Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Iklan
Iklan

Pasang Iklan Hubungi Admin

Baca berita tanpa iklan. Gabung Suara Realitas

Suara Realitas Official AppGRATIS • Berita terkini Install
Gabung Suara Realitas Masuk
S+
Tranding
Pasang iklan di sini

Jangkau pembaca Suara Realitas. Hubungi admin untuk tarif dan ketentuan iklan.

Bagikan:fXWTIsrael dan Hamas Sepakati Tahap Pertama Perjanjian Damai Gaza, 20 Sandera Ditukar 2.000 Tahanan PalestinaKomentar: 0

Israel dan Hamas Sepakati Tahap Pertama Perjanjian Damai Gaza, 20 Sandera Ditukar 2.000 Tahanan Palestina

Suara Realitas, 9 Oktober 2025, 15:38 WIB · 1 menit bacaDiperbarui Baca di App
Huruf

Washington, 9 Oktober 2025 – Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump mengumumkan pada Rabu malam bahwa Israel dan Hamas telah menandatangani tahap pertama kerangka kerja perdamaian di Gaza. Kesepakatan ini disebut sebagai langkah awal menuju penghentian konflik berkepanjangan di wilayah tersebut.

Menurut pernyataan resmi, tahap pertama perjanjian ini mencakup kesepakatan pertukaran sandera dan tahanan. Sebanyak 20 sandera warga Israel akan dibebaskan oleh Hamas, sementara pihak Israel akan membebaskan 2.000 tahanan Palestina dari berbagai penjara.

Baca Juga :  Adara Relief Internasional Gandeng DKJ Gelar Palestine Festival

Trump menyebut perjanjian ini sebagai “momen bersejarah yang membuka peluang bagi perdamaian abadi di Timur Tengah”. Ia juga mengungkapkan bahwa proses negosiasi tahap kedua akan segera dimulai dalam waktu dekat untuk membahas gencatan senjata permanen dan rekonstruksi Gaza.

Kesepakatan tersebut disambut beragam reaksi dari komunitas internasional. Sejumlah negara memuji langkah ini sebagai terobosan penting, sementara sebagian pihak skeptis terhadap implementasi jangka panjangnya mengingat kompleksitas konflik dan ketegangan politik di kawasan tersebut.

Baca Juga :  Koreksi IHSG Alami Penurunan Gegara Ikuti Tren Bursa Saham Global

Hamas dan Israel hingga kini belum memberikan keterangan resmi lebih lanjut terkait detail teknis dan jadwal pelaksanaan pertukaran tahanan. Namun, pengamat menilai kesepakatan ini bisa menjadi sinyal positif bagi upaya perdamaian yang telah lama mandek.

 

Lihat Internasional Selengkapnya→
Memuat berita berikutnya…
Artikel Terkait Internasional
Berita AktualKanal lain
NasionalKanal lain