Makam Ki Mawuk Akan Dipugar Jadi Pendopo Kesultanan

- Jurnalis

Jumat, 21 November 2025 - 13:43 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jakarta , Suararealitas.co – Masyarakat Mauk akan segera menyaksikan perubahan signifikan di salah satu situs bersejarah terpenting di wilayah mereka. Makam Ki Mawuk, tokoh legendaris yang namanya diabadikan sebagai nama kecamatan Mauk, akan dipugar menjadi sebuah pendopo megah yang terinspirasi dari arsitektur kesultanan.

Kabar baik ini muncul setelah kunjungan Bupati Tangerang, Moch Maesyal Rasyid, pada perayaan Hari Ulang Tahun (HUT) Kecamatan Mauk ke-155 pada tahun 2025 lalu. Respon positif dari Bupati ini menjadi pemicu utama terealisasinya proyek pemugaran yang telah lama dinantikan.

“Sejarah Mauk selalu dikaitkan dengan Ki Mawuk, tokoh penting yang telah wafat. Walaupun ada dua versi tentang asal-usulnya, apakah dari Kesultanan Banten atau Cirebon, yang terpenting adalah beliau sosok yang sangat dihormati,” ujar Bagio Wijaya, S.Ag, seorang pemerhati sejarah lokal, kepada awak media, Jumat 21 November 2025.

Saat ini, kata Bagio Wijaya, proses pemugaran telah memasuki tahap awal, yaitu pembongkaran bangunan rumah warga yang berada di sekitar area makam. Proses tersebut dilakukan dengan musyawarah dan persetujuan penuh dari masyarakat terdampak.
Terlebih lagi, Pemerintah Daerah (Pemda) telah menyiapkan lahan pengganti yang layak bagi warga yang rumahnya dibongkar, menunjukkan komitmen untuk menjalankan proyek ini dengan memperhatikan kepentingan masyarakat.

“Rencananya, makam Ki Mawuk akan diubah menjadi sebuah pendopo yang luas dan megah, terinspirasi dari arsitektur kesultanan. Diharapkan, pemugaran ini tidak hanya akan memperindah tampilan makam, tetapi juga meningkatkan nilai historis dan menjadi daya tarik wisata baru bagi Kecamatan Mauk,” sambungnya.

Baca Juga :  Bakamla RI Rayakan HUT ke-19, Tekad Bersama Mewujudkan Laut Aman untuk Indonesia Maju

Bagio Wijaya berharap bahwa pemugaran makam Ki Mawuk ini dapat menjadi momentum untuk meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya melestarikan sejarah lokal.
“Kita harus bersama-sama merawat dan menjaga bangunan-bangunan sejarah yang ada di wilayah kita, agar generasi mendatang dapat mengenal dan mencintai sejarah mereka,” pungkasnya.

Pemugaran makam Ki Mawuk ini menjadi bukti nyata perhatian pemerintah daerah terhadap pelestarian sejarah dan budaya lokal. Diharapkan, proyek ini dapat berjalan lancar dan memberikan manfaat yang besar bagi masyarakat Mauk dan Kabupaten Tangerang secara keseluruhan.

Akbar

Berita Terkait

Beri Pembekalan di IPDN, Menko Polkam Berpesan Agar Praja Berani Memperjuangkan Kebenaran untuk rakyat
Tebar Manfaat di Hari Raya Idul Adha, BRI Pasar Minggu Kurban Kurban 7 Sapi dan 2 Kambing
Menteri Trenggono Kurban 5 Sapi di Iduladha 1447 Hijriah
Perempuan Indonesia Maju Perkuat Jejaring Global, Kukuhkan Pengurus PIM Amerika Serikat
KKP Siapkan Pendidikan Gratis bagi Anak Pelaku Utama KP Terdampak Bencana Sumatera
Menko Polkam Tegaskan Kejaksaan sebagai Tulang Punggung Penegakan Hukum Indonesia
Tangis Haru Pecah di Mauk: Saefi Akhirnya Bertemu Ibunda yang Hilang
Iyam Warga Asal Cirunten Hilir Berhasil Ditemukan Tim Satpol PP Mauk

Berita Terkait

Jumat, 29 Mei 2026 - 18:44 WIB

Beri Pembekalan di IPDN, Menko Polkam Berpesan Agar Praja Berani Memperjuangkan Kebenaran untuk rakyat

Kamis, 28 Mei 2026 - 16:51 WIB

Tebar Manfaat di Hari Raya Idul Adha, BRI Pasar Minggu Kurban Kurban 7 Sapi dan 2 Kambing

Rabu, 27 Mei 2026 - 18:59 WIB

Menteri Trenggono Kurban 5 Sapi di Iduladha 1447 Hijriah

Rabu, 27 Mei 2026 - 04:27 WIB

Perempuan Indonesia Maju Perkuat Jejaring Global, Kukuhkan Pengurus PIM Amerika Serikat

Selasa, 26 Mei 2026 - 22:17 WIB

KKP Siapkan Pendidikan Gratis bagi Anak Pelaku Utama KP Terdampak Bencana Sumatera

Berita Terbaru

ILUSTRASI - polisi resmi menahan Bos Hanania Group terkait dugaan penipuan umrah. (Foto: Istimewa).

Hukum & Kriminal

Bos Hanania Group Resmi Ditahan Polisi Terkait Dugaan Penipuan Umrah

Minggu, 31 Mei 2026 - 00:50 WIB