Wakaf Mata Hati Kundur Barat Karimun || Menuju Lembaga Pendidikan Yang Siap Bersaing dan Terdepan

- Jurnalis

Sabtu, 24 Januari 2026 - 19:05 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

KARIMUN, Suararealitas.co – Di Bumi Berazam yang tenang di antara laut dan angin pada ujung barat kepulauan riau, Lembaga Wakaf Mata Hati Kundur Barat yang berdiri tahun 2010 kini telah menjelma menjadi bagian kehidupan masyarakat Karimun, dimana kegiatan Lembaga Wakaf ini telah memulai dengan menyelenggatakan pendidikan pengajian agama dan menyediakan asrama, kemudian memiliki unit usaha produktif serta mengasuh membina dan menyekolahkan anak-anak yatim dan dhuafa.

“Wakaf Mata Hati ini sedang membangun peradaban untuk menjaga nilai luhur Islam, agar bisa menghadapi segala tantangan kehidupan di era digital dan modern ini”, ungkap KH. Muhammad Abdan Syakuro, S.Ag. selaku Pengelola Lembaga Wakaf Mata Hati Kundur Barat Kabupaten Karimun, Kepulauan Riau.

M. Abdan Syakuro yang juga sebagai Ketua MUI Kecamatan Kundur Barat menjelaskan bahwa Wakaf Mata Hati memiliki kegiatan rutin di asramanya, antara lain; menyelenggarakan Tahfidz Qur’an, dalam pecakapan sehari-hari santri dan santriwati di asrama menggunakan 2 (dua) bahasa (bilingual Arabic-English), kursus kaligrafi, Seni bela diri/silat, tilawah Qur’an, Seni Hadroh, berpidato bahasa Arab Inggris (public Speaking), kursus menjahit bagi santriwati.

“Segala bentuk kegiatan di asrama Wakaf Mata Hati ini, semuanya adalah bentuk pendidikan untuk membina membentuk dan mencetak calon pemimpin yang tangguh dan berjiwa besar, yang siap terjun di tengah masyarakat dengan berbagai tantangan dan rintangan kehidupan”, tambahnya.

Untuk dipahami bahwa kehidupan masyarakat Karimun mencerminkan perpaduan antara kearifan lokal Melayu yang harmonis dengan modernisasi kawasan perdagangan bebas dan merupakan rumah bagi berbagai etnis, utamanya Melayu senagai penduduk asli, diikuti komunitas Tionghoa, Bugis, minang, dan lainnya, maka Lembaga Wakaf Mata Hati ini berusaha untuk tampil menjadi icon potret lembaga pendidikan yang dapat berpengaruh dan diperhitungkan.

Baca Juga :  PT SPSL dan PT API Ajak Siswa SMAN 2 Cibitung Mengenal Industri Kepelabuhanan Melalui ‘Pelindo Mengajar'

“Kalau melihat perkembangan jaman seperti ini, maka Wakaf Mata Hati barus bertranformasi menjadi lembaga pendidikan yang mandiri, berkemampuan untuk hidup dan menghidupi, hidup menopang diri sendiri menghidupi bagi para mustahiq yatama, duafa’ dan fakir miskin. Kemudian menjadi Lembaga pendidikan yang siap bersaing dan terdepan dalam mewarnai dan menjadi bagian kehidupan masyarakat Karimun, national dan International”, pungkasnya.[]

 

Penulis : ASH

Editor : Eka

Berita Terkait

Pesantren Kilat Jadi Ajang Belajar dan Silaturahmi di PKBM Mutiara Hati
YNN LawFirm Dampingi Korban Dugaan Pencabulan, Oknum Pimpinan Pesantren di Tangerang
Derasnya Banjir Robek Akses Desa, Pemkab Rote Ndao Didesak Tak Sekadar Janji
Ketika Hasil Audit Hanya Jadi Arsip: Bau Tak Sedap Belanja Daerah Bengkalis
Pimpinan Pondok Pesantren PTQ Al Azhaar Ummu Suwanah Diduga Mencabuli Beberapa Siswa
Nasib Pilu Balita di Bangli: Tak Punya KK dan Hidup Serba Keterbatasan Ekonomi
Program MBG di Jakbar Tembus Puluhan Ribu Penerima, Sudin Pendidikan Targetkan Naik 30 Persen
Akhiri Keterisolasian Warga Langkat, TNI dan PTPN IV PalmCo Bangun Jembatan Darurat

Berita Terkait

Jumat, 13 Maret 2026 - 23:15 WIB

Pesantren Kilat Jadi Ajang Belajar dan Silaturahmi di PKBM Mutiara Hati

Rabu, 4 Maret 2026 - 11:08 WIB

YNN LawFirm Dampingi Korban Dugaan Pencabulan, Oknum Pimpinan Pesantren di Tangerang

Senin, 2 Maret 2026 - 21:24 WIB

Derasnya Banjir Robek Akses Desa, Pemkab Rote Ndao Didesak Tak Sekadar Janji

Senin, 2 Maret 2026 - 13:44 WIB

Ketika Hasil Audit Hanya Jadi Arsip: Bau Tak Sedap Belanja Daerah Bengkalis

Minggu, 1 Maret 2026 - 11:22 WIB

Pimpinan Pondok Pesantren PTQ Al Azhaar Ummu Suwanah Diduga Mencabuli Beberapa Siswa

Berita Terbaru