Danau di Pangadegan Diduga Dijadikan Tempat Buang Limbah B3, Begini Curhatan Warga Sekitar

- Jurnalis

Selasa, 8 April 2025 - 16:36 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kondisi terkini air Danau di Pangadegan, Pasar Kemis, Kabupaten Tangerang, pada Selasa (8/4/2025) dini hari yang diduga dicemari dan dijadikan tempat pembuangan limbah B3 oleh oknum yang tidak bertanggung jawab. (Foto: suararealitas.co/CIL).

Kondisi terkini air Danau di Pangadegan, Pasar Kemis, Kabupaten Tangerang, pada Selasa (8/4/2025) dini hari yang diduga dicemari dan dijadikan tempat pembuangan limbah B3 oleh oknum yang tidak bertanggung jawab. (Foto: suararealitas.co/CIL).

KABUPATEN TANGERANG, suararealitas.co – Bau menyengat dari limbah yang disinyalir dibuang di salah satu lahan kosong wilayah Kampung Lamporan RT 04/05, Desa Pangadegan, Pasar Kemis, Kabupaten Tangerang, berbuntut panjang.

Pantauan dilokasi, setelah sebelumnya menimbulkan bau yang menyengat, air di danau sekitaran lokasi pembuangan limbah yang diduga bahan berbahaya dan beracun (B3) menjadi hitam dan berbusa.

Selain itu, sebidang lahan kosong yang diduga dijadikan tempat pembuangan limbah Bahan Berbahaya dan Beracun (B3) tanpa izin.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Temuan ini memicu kemarahan dan kekecewaan di kalangan warga dan Ketua RT setempat.

Menanggapi hal tersebut, Camat Pasar Kemis, H. Nurhanudin merespons dengan cepat.

Baca Juga :  Pungut 'Upeti' dari PKL Mencuat, Kasatpol PP Jakut Janji Tindak Tegas Jika Terbukti

Dalam inspeksi mendadak yang dilakukan ke lokasi, ia menegaskan, bahwa pentingnya tindakan segera untuk menyelesaikan masalah ini.

“Jika perlu, kami akan memasang portal dan menjaga lokasi tersebut dengan bantuan warga untuk mencegah masuknya mobil pengangkut limbah,” tegas Nurhanudin.

Bahkan, ia juga menyerukan kerjasama dari Kepala Desa Jack, Pak Rojali, dan PLT untuk memperkuat pengawasan, dan segera menyegel lokasi yang bermasalah.

“Tindakan tegas harus diambil untuk melindungi kesehatan dan keselamatan masyarakat,” tambahnya.

Namun hingga berita ini diturunkan, tindakan tegas yang sebelumnya diungkapkan belum terealisasi sehingga keresahan warga atas keberadaan sebidang lahan yang diduga dijadikan pembuangan limbah semakin menjadi.

Baca Juga :  Kompol Gus Prihatin Zen SH, Kapolsek Kelapa Dua Berbagi Takjil Jelang Buka Puasa

“Janji palsu pemerintah, katanya mau disegel, tapi suruh nunggu sampai Minggu, sekarang udah hari Rabu masih buka aja itu lapak,” ungkap salah satu warga yang enggan disebutkan namanya kepada suararealitas.co, Selasa (08/04/2025).

Warga pun menilai, saat ini pihaknya membutuhkan kehadiran pemerintah dalam mengatasi keluhan yang dikhawatirkan dapat membahayakan kesehatan masyarakat sekitar yang terganggu atas keberadaan lokasi tersebut.

“Tolong segera disegel atau ditindak, saya sangat yakin mereka tidak memiliki ijin pengelolaan limbah B3,” pungkasnya.

Penulis : CIL

Editor : Za

Berita Terkait

Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW 1448 H di Bekas Maqom Mbah Priok Berlangsung Khidmat dan Kondusif
GB Star Resto dan Cafe Diduga Belum Kantongi NPPBKC
LBH PKGI Soroti Perlindungan ASN dalam Jeratan Kredit, Desak OJK Kaji Batas Potongan Penghasilan
Kasi Trantib Acep Pudin Pimpin Pendataan 134 Kios di Lahan Fasos Fasum Kutabaru
Sosok Ketua DPRD Dimata Komisi 3: Mengedepankan Musyawarah Setiap Keputusan
Makan Minum Rapat Rp1,49 Miliar di Rajeg Viral di Media Sosial, BARATA Layangkan Somasi
Bungkam Soal Konsumsi Rp1,49 Miliar, Kini 40 Proyek Infrastruktur Rajeg Jadi Sorotan
Rp1,49 Miliar untuk Nasi Kotak Rapat, Kecamatan Rajeg Kenyang Anggaran

Berita Terkait

Senin, 14 September 2026 - 07:50 WIB

Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW 1448 H di Bekas Maqom Mbah Priok Berlangsung Khidmat dan Kondusif

Rabu, 9 September 2026 - 16:56 WIB

GB Star Resto dan Cafe Diduga Belum Kantongi NPPBKC

Jumat, 4 September 2026 - 21:26 WIB

LBH PKGI Soroti Perlindungan ASN dalam Jeratan Kredit, Desak OJK Kaji Batas Potongan Penghasilan

Minggu, 9 Agustus 2026 - 11:19 WIB

Kasi Trantib Acep Pudin Pimpin Pendataan 134 Kios di Lahan Fasos Fasum Kutabaru

Kamis, 23 Juli 2026 - 12:44 WIB

Sosok Ketua DPRD Dimata Komisi 3: Mengedepankan Musyawarah Setiap Keputusan

Berita Terbaru