Miris! Toko Obat Terlarang Berkedok Konter Pulsa Beroperasi di Permukiman, Kuat Dugaan Perangkat RT dan Oknum Berseragam Dapat Jatah Koordinasi

- Jurnalis

Minggu, 6 April 2025 - 14:18 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Toko Penjual Obat Terlarang Berkedok Konter Pulsa (foto: suararealitas).

Toko Penjual Obat Terlarang Berkedok Konter Pulsa (foto: suararealitas).

Bekasi, Suararealitas.co – Maraknya peredaran obat tanpa izin edar di Kota Bekasi dinilai lantaran penegakan hukum yang lemah. Minggu, (6/4/2025).

Selain penegakan hukum yang dianggap lemah, sudah menjadi rahasia umum jika para kartel obat ini memberikan uang setoran kepada oknum tidak bertanggung jawab agar bisnis mereka dapat berjalan lancar.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Seperti toko obat keras yang terletak di Jl. Dukuh Zamrud, Kelurahan Padurenan, Mustika Jayaini. Hal yang sangat disayangkan yaitu karena toko obat terlarang ini dapat beroperasi di tengah permukiman penduduk yang kelilingi sekolah dan rumah ibadah. Dalam hal ini peran RT dan RW patut dipertanyakan.

Saat redaksi kami melakukan investigasi sang penjaga toko tersebut mengungkapkan jika pemilik toko tersebut di duga membayarkan uang koordinasi kepada oknum berseragam dan juga lingkungan setempat salah satu nya seorang Ketua RT bernama Herman agar dapat dengan leluasa menjalankan bisnis haram nya tersebut.

Baca Juga :  Peningkatan Literasi, Gubenur DKI Dukung Hanjaba 2025

Para pengedar ini seakan dapat leluasa menjalankan bisnis haram nya tersebut dan seakan mereka kebal hukum.

Seorang pemerhati lingkungan, yang akrab disapa Fahri yang juga sekaligus warga sekitar mengungkapkan “Peredaran obat keras tanpa izin ini sudah melampaui batas dan harus di berantas. Selain sudah tidak menghargai UU juga merusak mental generasi penerus bangsa.”

Toko obat terlarang yang berkedok menjual aksesori dan konter pulsa ini sudah dipastikan menjadi tempat penjualan obat terlarang (tanpa izin edar) seperti Tramadol, Trihexphenydil dan Hexymer.

Baca Juga :  Satresnarkoba Wonosobo Tangkap Pria Muda Bawa Sabu di Dekat TPA Jlegong

“Dalam hal ini tentunya melanggar UU yaitu Undang-Undang No. 36 Tahun 2009 Tentang Kesehatan, Undang-Undang No. 7 Tahun 1963 tentang Farmasi dan Undang-Undang No. 8 Tahun 1999 tentang Perlindungan Konsumen,” tutup Fahri.

Fahri yang mewakilkan sebagian warga yang menentang adanya toko obat keras tersebut di wiayah mereka meminta kepada aparat penegak hukum khusus nya Polsek Bantargebang dan Polres Metro Bekasi Kota agar dapat mengambil tindakan tegas.

“Jika hingga 3 hari kedepan tidak ada tindakan dari Kepolisian ataupun pihak Kecamatan dan Kelurahan maka kami sediri warga Perumahan Dukuh Zamrud yang akan mengambil tindakan tegas kepada toko obat tersebut.” tutup Fahri

Berita Terkait

PT Cocoman Klarifikasi Terkait Pemberitaan Dugaan Korupsi Tambang Nikel, Tegaskan Junjung Asas Praduga Tak Bersalah
HUT ke-58 Pusrehabkeshan Kemenhan, Ribuan Warga Tanjung Pasir Nikmati Bakti Sosial dan Layanan Kesehatan Gratis
Munas Ke-1 BAI Siap Digelar di Jakarta
Sidak di RW 05 Poris Gaga, Komisi I : Himbau Para Pengembang di Kota Tangerang Berikan Akses Jalan Untuk Warga
HIMAPI UCA Jadikan Berbagi Sebagai Budaya
Penjual Air Gun Beromzet Ratusan Juta Diringkus saat Transaksi
Polsek Kawasan Muara Baru Polres Priok Gelar, Jaga Jakarta On The Spot (JJOS) Nonton Bareng Piala Dunia 2026, Perkuat Sinergitas dan Sampaikan Pesan Kamtibmas kepada Masyarakat
Kasus Pengeroyokan Di Cengkareng Belum Terungkap, Publik Menanti Hasil Penyelidikan

Berita Terkait

Minggu, 28 Juni 2026 - 15:40 WIB

PT Cocoman Klarifikasi Terkait Pemberitaan Dugaan Korupsi Tambang Nikel, Tegaskan Junjung Asas Praduga Tak Bersalah

Sabtu, 27 Juni 2026 - 18:13 WIB

Munas Ke-1 BAI Siap Digelar di Jakarta

Sabtu, 27 Juni 2026 - 14:05 WIB

Sidak di RW 05 Poris Gaga, Komisi I : Himbau Para Pengembang di Kota Tangerang Berikan Akses Jalan Untuk Warga

Jumat, 26 Juni 2026 - 19:52 WIB

HIMAPI UCA Jadikan Berbagi Sebagai Budaya

Jumat, 26 Juni 2026 - 14:15 WIB

Penjual Air Gun Beromzet Ratusan Juta Diringkus saat Transaksi

Berita Terbaru