KEIND Dukung Penuh The Asian Banker Summit 2025

- Jurnalis

Jumat, 25 April 2025 - 17:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jakarta,Suararealitas.co – Dalam rangka menyambut The Asian Banker Summit 2025, Kamar Entrepeneur Indonesia (KEIND) bekerja sama dengan The Asian Banker menggelar Focus Group Discussion (FGD) bertema “AI untuk Ekonomi Digital Masa Depan: Peluang dan Tantangan dalam Perbankan, Fintech, dan Perdagangan”. Acara ini menjadi bagian penting dari Roadshow to The Asian Banker Summit 2025, yang akan berlangsung di Jakarta pada 21–22 Mei mendatang.

FGD yang digelar di Gedung DPR RI ini menyoroti berbagai peluang penerapan kecerdasan buatan (AI) dalam transformasi ekonomi digital Indonesia. Berbagai tokoh penting dari legislatif, dunia usaha, perbankan, hingga pelaku UMKM turut memberikan pandangan dan strategi menghadapi era digital yang semakin disruptif.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Ketua Umum KEIND, Afda Rizal Armashita, menekankan pentingnya kecerdasan buatan sebagai akselerator efisiensi dan daya saing. Namun ia juga mengingatkan perlunya regulasi untuk memastikan keadilan dan perlindungan konsumen.

“Kami mendukung kemajuan teknologi, tetapi konsumen tidak boleh menjadi korban. Persaingan harus adil, dan semua pelaku usaha perlu mendapat ruang yang setara,” tegasnya.

Ia juga menyoroti pentingnya kebijakan anti-monopoli dan perlindungan konsumen, terutama di tengah arus transformasi digital yang mengubah lanskap interaksi antara produsen dan konsumen.

Dalam kesempatan yang sama, Wakil Ketua Komisi VI DPR RI, Adisatrya Suryo Sulistio, menyampaikan pentingnya mendorong digitalisasi UMKM dan penguatan ekonomi berbasis desa. Ia menilai, Indonesia memiliki kekayaan komoditi lokal seperti kopi dan teh yang dapat dikembangkan menjadi aset digital melalui teknologi seperti NFT dan blockchain.

Baca Juga :  BRI KC Jakarta S. Parman Gelar Meeting Bersama Regional Assurance Head

“Kita harus membangun ekonomi dari desa. Potensi desa luar biasa. Komoditas lokal bisa menjadi fondasi ekonomi digital baru,” ujar Adisatrya.

Ia juga menyoroti pentingnya membangun regulasi inklusif yang mendorong pemerataan akses teknologi, termasuk bagi UMKM dan masyarakat desa.

Senada, Wakil Ketua KEIND Bidang Logistik dan Rantai Pasok, Juliana Sophfia Damu, menyampaikan bahwa transformasi digital sudah menjadi bagian dari keseharian para pelaku usaha. Ia menilai bahwa edukasi publik menjadi kunci dalam mengoptimalkan peluang ekonomi digital.

“Masyarakat harus disiapkan untuk menghadapi era tanpa uang tunai. Edukasi digital finance harus menyentuh seluruh lapisan penduduk,” katanya.

Juliana juga menekankan pentingnya pemahaman tentang dunia maya sebagai ruang baru transaksi dan pertukaran nilai yang akan mendominasi ekonomi masa depan.

Sementara itu, Presiden Direktur The Asian Banker, Foo Boon Ping, mengungkapkan bahwa Indonesia memiliki posisi strategis dalam peta ekonomi digital Asia. Dengan populasi besar dan pertumbuhan teknologi yang pesat, Indonesia menjadi laboratorium ideal untuk menguji inovasi di sektor keuangan dan perdagangan digital.

“Indonesia adalah pasar dengan potensi besar. Dukungan regulasi dan keterbukaan terhadap inovasi akan menentukan daya saingnya di tingkat global,” ujar Foo.

Ia juga menyampaikan bahwa The Asian Banker Summit 2025 akan menjadi ajang kolaborasi lintas negara untuk mempercepat adopsi teknologi keuangan masa depan.

Baca Juga :  Glodon Bergabung dalam PAQS Congress 2025 di Indonesia: Dorong Masa Depan Konstruksi Digital dan Quantity Surveying

FGD ini juga menjadi ajang diskusi tentang rancangan Undang-Undang baru, termasuk UU Perlindungan Konsumen dan revisi UU Persaingan Usaha. Legislator menyatakan komitmennya untuk mendorong regulasi yang adaptif terhadap perkembangan teknologi dan perlindungan hak konsumen.

“Kami ingin memastikan bahwa inovasi tidak mengorbankan keadilan dan keterjangkauan. Regulasi harus progresif dan berpihak pada keseimbangan pasar,” jelas Adisatrya.

AI dinilai mampu mendorong kecepatan analisa dan pengambilan keputusan di sektor perbankan dan fintech. Proses yang sebelumnya memakan waktu kini bisa dilakukan dalam hitungan detik, sehingga mempercepat layanan dan meningkatkan kepuasan konsumen.

Namun, kecepatan ini juga menimbulkan risiko keamanan data, bias algoritma, hingga penyalahgunaan informasi. Oleh karena itu, diskusi seperti FGD ini dinilai penting sebagai forum refleksi dan koordinasi lintas sektor.

FGD ini mencerminkan keseriusan Indonesia dalam mempersiapkan masa depan ekonomi digital yang inklusif, kompetitif, dan berkeadilan. Dengan AI sebagai teknologi kunci, tantangannya kini adalah bagaimana mengelola transformasi ini secara etis dan berkelanjutan.

KEIND dan The Asian Banker berhasil menghadirkan ruang dialog produktif, menyatukan perspektif dari legislatif, pelaku industri, UMKM, hingga investor global. Ini menjadi pondasi kuat menuju The Asian Banker Summit 2025 dan era baru ekonomi digital Indonesia.

Berita Terkait

PRISMA Dorong Standar HSE Data Center Naik Kelas, Perkuat Kompetensi SDM Hadapi Proyek Mission Critical
GUT Perluas Bisnis ke Industri Data Center, Perkuat SDM dan Kapabilitas EPC
Rayakan Semangat Kemerdekaan, ‎Adira Expo Di Bogor Hadirkan Solusi Finansial Lengkap Untuk Wujudkan Beragam Impian
Grand Seminar Mining Nation Revolution Tegaskan Hilirisasi Minerba sebagai Pilar Industrialisasi dan Kedaulatan Ekonomi
150 Peserta Mancanegara Ramaikan The 6th FUN ASIA EXPO Indonesia 2026, Perkuat Industri Taman Rekreasi dan Ekosistem Pariwisata Nasional
Kapal Panamax Pertama Bersandar di Patimban, MSC BREMERHAVEN V Bawa Ratusan Kontainer Suku Cadang BYD
238 Korban KMP Mutiara Sentosa II Berhasil Dievakuasi, Kemenhub Audit Operator dan Dukung Investigasi KNKT
Menhub Dudy Pastikan Hak Korban Kebakaran KMP Mutiara Sentosa II Dipenuhi, 229 Selamat dan 5 Meninggal

Berita Terkait

Minggu, 9 Agustus 2026 - 08:42 WIB

PRISMA Dorong Standar HSE Data Center Naik Kelas, Perkuat Kompetensi SDM Hadapi Proyek Mission Critical

Sabtu, 8 Agustus 2026 - 17:23 WIB

GUT Perluas Bisnis ke Industri Data Center, Perkuat SDM dan Kapabilitas EPC

Kamis, 6 Agustus 2026 - 16:59 WIB

Rayakan Semangat Kemerdekaan, ‎Adira Expo Di Bogor Hadirkan Solusi Finansial Lengkap Untuk Wujudkan Beragam Impian

Kamis, 6 Agustus 2026 - 16:44 WIB

Grand Seminar Mining Nation Revolution Tegaskan Hilirisasi Minerba sebagai Pilar Industrialisasi dan Kedaulatan Ekonomi

Rabu, 5 Agustus 2026 - 11:16 WIB

150 Peserta Mancanegara Ramaikan The 6th FUN ASIA EXPO Indonesia 2026, Perkuat Industri Taman Rekreasi dan Ekosistem Pariwisata Nasional

Berita Terbaru

Berita Aktual

Camat Leuwiliang Pimpin Upacara HUT ke-81 Kemerdekaan RI

Senin, 17 Agu 2026 - 22:02 WIB