertahap dengan menyesuaikan kondisi serta kebutuhan di masing-masing wilayah kecamatan dan kelurahan.

Upaya tersebut tidak hanya difokuskan pada satu sektor, melainkan mencakup berbagai infrastruktur pengendalian air. Masing-masing seksi di lingkungan Sudin SDA Jakarta Utara memiliki program kegiatan yang diarahkan untuk menjawab persoalan di wilayah kerja masing-masing. Program tersebut diharapkan mampu memperkuat sistem drainase, memperlancar aliran air, sekaligus meningkatkan kesiapsiagaan menghadapi potensi genangan dan banjir.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Dalam pelaksanaannya, kebutuhan pembangunan dan perbaikan infrastruktur juga diselaraskan dengan proses perencanaan pembangunan di tingkat wilayah. Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) menjadi salah satu ruang bagi masyarakat dan pemerintah wilayah untuk menyampaikan berbagai usulan terkait persoalan infrastruktur, termasuk kebutuhan perbaikan saluran air, pembangunan maupun peningkatan kapasitas drainase, serta sarana pendukung pengendalian banjir.

Sejumlah program yang menjadi bagian dari upaya pengendalian banjir antara lain perbaikan saluran, pembangunan tangki septik komunal, perbaikan pintu air, peningkatan dan pemeliharaan rumah pompa, pembangunan infrastruktur mitigasi, hingga perbaikan tanggul yang berfungsi sebagai perlindungan terhadap ancaman banjir rob. Infrastruktur tersebut memiliki peran penting dalam menjaga sistem tata air agar dapat bekerja secara optimal, terutama ketika terjadi curah hujan tinggi maupun pasang air laut.

Kondisi geografis Jakarta Utara yang berada di wilayah pesisir membuat persoalan banjir memiliki karakteristik yang cukup kompleks. Selain curah hujan dan limpasan air dari wilayah lain, sejumlah kawasan juga menghadapi ancaman banjir rob akibat naiknya muka air laut. Karena itu, penanganan banjir tidak dapat dilakukan hanya dengan mengandalkan satu jenis infrastruktur, tetapi membutuhkan sistem pengendalian air yang terintegrasi dari hulu hingga hilir.

Baca Juga :  Inilah Sosok Alumnus UMP Banyumas yang Menjabat Sebagai DPR RI Fraksi PAN Komisi 2

Perbaikan saluran menjadi salah satu langkah penting karena saluran yang mengalami sedimentasi, penyempitan, kerusakan, maupun tersumbat sampah dapat menghambat aliran air. Kondisi tersebut berpotensi mempercepat terjadinya genangan ketika hujan dengan intensitas tinggi berlangsung. Oleh sebab itu, pemeliharaan dan peningkatan kapasitas saluran menjadi bagian yang tidak terpisahkan dari strategi pengendalian banjir.

Selain saluran, keberadaan rumah pompa dan pintu air juga menjadi bagian penting dalam sistem pengendalian banjir di kawasan Jakarta Utara. Rumah pompa berfungsi membantu mengendalikan dan mengalirkan air dari wilayah yang memiliki elevasi rendah, sedangkan pintu air berperan mengatur aliran sesuai dengan kondisi tata air. Pemeliharaan serta perbaikan terhadap fasilitas tersebut diperlukan agar dapat beroperasi secara maksimal ketika dibutuhkan.

Di sisi lain, pembangunan tangki septik komunal juga menjadi bagian dari pengelolaan lingkungan dan sanitasi perkotaan. Infrastruktur tersebut dapat mendukung pengelolaan air limbah domestik secara lebih baik sekaligus membantu menciptakan lingkungan permukiman yang lebih sehat. Pengelolaan sanitasi yang baik juga menjadi bagian dari upaya membangun sistem lingkungan perkotaan yang lebih tertata dan berkelanjutan.

Untuk kawasan pesisir, penguatan tanggul rob menjadi perhatian tersendiri. Infrastruktur tanggul memiliki fungsi penting sebagai perlindungan terhadap masuknya air laut ke kawasan permukiman dan fasilitas umum. Kondisi tanggul yang mengalami kerusakan maupun penurunan fungsi perlu mendapatkan penanganan agar perlindungan kawasan pesisir tetap terjaga.

Baca Juga :  BGN Larang Pegawainya Miliki Dapur MBG, Agustina: Cegah Konflik Kepentingan

Program-program tersebut pada dasarnya merupakan bagian dari upaya pemerintah untuk meminimalisir dampak banjir tahunan. Penanganan dilakukan melalui kombinasi pembangunan infrastruktur baru, perbaikan infrastruktur yang mengalami kerusakan, pemeliharaan rutin, serta peningkatan kapasitas sistem pengendalian air yang sudah tersedia.

Namun, keberhasilan penanggulangan banjir juga membutuhkan dukungan dari seluruh unsur masyarakat. Infrastruktur yang telah dibangun perlu dijaga bersama agar tidak mengalami penyumbatan maupun kerusakan akibat aktivitas masyarakat. Kesadaran untuk tidak membuang sampah ke saluran air menjadi salah satu faktor penting dalam menjaga kelancaran sistem drainase.

Sinergi antara Sudin SDA Jakarta Utara, pemerintah kecamatan dan kelurahan, serta masyarakat menjadi bagian penting dalam menghadapi persoalan banjir. Melalui perencanaan yang disusun berdasarkan kebutuhan di lapangan, pemerintah diharapkan dapat menentukan prioritas pembangunan dan pemeliharaan infrastruktur secara lebih tepat sasaran.

Dengan berbagai langkah tersebut, pemerintah terus berupaya meminimalisir risiko banjir di Jakarta Utara. Penanganan tidak hanya dilakukan ketika banjir terjadi, tetapi juga melalui program pencegahan dan mitigasi yang dirancang untuk menghadapi potensi banjir pada masa mendatang.

Upaya tersebut diharapkan dapat membuat sistem pengendalian air di Jakarta Utara semakin kuat dan mampu bekerja secara maksimal. Dengan pembangunan infrastruktur yang berkelanjutan, pemeliharaan yang konsisten, perencanaan berbasis kebutuhan wilayah, serta keterlibatan masyarakat, ancaman banjir tahunan diharapkan dapat ditekan sehingga aktivitas masyarakat dan pelayanan publik tidak terganggu.

KIPRAY

Berita Terkait

Situasi Kamtibmas di Kawasan JICT Terkendali, Polisi Intensifkan Patroli dan Pengamanan Aktivitas Bongkar Muat
Debarkasi KM Kelud dari Batam Berlangsung Tertib, 554 Penumpang Tiba di Tanjung Priok
Jaga Wilayah Tetap Kondusif, Polres Pelabuhan Tanjung Priok Sisir Sejumlah Objek Vital
Polri Mutasi 88 Pati dan Pamen, Sejumlah PJU Mabes dan Kapolda Berganti
Polres Pelabuhan Tanjung Priok Tingkatkan Pengamanan Objek Vital di Area PLN Indonesia Power UBP Priok
Patroli Perintis Presisi Polres Pelabuhan Tanjung Priok Intensifkan Antisipasi Kejahatan Jalanan, Balap Liar dan Tawuran
Polres Priok Ulurkan Tangan Untuk Sesama, Bakti Sosial di Panti Asuhan Yatim Piatu 
Komandan Kodim 1627/Rote Ndao, Letkol Kav Kurnia S Wicaksono Raih Penghargaan Indonesia Future Figure Awards 2026

Berita Terkait

Minggu, 4 Oktober 2026 - 11:40 WIB

Situasi Kamtibmas di Kawasan JICT Terkendali, Polisi Intensifkan Patroli dan Pengamanan Aktivitas Bongkar Muat

Minggu, 4 Oktober 2026 - 10:49 WIB

Debarkasi KM Kelud dari Batam Berlangsung Tertib, 554 Penumpang Tiba di Tanjung Priok

Minggu, 4 Oktober 2026 - 08:29 WIB

Jaga Wilayah Tetap Kondusif, Polres Pelabuhan Tanjung Priok Sisir Sejumlah Objek Vital

Sabtu, 3 Oktober 2026 - 18:45 WIB

Polri Mutasi 88 Pati dan Pamen, Sejumlah PJU Mabes dan Kapolda Berganti

Sabtu, 3 Oktober 2026 - 18:13 WIB

Polres Pelabuhan Tanjung Priok Tingkatkan Pengamanan Objek Vital di Area PLN Indonesia Power UBP Priok

Berita Terbaru