Padi Berduka, Ditinggalkan Guru Mulia: KH Bunyamin Muhammad Wafat, Masyarakat Betawi Kehilangan Wali Min Aulia Illah

- Jurnalis

Sabtu, 14 Juni 2025 - 10:01 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Tokoh kharismatik dan guru besar umat, KH. Bunyamin Muhammad, berpulang ke rahmatullah pada Kamis, (12/06/2025), dalam usia yang penuh berkah. (Foto: Dok. PADI/Ist).

Tokoh kharismatik dan guru besar umat, KH. Bunyamin Muhammad, berpulang ke rahmatullah pada Kamis, (12/06/2025), dalam usia yang penuh berkah. (Foto: Dok. PADI/Ist).

JAKARTA, suararealitas.co – Innalillahi wa inna ilaihi raji’un, kabar duka mendalam menyelimuti kalangan masyarakat Betawi dan para murid spiritual di berbagai penjuru nusantara.

Tokoh kharismatik dan guru besar umat, KH. Bunyamin Muhammad, berpulang ke rahmatullah pada Kamis, (12/06/2025), dalam usia yang penuh berkah.

Mu’alim Bunyamin dikenal luas sebagai sosok Wali min Aulia Illah, seorang alim yang teguh dalam menyebarkan ajaran Islam rahmatan lil ‘alamin serta menjadi pemimpin ruhani yang disegani lintas generasi.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Beliau bukan hanya seorang pendidik, tetapi juga penjaga nilai-nilai luhur budaya Betawi yang selaras dengan ajaran tauhid dan akhlakul karimah.

KH. Bunyamin Muhammad dikabarkan menghembuskan napas terakhir di RS Siloam setelah menjalani perawatan akibat kondisi kesehatan yang menurun sejak beberapa pekan terakhir.

Dalam suasana yang khidmat dan haru, keluarga besar serta para santri mengiringi kepergian beliau dengan iringan doa dan lantunan dzikir.

Jenazah dimakamkan dengan prosesi keagamaan yang khusyuk pada hari yang sama, disambut lautan manusia yang datang dari berbagai kalangan – mulai dari ulama, habaib, tokoh masyarakat, pejabat daerah, hingga kaum duafa yang merasa sangat kehilangan sosok yang selama ini dikenal dermawan dan penuh kasih.

Baca Juga :  Program Bedah Rumah dan Santunan Guru Honorer: Baznas Bazis Jakut Gelar Tasyakuran

Ketua Umum Perkumpulan Advokat Betawi Indonesia (PADI), Alfaqir.Muh.Kurnia Ahyat, D.M,. SH, sebagai murid Almaghfrullah KH. Bunyamin menyampaikan duka cita mendalam atas wafatnya guru mulia tersebut.

“Kami sangat kehilangan sosok guru, pembimbing ruhani, sekaligus pemersatu umat. KH. Bunyamin Muhammad bukan hanya ulama besar, beliau adalah penjaga tradisi Betawi yang tawadhu dan teguh memperjuangkan akidah ahlussunnah wal jama’ah. Semoga Allah SWT menerima semua amal baik beliau, mengampuni segala khilaf, dan menempatkannya bersama para kekasih Allah di surga tertinggi,” ujar Kurnia penuh haru saat ditemui usai takziah.

Selain itu, ribuan ucapan doa dan belasungkawa mengalir di media sosial maupun secara langsung.

Pantauan suararealitas.co, jamaah dan pengikut setia dari berbagai wilayah seperti Tangerang, Bekasi, Depok, dan Serang, juga turut datang memberikan penghormatan terakhir.

Di berbagai majelis taklim dan masjid-masjid, tahlilan dan pembacaan surat Yasin digelar sebagai bentuk penghormatan dan doa untuk almarhum.

Baca Juga :  Pj Bupati Resmikan KCP Bank Banten di Puspemkab Tangerang

Dalam salah satu momen takziah, dibacakan doa yang menggambarkan cinta dan kerinduan umat terhadap sosok guru besar tersebut;

اللَّهُمَّ اغْفِرْلَه وَارْحَمْه وَعَافِهِ وَاعْفُ عَنْه

Diketahui, KH. Bunyamin Muhammad selama hidupnya dikenal sebagai pengasuh beberapa majelis ilmu, pelindung para yatim, dan pembimbing spiritual bagi banyak tokoh muda.

Nasehat dan bimbingannya selalu penuh makna dan mendalam, mengajak umat untuk mencintai ilmu, menjaga akhlak, dan menjunjung ukhuwah Islamiyah.

Beliau juga sering memberikan support di berbagai forum budaya Betawi sebagai tokoh pengayom dan penasihat moral.

Kiprah beliau diakui bukan hanya oleh kalangan pesantren, tetapi juga tokoh nasional dan pemerintah daerah.

Dengan wafatnya KH. Bunyamin Muhammad, masyarakat Betawi dan umat Islam Indonesia kehilangan sosok penuntun, pelita di tengah zaman yang penuh tantangan.

Namun, warisan ilmu, keteladanan, dan nilai perjuangan beliau akan terus hidup dalam jiwa kami sebagai murid-murid dan generasi penerus tauladan beliau.

Lahul Fâtihah…

اللَّهُمَّ صَلِّ عَلَى سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ ۞ الفَاتِحِ لِمَا أُغْلِقَ

Berita Terkait

PWI Jaya Sosialisasikan Reaktivasi KTA, Pengajuan Ditutup 31 Desember 2026
Pengusaha Jco Palem ‘Tantang’ Pemprov DKI, Bekingnya Diduga Baju Ijo
Pembangunan RTH RW 011 Sunter Jaya Disosialisasikan, Dukungan Warga Diiringi Harapan Proyek Berjalan Sesuai Aturan
Diduga Langgar Aturan Tata Bangunan, Proyek Padel di Kalideres Jadi Perbincangan Warga
Dewan Juri PWI Jaya Finalisasi Anugerah Jurnalistik MH Thamrin 2026, Pemenang Tujuh Kategori Ditentukan
Diduga Tak Berizin dan Belum Bayar Pajak, Sedikitnya 10 Umbul-umbul Promosi Berdiri di Tiga Lokasi
Langgar Status Penyegelan? Pengusaha Padel di Papanggo Tak Takut ‘Ultimatum’ Pramono Anung Soal Aktivitas di Dalam Area
Sudinhub Jakarta Selatan Tertibkan 21 Motor Parkir di Trotoar Depan ITC Kuningan

Berita Terkait

Jumat, 24 Juli 2026 - 15:44 WIB

PWI Jaya Sosialisasikan Reaktivasi KTA, Pengajuan Ditutup 31 Desember 2026

Minggu, 19 Juli 2026 - 21:06 WIB

Pengusaha Jco Palem ‘Tantang’ Pemprov DKI, Bekingnya Diduga Baju Ijo

Minggu, 19 Juli 2026 - 06:32 WIB

Pembangunan RTH RW 011 Sunter Jaya Disosialisasikan, Dukungan Warga Diiringi Harapan Proyek Berjalan Sesuai Aturan

Sabtu, 18 Juli 2026 - 18:40 WIB

Diduga Langgar Aturan Tata Bangunan, Proyek Padel di Kalideres Jadi Perbincangan Warga

Sabtu, 18 Juli 2026 - 10:41 WIB

Dewan Juri PWI Jaya Finalisasi Anugerah Jurnalistik MH Thamrin 2026, Pemenang Tujuh Kategori Ditentukan

Berita Terbaru