Gus Halim: Desa Indonesia Telah Go Internasional

- Jurnalis

Kamis, 27 Juli 2023 - 14:24 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Gus Halim: Desa Indonesia Telah Go Internasional
Mendes PDTT, Abdul Halim Iskandar kerap disapa Gus Halim hadiri ASEAN Rural Culture Expo. (Foto: Istimewa)


SLEMAN – Menteri Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal, dan Transmigrasi (Mendes PDTT) Abdul Halim Iskandar menghadiri ASEAN Rural Culture Expo yang digelar di kawasan Tebing Breksi, Kabupaten Sleman, Yogyakarta.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Acara ini merupakan bagian dari rangkaian ASEAN’s Senior Official Meeting on Rural Development and Poverty Education (SOMRDPE) Indonesia yang telah dimulai sejak 24 Juli 2023.

Menteri yang akrab disapa Gus Halim ini mengungkapkan bahwa desa-desa di Indonesia telah Go Internasional. Bukti nyata dari hal ini terlihat ketika dirinya menghadiri pertemuan di Bangkok dan menyampaikan data mikro serta target capaian yang berkelanjutan (SDGs Desa), yang mendapat respons positif.

Hal serupa terjadi ketika Gus Halim menghadiri pertemuan internasional di Gedung PBB, New York, Amerika Serikat. Ia memaparkan model pembangunan desa di Indonesia dengan pendekatan data mikro by name-by address yang telah terkumpul sebanyak 32.087 data desa, 402.563 data rukun tetangga, 31.065.214 data keluarga, dan 104.179.331 data individu.

“Dengan pendekatan ini, desa dapat memahami dengan baik permasalahan, tantangan, dan kebutuhan warganya, serta menyusun rencana pembangunan desa yang tepat sasaran. Keberhasilan pembangunan desa ini akan menjadi keberhasilan dalam pembangunan nasional secara keseluruhan,” jelas Gus Halim kepada wartawan.

Baca Juga :  Diskum Kabupaten Tangerang Dorong Modernisasi Koperasi

Selama tiga hari di Yogyakarta, telah digelar pertemuan pertama Jejaring Desa ASEAN, di mana kepala desa Indonesia bertemu dengan kolega dari negara-negara ASEAN lainnya.

Gus Halim juga mengajak seluruh komponen bangsa untuk mendukung program pembangunan desa. Salah satunya, dengan menggelar event di kota tertentu, para peserta diharapkan menyempatkan waktu untuk berkunjung ke desa wisata terdekat.

“Sebagai contoh, selama kegiatan di Yogyakarta, Kemendes PDTT tetap melakukan kegiatan di Tebing Breksi dan Welcome Dinner di Desa Mangunan. Ini merupakan bagian penting dari upaya untuk mendorong pertumbuhan ekonomi dan peningkatan sumber daya manusia,” ungkapnya, Gus Halim yang juga mantan Ketua DPRD Jawa Timur.

Pada acara tersebut, Menteri Gus Halim juga memberikan plakat penghargaan kepada 10 Desa yang masuk dalam ASEAN Village Network. Beberapa di antaranya adalah Sambirejo (DIY), Mangunan (DIY), Manang (Bangka Belitung), Cibiru Wetan (Jawa Barat), dan Desa Kumbang Kuning (Nusa Tenggara Barat).

Untuk menghormati delegasi dari negara-negara ASEAN lainnya, Gus Halim memberikan Buku tentang SDGs Desa kepada perwakilan mereka yang hadir.

Sebelumnya, Direktur Utama Bank BPD DIY, Santoso Rohmad, menyatakan bahwa DIY memiliki kekhasan dan potensi yang harus dikembangkan. Sesuai dengan target Gubernur DIY, Sri Sultan Hamengku Buwono X, pertumbuhan ekonomi didorong hingga ke desa-desa.

Baca Juga :  Bhabinkamtibmas Polsek Mauk Polresta Tangerang Lakukan Pengecekan Stok Harga Minyak Goreng di Toko Waralaba

DIY memiliki tiga unsur khusus yaitu Kota Budaya, Kota Pendidikan, dan Kota Wisata. Ketiga unsur tersebut memiliki peranan penting dalam perekonomian. Oleh karena itu, BPD DIY memiliki misi untuk menumbuhkan perekonomian di daerah sesuai dengan karakteristiknya.

Santoso menambahkan bahwa pihaknya juga terus mendorong transformasi transaksi digital hingga tingkat kelurahan. Di kabupaten/kota, setiap pimpinan cabang bertugas melakukan edukasi untuk melek teknologi, sehingga transaksi dapat dilakukan dengan lebih cepat dan akuntabel.

BPD DIY juga mendukung pengembangan UMKM. Dengan pembiayaan sektor produktif lebih dari 50 persen, BPD DIY tidak hanya berperan sebagai bank pegawai, tapi juga menjadikan UMKM sebagai mitra.

Pertemuan ini turut dihadiri oleh Chairman SOMRPDE Indonesia yang juga Dirjen PDP Kemendes, Sugito, dan Deputi Bidang Pengembangan Regional Bappenas, Himawan Hariyoga Djojokusumo. Selain itu, hadir pula pejabat tinggi madya dan pratama di lingkungan Kemendes PDTT, Delegasi Senior SOMRDPE Focal Point, dan ASEAN Village Network dari Negara Anggota ASEAN.

Selanjutnya, Wakil Ketua Umum Asosiasi Bank Pembangunan Daerah (Asbanda), Achmad Syamsudin, para Direktur Utama dan Direksi Bank Pembangunan Daerah seluruh Indonesia, serta para Kepala Dinas PMD Provinsi dan Kabupaten.

Berita Terkait

Respon Cepat Divpropam Mabes Polri Terhadap Surat DPC PPWI Majalengka || Ketua Dewan Pembina DPP ASWIN Desak Kapolri Evaluasi Kinerja Polres Majalengka
Penanaman Tiang Internet MyRepublic di Serpong Tuai Polemik, Diduga Belum Kantongi Izin Lengkap
Jelang Munas X, LDII Jakarta Utara Perkuat Sinergi dengan Pemerintah Daerah
Arus Balik Meningkat, Korlantas Terapkan One Way dari KM 132 hingga KM 70
Karang Taruna Sungai Bambu Gelar Kegiatan Berbagi Takjil Ramadhan 1447 H
DKM Miftahusalam bersama Pengurus RW 12 Peringati Nuzulul Qur’an dan santunan 
Kanwil Kamenag Provinsi Banten Jalankan Program Masjid Ramah Pemudik
Ramadhan, Moralitas Publik, dan Masa Depan Politik Umat

Berita Terkait

Kamis, 23 April 2026 - 10:55 WIB

Respon Cepat Divpropam Mabes Polri Terhadap Surat DPC PPWI Majalengka || Ketua Dewan Pembina DPP ASWIN Desak Kapolri Evaluasi Kinerja Polres Majalengka

Senin, 20 April 2026 - 09:10 WIB

Penanaman Tiang Internet MyRepublic di Serpong Tuai Polemik, Diduga Belum Kantongi Izin Lengkap

Senin, 30 Maret 2026 - 23:34 WIB

Jelang Munas X, LDII Jakarta Utara Perkuat Sinergi dengan Pemerintah Daerah

Jumat, 27 Maret 2026 - 22:51 WIB

Arus Balik Meningkat, Korlantas Terapkan One Way dari KM 132 hingga KM 70

Kamis, 19 Maret 2026 - 20:53 WIB

Karang Taruna Sungai Bambu Gelar Kegiatan Berbagi Takjil Ramadhan 1447 H

Berita Terbaru