PT Kentanix Supra International Tbk (KSIX) Gelar Paparan Publik Perdana Pasca-IPO, Soroti Kinerja Kuartal I dan Tantangan Bisnis

- Jurnalis

Rabu, 7 Mei 2025 - 16:47 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jakarta, Suararealitas.co — PT Kentanix Supra International Tbk (KSIX), emiten properti yang baru melantai di Bursa Efek Indonesia pada Januari 2025, menggelar paparan publik tahunan pertamanya hari ini di kantor pusat perusahaan di Komplek Pertokoan Pulomas Blok VIII No.1, Jakarta Timur.

Jannie Andajanie, Direktur KSIX dalam pemaparan nya menjelaskan kinerja keuangan dan operasional terkini, serta membahas tantangan yang dihadapi perusahaan.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Hingga 31 Maret 2025, KSIX mencatat pendapatan sebesar Rp37,80 miliar, mengalami penurunan dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya sebesar Rp51,18 miliar. Laba sebelum pajak juga turun menjadi Rp3,69 miliar dari Rp16,56 miliar, sedangkan laba bersih yang diatribusikan kepada pemilik entitas induk tercatat sebesar Rp3,44 miliar, menurun dari Rp15,39 miliar pada kuartal I 2024.

Baca Juga :  PLN Indonesia Power Nanam 5.000 Pohon Mangrove

Meski demikian, total aset perusahaan meningkat menjadi Rp1,35 triliun per 31 Maret 2025 dari Rp1,20 triliun pada akhir Desember 2024. Liabilitas juga mengalami kenaikan menjadi Rp20,33 miliar dari sebelumnya Rp19,11 miliar.

Dalam paparan tersebut, Ia juga menjelaskan tantangan yang dihadapi, termasuk ketidakpastian pasar properti dan strategi perusahaan untuk menghadapinya. Perusahaan menekankan komitmennya untuk terus berinovasi dan meningkatkan efisiensi operasional guna menjaga pertumbuhan yang berkelanjutan.

Baca Juga :  Halal Bihalal LPH Hidayatullah Dorong Sinergi Menuju Indonesia Pusat Industri Halal Dunia

Sebagai informasi, KSIX resmi mencatatkan sahamnya di BEI pada 8 Januari 2025 dengan kode emiten KSIX. Dalam IPO tersebut, perusahaan menawarkan 320.674.800 saham atau 15% dari modal ditempatkan dan disetor penuh dengan harga Rp452 per saham, dan mengalami kelebihan permintaan (oversubscribed) hingga 31,41 kali.

Berita Terkait

TIDS 2026 Jadi Forum Global Kabupaten Tangerang Rumuskan Masa Depan Daerah Tangguh
Semangat Mengabdi untuk Pendidikan, IGTKI dan PGRI Kabupaten Tangerang Rayakan HUT ke-76
Tata Kelola Ekspor SDA Satu Pintu: Laksanakan Reforma Agraria dan Perluas Sawit Rakyat Menjadi 80%
Presiden Prabowo Panen Raya Udang Vannamei di BUBK Kebumen
BNN Dorong Generasi Muda Jadi Agen Perubahan dalam Pencegahan Narkotika
Evaluasi IDI 2025, Wamenko Polkam: Demokrasi Berkualitas Kunci Kemajuan Pembangunan Nasional
KKP Dukung Kolaborasi Riset Internasional di Melanesian Ocean Summit 2026
Mimpi Jadi Nyata: Kopsyah BMI dan Pemda Hadirkan Rumah Layak Huni Gratis di Mauk

Berita Terkait

Senin, 25 Mei 2026 - 19:54 WIB

TIDS 2026 Jadi Forum Global Kabupaten Tangerang Rumuskan Masa Depan Daerah Tangguh

Senin, 25 Mei 2026 - 16:13 WIB

Semangat Mengabdi untuk Pendidikan, IGTKI dan PGRI Kabupaten Tangerang Rayakan HUT ke-76

Minggu, 24 Mei 2026 - 18:34 WIB

Tata Kelola Ekspor SDA Satu Pintu: Laksanakan Reforma Agraria dan Perluas Sawit Rakyat Menjadi 80%

Sabtu, 23 Mei 2026 - 17:04 WIB

Presiden Prabowo Panen Raya Udang Vannamei di BUBK Kebumen

Jumat, 22 Mei 2026 - 23:02 WIB

BNN Dorong Generasi Muda Jadi Agen Perubahan dalam Pencegahan Narkotika

Berita Terbaru

Ali Farham SH. MH. Ketua DPP LSM Barata kepada media, Senin (25/05/2026) mengatakan, anggaran 46,1 miliar tersebut bukan anggaran yang sedikit yang di gelontorkan Pemerintah Kabupaten Tangerang dan patut menjadi pertanyaan bagi masyarakat jika armada truk yang alat pokok DLHK tidak terbayar pajaknya.

Berita Aktual

LSM Barata Desak Inspektorat Periksa DLHK Terkait Tunggakan Pajak

Senin, 25 Mei 2026 - 15:47 WIB