Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Iklan
Iklan

Pasang Iklan Hubungi Admin

Baca berita tanpa iklan. Gabung Suara Realitas

Suara Realitas Official AppGRATIS • Berita terkini Install
Gabung Suara Realitas Masuk
S+
Breaking News
Pasang iklan di sini

Jangkau pembaca Suara Realitas. Hubungi admin untuk tarif dan ketentuan iklan.

Bagikan:fXWTKOWANI Dorong Revolusi Singkong, Dari Bahan Mentah Jadi Produk Bernilai TambahKomentar: 0

KOWANI Dorong Revolusi Singkong, Dari Bahan Mentah Jadi Produk Bernilai Tambah

Suara Realitas, 11 Agustus 2026, 14:23 WIB · 2 menit bacaBaca di App
Huruf
Foto: Dokumentasi Suara Realitas

Bogor, (11/8) Suararealitas.co — Kongres Wanita Indonesia (KOWANI) mendorong pengembangan hilirisasi singkong berbasis perempuan sebagai bagian dari penguatan ketahanan pangan, ekonomi desa, UMKM, koperasi, dan kemandirian keluarga.

Dalam kunjungan ke Rumah Tempe Cassava Srikandi TS dan Dapur Hulya – Jagonya Gluten Free, KOWANI melihat besarnya potensi singkong untuk dikembangkan menjadi berbagai produk pangan sehat, inovatif, bernilai tambah, serta berpeluang masuk ke pasar modern dan industri.

Ketua Umum KOWANI yang sekarang periode 2024-2029 Nannie Hadi Tjahjanto, S.H., menegaskan bahwa singkong harus naik kelas dari komoditas tradisional menjadi sumber inovasi dan kekuatan ekonomi baru.

Baca Juga :  BRI Jakarta Kalideres Gelar Kegiatan Sportakuler Lomba Masak, Perkuat Kebersamaan dan Semangat Kerja

“Singkong jangan berhenti sebagai bahan mentah. KOWANI ingin membangun ekosistem dari petani, perempuan, UMKM, koperasi, perguruan tinggi, industri, hingga pasar nasional dan internasional.”

Nannie menegaskan sebagai tindak lanjut, KOWANI menggagas KOWANI CASSAVA INNOVATION CHALLENGE 2026–2028 dengan tema:

“Dari Singkong Menjadi Nilai Tambah untuk Indonesia”.

Dijelaskannya kompetisi nasional ini akan mendorong organisasi perempuan, perguruan tinggi, mahasiswa, SMK, UMKM, koperasi, peneliti, dan masyarakat desa menciptakan inovasi berbasis singkong, mulai dari future food, pangan sehat, inovasi daun singkong, zero waste cassava, bioteknologi, produk industri, hingga womenpreneur innovation.

Ketua Umum Kowani yang sekarang periode 2024-2029 Nannie Hadi Tjahjanto mengatakan produk terbaik tidak berhenti pada pemberian penghargaan, tetapi diarahkan menuju inkubasi, standardisasi, sertifikasi, desain kemasan, business matching, akses pembiayaan, produksi, retail modern, hingga peluang ekspor.

Baca Juga :  Wagub DKI Apresiasi Program PEKA BPJS Ketenagakerjaan

“KOWANI tidak hanya duduk membicarakan persoalan perempuan. KOWANI turun ke bawah, menemukan potensi, mengolahnya dengan ilmu pengetahuan, lalu membawanya naik menjadi kekuatan ekonomi perempuan Indonesia.”

Gerakan ini akan diperkuat melalui kolaborasi dengan pemerintah, perguruan tinggi, dunia usaha, industri, petani, koperasi, organisasi perempuan, lembaga pembiayaan, dan offtaker, sekaligus dikembangkan melalui pilot project desa dan roadmap hilirisasi singkong nasional.

Lihat Nasional Selengkapnya→
Memuat berita berikutnya…
Artikel Terkait Nasional
Berita AktualKanal lain