Republikorp Indonesia: Teguh Membangun Industri Pertahanan

- Jurnalis

Selasa, 21 Mei 2024 - 17:49 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jakarta, (21/5) – Republikorp Indonesia, sebuah perusahaan yang bergerak di bidang industri pertahanan mengadakan acara silaturahmi bersama media nasional. Acara ini bertujuan untuk mempererat hubungan antara Republikorp Indonesia. dengan media di Indonesia dan pada kesempatan ini Founder Republikorp Indonesia, Norman Joesoef, menceritakan perjalanannya dalam merintis perusahaan yang sudah berdiri selama kurang lebih satu dekade.
Didirikan pada tahun 2013, awalnya fokus bisnis Republikorp Indonesia adalah perdagangan dan peningkatan di bidang teknologi dan sumber daya manusia di industri pertahanan Indonesia. 
“Selama 11 tahun saya rutin mengunjungi pameran industri pertahanan di seluruh dunia dan membina hubungan strategis dengan negara-negara maju yang sudah lebih dulu sukses memproduksi alutsista agar selain melakukan hubungan bisnis dengan kami mereka juga mau melakukan transfer teknologi,” ujar Norman Joesoef.
Dalam mengembangkan industri pertahanan di tanah air yang kuat dan berkelanjutan, diperlukan sumber daya manusia yang memadai. Republikorp Indonesia mengerti bahwa keduanya harus sejalan, karena itu perusahaan memberdayakan talenta-talenta muda dari tanah air, antara lain para insinyur di bidang matematika, telemetri, bidang frekuensi dan otomasi. Republikorp Indonesia juga menerima dampak positif dengan adanya Universitas Pertahanan, yang berperan dalam menghasilkan sumber daya manusia yang berkualitas dan kompeten, terutama di sektor industri pertahanan.
Republikorp Indonesia juga memberikan pelatihan intensif kepada talenta lokal, baik yang baru lulus maupun yang sudah berpengalaman. Selain itu perusahaan juga melakukan pendekatan kepada diaspora Indonesia yang telah bekerja di luar negeri dan menawarkan kesempatan untuk berkontribusi kembali di Indonesia.
Salah satu tujuan utama Republikorp Indonesia adalah menyerap teknologi pertahanan strategis dari rantai pasok global dan mengadaptasi serta memproduksinya secara lokal dengan lisensi.
Misi Republikorp Indonesia adalah menjadi perusahaan swasta terdepan di industri pertahanan yang menyediakan solusi lengkap dan akuntabel di bawah pengawasan Kementerian Pertahanan Indonesia. Dengan pendekatan ini, Republikorp Indonesia bertujuan untuk mencapai keunggulan dalam industri pertahanan melalui inovasi, kolaborasi, dan penerapan praktik terbaik.
Baca Juga :  Pria Siram Air Keras ke Mantan Istri Siri dan Pria Dekatnya, Unit Reskrim Polsek Kemayoran Ungkap Motifnya Sakit Hati
Baca Juga :  Revitalisasi Pura Mangkunegaran, Erick Thohir Harap Pariwisata Nasional Makin Kuat

Berita Terkait

Polri Sita dan Eksekusi Rp58 Miliar Aset Judi Online, Hasil TPPU Diserahkan ke Negara
Benteng Pembatas Cluster Mega Bodas di Ngamprah Ambruk Akibat Hujan Deras, Warga Desak Tanggung Jawab Pengembang
Prabowo Siap Jadi Mediator Iran – AS || Aceng Syamsul Hadie: Keluar Dulu dari BoP, Baru Jadi Mediator karena Netralitas Tidak Bisa Setengah Hati
TNI Gagalkan Serangan Kelompok Bersenjata Di Tembagapura, Warga Sipil Berhasil Diselamatkan
PWHI Surati DPKAD Kab.Tangerang, Terkait Dugaan Penyalahgunaan Lahan Fasos Fasum RW 09 Kel. Kutabumi
Personel Satgas TMMD Ke-127 Kodim 1514/Morotai Laksanakan Pemasangan Mal dan 0Pengecoran Drainase di Gotalamo
Polda Metro Jaya Berhasil Menggalkan Peredaran Sabu 102 Gram Di Jakarta Barat
Tim Patroli Gabungan Koops TNI Papua Pukul Mundur TPNPB OPM di Nabire, Basis dan Logistik Kelompok Daniel Aibon Kogoya Berhasil Dikuasai

Berita Terkait

Kamis, 5 Maret 2026 - 12:18 WIB

Polri Sita dan Eksekusi Rp58 Miliar Aset Judi Online, Hasil TPPU Diserahkan ke Negara

Kamis, 5 Maret 2026 - 00:24 WIB

Benteng Pembatas Cluster Mega Bodas di Ngamprah Ambruk Akibat Hujan Deras, Warga Desak Tanggung Jawab Pengembang

Rabu, 4 Maret 2026 - 23:01 WIB

Prabowo Siap Jadi Mediator Iran – AS || Aceng Syamsul Hadie: Keluar Dulu dari BoP, Baru Jadi Mediator karena Netralitas Tidak Bisa Setengah Hati

Rabu, 4 Maret 2026 - 22:40 WIB

TNI Gagalkan Serangan Kelompok Bersenjata Di Tembagapura, Warga Sipil Berhasil Diselamatkan

Rabu, 4 Maret 2026 - 16:07 WIB

PWHI Surati DPKAD Kab.Tangerang, Terkait Dugaan Penyalahgunaan Lahan Fasos Fasum RW 09 Kel. Kutabumi

Berita Terbaru