Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Iklan
Iklan

Pasang Iklan Hubungi Admin

Baca berita tanpa iklan. Gabung Suara Realitas

Suara Realitas Official AppGRATIS • Berita terkini Install
Gabung Suara Realitas Masuk
S+
Tranding
Pasang iklan di sini

Jangkau pembaca Suara Realitas. Hubungi admin untuk tarif dan ketentuan iklan.

Bagikan:fXWTKKP Sukses Tambah 40 UPI Jadi Eksportir Perikanan ke TiongkokKomentar: 0

KKP Sukses Tambah 40 UPI Jadi Eksportir Perikanan ke Tiongkok

Suara Realitas, 31 Januari 2026, 12:24 WIB · 2 menit bacaBaca di App
Huruf

Jakarta, (31/1) Suararealitas.co – Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) berhasil meyakinkan General Administration of Customs of the People’s Republic of China/GACC (otoritas kompeten Tiongkok-red) untuk menyetujui 40 UPI (Unit Pengolahan Ikan-red) mendapatkan approval number ekspor ikan ke Negara Tirai Bambu tersebut.

Kepala Badan Pengendalian dan Pengawasan Mutu Hasil Kelautan dan Perikanan (Badan Mutu KKP), Ishartini, mengutarakan telah memiliki perjanjian bilateral kesetaraan sistem jaminan mutu produk perikanan atau Mutual Recognition Arrangement (MRA) dengan GACC, sehingga bisa melakukan negosiasi untuk meyakinkan otoritas Tiongkok menyetujui usulan approval number baru bagi UPI.

“Baru-baru ini saya mendapatkan notifikasi dari mitra kami GACC bahwa mereka menyetujui menerbitkan approval number bagi 40 UPI, hal ini tentunya menjadi angin segar bagi dunia usaha perikanan Indonesia serta peluang diversifikasi produk ekspor apalagi menjelang Tahun Baru Imlek 2026,” ujar Ishartini.

Untuk mendapatkan approval number, Badan Mutu KKP dengan GACC sebelumnya melaksanakan serangkaian proses baik bersifat teknis maupun administratif yang merupakan ruang lingkup MRA, diantaranya registrasi resiprokal, joint pre-border inspection, joint corrective action consultation serta submission di dalam sistem GACC melalui Badan Mutu KKP sebagai Competent Authority (CA).

Baca Juga :  UBP Lontar Tebarkan Harapan dan Senyuman Melalui Santunan Anak Yatim

Sebanyak 40 UPI yang telah lolos dan segera bisa memulai kegiatan ekspor ikan ke Tiongkok diantaranya PT CITRADIMENSI ARTHALI, CV ANUGERAH LIN PERKASA, PT. MAJUr BERSAMA INTERNASIONAL, PT BAHARI MAKMUR SEJATI CABANG BANYUWANGI, PT PUTRA LAUT BIRU, PT HASIL LAUT ANUGRAH dan PT KIMCI JAYA BERSAUDARA.

Ishartini menambahkan, saat ini terdapat 1.080 jenis komoditas perikanan yang diekspor dari Indonesia ke Tiongkok. Adapun untuk kinerja ekspor ke Tiongkok tahun 2025 volumenya sebesar 491.528 ton dengan nilai USD1.040.346.614 atau sekitar Rp17,46 triliun. Sebanyak 10 komoditas perikanan utama di antaranya Frozen Squid, Eucheuma Cottonii Seaweed, Gracilaria Seaweed, Frozen Ribbon Fish, Eucheuma Cottonii, Dried Eucheuma Cottonii Seaweed, Dried Gracilaria Seaweed, Eucheuma Spinosum, Frozen Leather Jacket Fish, dan Frozen Croaker Fish.

Baca Juga :  Yakinkan Sirkuit Mandalika Siap, Presiden Jokowi Terima Kunjungan Pembalap MotoGP 2022

Ishartini mengimbau seluruh pelaku usaha dan stakeholder yang telah mendapatkan akses ekspor ke berbagai negara untuk senantiasa menjaga komitmen dan konsistensi dalam menerapkan standar sanitasi, higiene serta prinsip keamanan pangan baik di dalam rantai produksi maupun lingkungan sekitar fasilitasnya. Hal ini untuk menjaga keberterimaan produk serta penguatan kepercayaan internasional yang akan menambah daya saing.

Sebelumnya Menteri Kelautan dan Perikanan Sakti Wahyu Trenggono dalam berbagai kesempatan menegaskan bahwa quality assurance di setiap sekuen rantai produksi hulu-hilir sangat penting untuk memastikan kualitas produk terjaga atau istilahnya from sea and farm to table yang akan menjadikan industri perikanan Indonesia makin maju dan menjadi champion di era pasar bebas dewasa ini.

Lihat Nasional Selengkapnya→
Memuat berita berikutnya…
Artikel Terkait Nasional
Berita AktualKanal lain