Banjir Lumpuhkan Kota Bekasi, Delapan Kecamatan Terdampak

- Jurnalis

Selasa, 4 Maret 2025 - 14:13 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

BEKASI, Suararealitas.co – Hujan deras yang mengguyur Kota Bekasi sejak Senin malam (3/3/2025) mengakibatkan banjir besar yang melumpuhkan aktivitas di kota tersebut. Wali Kota Bekasi, Tri Adhianto, melaporkan bahwa delapan dari 12 kecamatan di Kota Bekasi terendam banjir. Permukiman warga, kantor pemerintahan, dan jalan-jalan utama tergenang air, menyebabkan Kota Bekasi praktis lumpuh total. Selasa, (04/03/2025).

Dalam rapat koordinasi daring bersama Kepala BNPB Letjen TNI Suharyanto dan Menko PMK Pratikno, Tri Adhianto menjelaskan bahwa banjir terparah terjadi di sepanjang Sungai Bekasi, khususnya di titik pertemuan Kali Cikeas dan Kali Cileungsi. Ketinggian air, menurutnya, mencapai 8 meter, bahkan lebih tinggi dibandingkan banjir tahun 2016 dan 2020.

Baca Juga :  Kementan Andi Amran Sulaiman : Ketahanan Pangan Perlu Penanganan Yang Serius

Penyebab banjir, selain hujan deras, juga disebabkan oleh limpasan air dari tanggul yang dibangun oleh Badan Wilayah Sungai Ciliwung Cisadane Citarum (BWSCC). Tri Adhianto menambahkan bahwa masih banyaknya patahan dan tanggul yang belum terbangun di sepanjang kali tersebut memperparah dampak banjir.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Sejak Senin malam, Pemkot Bekasi telah mengimbau warga untuk melakukan evakuasi. Meskipun belum ada laporan resmi mengenai korban jiwa dan jumlah kendaraan yang terendam, Pemkot Bekasi masih melakukan pendataan, termasuk warga yang mengungsi di lantai dua rumah mereka.

Baca Juga :  BRI BO Tangerang Ahmad Yani Serahkan Klaim Asuransi Jiwa Kepada Ahli Waris Nasabah

Wali Kota Tri Adhianto menyatakan komitmen Pemkot Bekasi untuk merehabilitasi sungai dan berkoordinasi dengan BWSCC terkait kiriman air dari Bogor. Menanggapi laporan tersebut, Kepala BNPB Letjen TNI Suharyanto menyatakan kesiapan BNPB untuk memberikan pendampingan langsung di Kota Bekasi. Beliau juga berencana untuk mengunjungi Kota Bekasi guna melihat langsung kondisi di lapangan.

Berita Terkait

Buronan Kasus Dugaan Penyekapan Wanita di Bandung Taufik Hidayat Berhasil Diringkus Polda Jabar
Tidak Ada Tanda Kekerasan, Lansia Maman (71) Ditemukan Meninggal Tenang di Area Pemakaman Pakuhaji
Wartawan Online Sambangi Lurah Sunter Agung di Ruang Kerjanya
Komisi IV DPR RI Terima Aspirasi DPRD Pasangkayu Terkait Permukiman di Kawasan Hutan Lindung
Anggota Komisi I DPRD Kota Tangerang Terima Aspirasi Permasalahan Air dan Galian Liar
Makan Minum Rapat Rp1,49 Miliar di Rajeg Viral di Media Sosial, BARATA Layangkan Somasi
Jaga Jakarta On The Spot Polres Pelabuhan Tanjung Priok, Nobar Piala Dunia 2026 Bersama Masyarakat, Perkuat Sinergi Kamtibmas 
JJOS Nobar Piala Dunia 2026, Pererat Silaturahmi dan Perkuat Kamtibmas di Terminal Nusantara Pura

Berita Terkait

Rabu, 24 Juni 2026 - 18:55 WIB

Buronan Kasus Dugaan Penyekapan Wanita di Bandung Taufik Hidayat Berhasil Diringkus Polda Jabar

Rabu, 24 Juni 2026 - 18:39 WIB

Tidak Ada Tanda Kekerasan, Lansia Maman (71) Ditemukan Meninggal Tenang di Area Pemakaman Pakuhaji

Rabu, 24 Juni 2026 - 08:50 WIB

Wartawan Online Sambangi Lurah Sunter Agung di Ruang Kerjanya

Selasa, 23 Juni 2026 - 15:53 WIB

Komisi IV DPR RI Terima Aspirasi DPRD Pasangkayu Terkait Permukiman di Kawasan Hutan Lindung

Selasa, 23 Juni 2026 - 14:25 WIB

Anggota Komisi I DPRD Kota Tangerang Terima Aspirasi Permasalahan Air dan Galian Liar

Berita Terbaru