Komplotan Pencuri Diduga Sabotase Potong Besi Penyanggah, Reklame JPO Kebon Jeruk Ambruk

- Jurnalis

Sabtu, 28 Februari 2026 - 20:24 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

POTRET - tak terima rekannya ditangkap? Reklame JPO Kebon Jeruk tumbang diduga aksi balas dendam. (Foto: Istimewa).

POTRET - tak terima rekannya ditangkap? Reklame JPO Kebon Jeruk tumbang diduga aksi balas dendam. (Foto: Istimewa).

JAKARTA, suararealitas.co – Robohnya papan reklame di Jembatan Penyeberangan Orang (JPO) Kebon Jeruk, Jakarta Barat tepat di seberang Kantor Pajak Kembangan, pada Sabtu (28/2/2026) siang, diduga kuat akibat aksi sabotase yang dilakukan oleh komplotan pencuri.

Manajemen pemilik reklame menyebut, sebelum peristiwa robohnya konstruksi tersebut, pihaknya kerap mengalami kehilangan sejumlah komponen, seperti lampu dan material lainnya di area titik reklame tersebut.

Berdasarkan hasil investigasi internal, diduga terdapat lima oknum yang terlibat dalam aksi pencurian dan perusakan.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Dari jumlah tersebut, satu orang pelaku telah berhasil diamankan dan kini ditahan di Polsek Kebon Jeruk sejak 27 Januari 2026. Sementara empat pelaku lainnya masih dalam pengejaran.

Baca Juga :  Aksi Kemanusiaan, Warga Desa Purasari Galang Donasi untuk Korban Kebakaran

Pihak manajemen menduga, keempat pelaku yang belum tertangkap tidak terima rekannya diamankan.

Mereka kemudian kembali melakukan aksi dengan memotong besi-besi penyanggah reklame, hingga akhirnya menyebabkan konstruksi pada salah satu sisi roboh.

“Secara teknis, konstruksi reklame tersebut tidak mungkin roboh begitu saja. Besi penyanggah masih dalam kondisi kuat dan rutin dilakukan perawatan,” ujar perwakilan manajemen dikutip dari faktapers.id.

Dari pengecekan terakhir di lokasi, diketahui banyak besi penyanggah dan kawat pengikat telah hilang.

Baca Juga :  Kasus Pengeroyokan Di Cengkareng Belum Terungkap, Publik Menanti Hasil Penyelidikan

Kondisi itu membuat satu sisi reklame roboh, sementara sisi lainnya dalam kondisi rawan ambruk karena sudah tidak memiliki penahan sama sekali.

Selain besi penyanggah, sejumlah aluminium, lampu, dan ballast di dalam konstruksi juga dilaporkan hilang.

Untuk menghindari risiko membahayakan pengguna jalan, pihak pengelola terpaksa membongkar sisi reklame yang masih berdiri karena dikhawatirkan sewaktu-waktu ikut roboh.

Saat ini, manajemen reklame tengah berkoordinasi dengan aparat kepolisian dan pihak terkait guna mengungkap keberadaan empat pelaku lainnya serta mendalami motif dan jaringan di balik dugaan sabotase tersebut.

Berita Terkait

Diduga Jadi Lokasi Pembuangan dan Pembakaran Sampah Liar, Warga Dadap Kosambi Keluhkan Asap Selama Empat Bulan
Dewan Penasehat Media Barometer Indonesia News Kutuk Penganiayaan Terhadap Wartawannya saat Liputan
JPO Tendean Ditabrak Truk Alat Berat, Polisi Alihkan Arus Lalu Lintas
Hari Ketiga Kebakaran TPA Jatiwaringin, Pemkab Tangerang Minta Bantuan BPBD Kota Tangerang
Sampaikan Duka atas Meninggalnya Tahanan Kasus Narkoba, Polresta Tangerang Tegaskan Penanganan Sesuai SOP
HUT ke-58 Pusrehabkeshan Kemenhan, Ribuan Warga Tanjung Pasir Nikmati Bakti Sosial dan Layanan Kesehatan Gratis
Kasus Pengeroyokan Di Cengkareng Belum Terungkap, Publik Menanti Hasil Penyelidikan
Ribuan Warga Sunter Agung Semarakkan Tahun Baru Islam dengan Pawai Obor di JIS

Berita Terkait

Sabtu, 18 Juli 2026 - 13:30 WIB

Diduga Jadi Lokasi Pembuangan dan Pembakaran Sampah Liar, Warga Dadap Kosambi Keluhkan Asap Selama Empat Bulan

Rabu, 15 Juli 2026 - 01:23 WIB

Dewan Penasehat Media Barometer Indonesia News Kutuk Penganiayaan Terhadap Wartawannya saat Liputan

Selasa, 14 Juli 2026 - 20:34 WIB

JPO Tendean Ditabrak Truk Alat Berat, Polisi Alihkan Arus Lalu Lintas

Jumat, 3 Juli 2026 - 11:41 WIB

Hari Ketiga Kebakaran TPA Jatiwaringin, Pemkab Tangerang Minta Bantuan BPBD Kota Tangerang

Jumat, 3 Juli 2026 - 01:42 WIB

Sampaikan Duka atas Meninggalnya Tahanan Kasus Narkoba, Polresta Tangerang Tegaskan Penanganan Sesuai SOP

Berita Terbaru