GP4KN Gelar Diskusi dan Talkshow Bertajuk ‘Menakar Peluang Kepulauan Nias Menjadi Provinsi Baru Melalui Sektor Pariwisata’

- Jurnalis

Sabtu, 20 Juli 2024 - 16:51 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jakarta– Gerakan Pemuda Pelopor Pro Pembangunan Kepulauan Nias (GP4KN) sukses gelar Diskusi Dan Talkshow dengan tema “Menakar Potensi dan Peluang Pariwisata Kepulauan Nias”, yang sukses digelar di Hotel Ciputra, Kawasan Jakarta Barat, pada Sabtu, 20/7/2024.
Salah satu yang turut mendukung agenda ini adalah Kemenparekraf selalu pihak Kementerian dan Yayasan Komunitas Ressilience Indonesia, dan beberapa tokoh yang hadir diantaranya  Bupati Nias Utara dan Sekda Nias Utara, yakni Bazatulo Zebua.
Marinus Gea selaku pembina dari GP4KN, dan juga sebagai anggota DPR RI periode 2019-2024 dari Fraksi PDIP turut hadir dan memberikan pernyataan terkait agenda Diskusi dan Talkshow kali ini, dimana beliau menegaskan tentang pembangunan pariwisata secara massif, terutama di era Indonesia menyongsong Indonesia Emas.
Organisasi Gerakan Pemuda Pelopor Pro Pembangunan Kepulauan Nias (GP4KN) giat memperjuangkan kondisi pariwisata di pulau tersebut.
Acara tersebut terinisiasi dari hasil evaluasi terkait dengan pariwisata di Nias yang hari ini, di era digitalisasi berbeda jauh pada era 90an.

Dalam membangun pariwisata di Kepulauan Nias harus dilakukan secara massif.
“Contohnya kita bisa melihat daerah-daerah lainnya yang mengandalkan potensi pariwisatanya sebut saja Bali dan NTB, ini kan pembangunannya sangat cepat karena kerja-kerjanya fokus, terarah, terorganisir dan aksesnya langsung ke pemerintahan pusat maka sudah sepatutnya semua provinsi di Indonesia seperti itu biar bisa menumbuhkan pariwisata kita,” terang Marinus Gea
“Yang menjadi persoalan saat ini adalah  Ketika isu pemekaran ini semakin menguat, ternyata kita tidak siap untuk menyambut itu. Misalnya adalah sumber daya manusia kita sudah mumpuni, tapi aksestabilitas ke tempat-tempat wisatnya justru tidak memadai. Atau, fasilitas pemanfaatan teknologi kita tersedia, tapi kita masih menggunakan cara-cara konvensional dalam mengembangkan pariwisata. Jadi, persoalan-persoalan ini yang dibahas menjadi pembahasan juga dalam acara ini,” pungkas Marinus Gea.
Baca Juga :  Ancol Taman Impian Hadirkan “LIBURAN PENUH CERIA” Sambut Natal 2025 & Tahun Baru 2026
Baca Juga :  From Farm to Table: The Journey of Food and its Impact on Our Health and the Environmen

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Berita Terkait

Rayakan Hut Jakarta ke-499, Masuk Ancol Gratis Yang Ber-KTP Jakarta.
Cafe Merkusi Malang Hadirkan Wisata Keluarga dengan Glamping dan Jalur Pendakian
Ancol Championship 2026 – Ajang Pencarian Bakat Fighter Indonesia
Bimtek Industri Pariwisata Jakarta Barat Bahas Perizinan, Lingkungan, dan Perlindungan Tenaga Kerja
Liburan Sekolah 2026 di Ancol – Serunya Ga Abis-Abis !
Pantai Banyu Meneng Malang Diprediksi Diserbu Wisatawan Saat Libur Panjang, Kunjungan Naik 70 Persen
Pasar Seni Ancol Panaskan International Jazz Day, Panggung Seni Menuju Jakalcer 2026 Resmi Dimulai
Sistem Baru Stasiun Gambir: Tegas, Keras, dan Tanpa Ampun

Berita Terkait

Sabtu, 13 Juni 2026 - 13:56 WIB

Rayakan Hut Jakarta ke-499, Masuk Ancol Gratis Yang Ber-KTP Jakarta.

Sabtu, 6 Juni 2026 - 20:20 WIB

Cafe Merkusi Malang Hadirkan Wisata Keluarga dengan Glamping dan Jalur Pendakian

Jumat, 5 Juni 2026 - 08:45 WIB

Ancol Championship 2026 – Ajang Pencarian Bakat Fighter Indonesia

Kamis, 4 Juni 2026 - 15:36 WIB

Bimtek Industri Pariwisata Jakarta Barat Bahas Perizinan, Lingkungan, dan Perlindungan Tenaga Kerja

Rabu, 3 Juni 2026 - 10:02 WIB

Liburan Sekolah 2026 di Ancol – Serunya Ga Abis-Abis !

Berita Terbaru