Hadapi Fitnah Tidak Berdasar, Keluarga Presiden Tetap Junjung Transparansi dan Integritas

- Jurnalis

Kamis, 5 September 2024 - 14:35 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jakarta –  Keluarga Presiden RI Joko Widodo (Jokowi) tetap terus menjunjung tinggi transparansi dan integritas, utamanya dalam menghadapi gelombang fitnah tidak berdasar.

Hal tersebut berkaitan dengan banyaknya isu negatif yang terlihat sangat berupaya mendiskreditkan Kepala Negara beserta keluarganya.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Tudingan tidak berdasar menyasar kepada Kaesang Pangarep yang dituduh menerima gratifikasi terkait penggunaan pesawat jet pribadi ke Amerika Serikat (AS) bersama sang istri.

Bukan hanya itu, namun Kaesang juga dituduh sempat menghilang setelah mencuatnya kasus tersebut.

Menjawab itu semua, ternyata Ketua Umum Partai Solidaritas Indonesia itu terus menjunjung transparansi dan integritas.

Terbukti, bahwa pada hari Rabu (4/9) dia tetap dengan rutin menghadiri kegiatan di Kantor DPP PSI untuk meminpin rapat.

Kemunculan Kaesang di kantornya pada sore hari itu jelas sekaligus menjadi bukti nyata bahwa dirinya sama sekali tidak menghilang seperti isu yang beredar di media sosial.

Baca Juga :  ‎PLN Indonesia Power Unit Bisnis Pembangkitan (UBP) Dalam Kegiatan Bakti Sosial Dengan TNI AL

Turun dari mobil, Kaesang yang mengenakan kemeja biru dongker langsung bergegas masuk ke dalam Kantor DPP PSI. Kaesang mengaku kedatangan sore itu untuk menghadiri rapat bersama jajaran PSI. 

“Rapat dulu, rapat dulu,” ucapnya kepada wartawan.

Pada kesempatan berbeda, Sekjen PSI, Raja Juli Antoni turut membantah tudingan bahwa Kaesang menghilang.

Menurutnya, Ketum PSI itu sudah tiba di Jakarta sejak tanggal 28 Agustus 2024 dan langsung menghadiri berbagai agenda rapat di Kantor DPP PSI.

“Mas Kaesang Pangarep sudah berada di Jakarta sejak tanggal 28 Agustus 2024, pagi hari. Siangnya setelah salat zuhur, Mas Kaesang langsung bergabung di DPP PSI, Jalan Wahid Hasyim 194 Tanah Abang, Jakarta Pusat,” ujar Raja Juli

Baca Juga :  Kementerian Sosial Gelar Santunan dan Buka Puasa Bersama 1000 Anak Yatim dan Dhuafa

Berkaitan dengan dugaan gratifikasi, Anggota Komisi III DPR RI, Benny K Harman mengkritik KPK yang ingin memanggil Kaesang untuk dimintai klarifikasi.

Hal tersebut menurutnya hanya akan membuat gaduh, terlebih Kaesang sendiri bukan merupakan penyelenggara negara atau pejabat publik sehingga tidak terikat dengan aturan sebagai berlaku untuk para pejabat.

Sejatinya Kaesang sendiri tetap swasta, sehingga misalnya dia menyewa jet pribadi pun, itu semua menjadi haknya.

“Oleh sebab itu, kalau dia mau sewa private jet, kemana, itu adalah haknya beliau. Ndak perlu KPK membuang-buang waktu yang enggak perlu gitu ya,” kata Benny.

Berita Terkait

Patroli Gabungan Brimob Amankan Empat Motor Diduga untuk Balap Liar di Jakarta Timur
Polda Metro Jaya Berhasil Mengungkap Peredaran 2,05 Kilogram Ganja, 1 Pria Diamankan
Jaga Rasa Aman Warga, Polda Metro Jaya Perkuat Pengamanan Pilkades di Kabupaten Bekasi
Rakerda II DMI Jakarta Utara Bahas Penguatan Fungsi Masjid dan Pemberdayaan Umat
25 Personel Polres Pelabuhan Tanjung Priok Dikerahkan Amankan Pilkades di Kabupaten Bekasi
Industri Rokok Disebut Ajukan Sertifikasi Halal, FKBI Soroti Kepastian Status Produk
Polri Ulurkan Tangan Untuk Sesama, Bakti Sosial di Panti Asuhan Yatim Piatu Nuruz Zahroh
Tinjau Lokasi Karhutla di Sumatera Selatan, Menko Polkam: Hadapi Karhutla seperti di Medan Tempur, Fokuskan Kekuatan secara Tepat dan Terukur

Berita Terkait

Sabtu, 19 September 2026 - 17:04 WIB

Patroli Gabungan Brimob Amankan Empat Motor Diduga untuk Balap Liar di Jakarta Timur

Sabtu, 19 September 2026 - 16:57 WIB

Jaga Rasa Aman Warga, Polda Metro Jaya Perkuat Pengamanan Pilkades di Kabupaten Bekasi

Sabtu, 19 September 2026 - 14:52 WIB

Rakerda II DMI Jakarta Utara Bahas Penguatan Fungsi Masjid dan Pemberdayaan Umat

Sabtu, 19 September 2026 - 14:50 WIB

25 Personel Polres Pelabuhan Tanjung Priok Dikerahkan Amankan Pilkades di Kabupaten Bekasi

Sabtu, 19 September 2026 - 12:29 WIB

Industri Rokok Disebut Ajukan Sertifikasi Halal, FKBI Soroti Kepastian Status Produk

Berita Terbaru