Pembuangan Limbah Resto Bebek Carok Diduga Bocor, Warga Ciledug Keluhkan Bau Tak Sedap Muncul dari Aliran Irigasi hingga ke Jalan

- Jurnalis

Minggu, 9 Maret 2025 - 11:31 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Air limbah yang meluber ke aliran irigasi hingga jalan diduga milik Restoran Bebek Carok di Ciledug yang alami kebocoran tersebut dikeluhkan warga sekitar lantaran mengeluarkan bau tak sedap. (Foto: Istimewa).

Air limbah yang meluber ke aliran irigasi hingga jalan diduga milik Restoran Bebek Carok di Ciledug yang alami kebocoran tersebut dikeluhkan warga sekitar lantaran mengeluarkan bau tak sedap. (Foto: Istimewa).

TANGERANG, suararealitas.co – Warga di sekitar Jalan Hos Cokroaminoto, Gg H.Sipin, Kelurahan Karang Timur, Kecamatan Karang Tengah, Kota Tangerang mengeluhkan bau busuk yang diduga berasal dari sebuah restoran yang ada di daerah tersebut.

Dilansir dari ifakta.co, Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Tangerang minta restoran itu memperbaiki instalasi pengolah limbahnya.

Salah seorang warga bernama Dadang, menyebut bau limbah dari restoran tersebut berdampak ke sekitar wilayah tersebut.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Inimah penyebabnya dugaan saya dari resto Bebek Carok bang, memang dari dulu juga seperti itu meluber tumpah ke jalan sampai pom bensin Shell sana. Dampaknya bau limbah seperti bau busuk, takutnya jadi penyakit gangguan pernapasan aja,” kata Dadang, seperti dikutip dari ifakta.co, Minggu (09/03/2025).

Baca Juga :  Kapolsek Teluknaga Dampingi Kapolres Tangerang Kota Kunjungan Ke Desa Rawa Rengas

Rumah Dadang tidak jauh persis dengan restoran tersebut bahkan langsung bisa mencium aroma limbah sebelum dan sesudah meluber ke jalan raya. Kondisi ini sudah dirasakan sekitar beberapa minggu yang lalu.

“Kebetulan tidak jauhlah dari resto ada rumah kecil itu rumah saya. Jadi kami bisa lihat aktivitas dan menimbulkan bau sering kali tercium dan lalat juga masuk ke kami. Pas goreng ikan baunya enak, tapi kalau goreng sambal, gebres-gebres (bersin),” jelas Dadang.

Baca Juga :  Kang Rahmad Sukendar Demo di Kejaksaan Agung Buntut Laporkan Dugaan Seleksi JPT Tertutup di Kabupaten Serang

Dia pun berharap kepada Satpol PP dan Dinas LH Kota Tangerang supaya mengecek izin lingkungan dan amdal dari restoran tersebut.

Selain itu, pihak pengelola juga diminta membuat Ipal (instalasi pengolah limbah) yang mumpuni.

Diketahui sebelumnya, bahwa peristiwa serupa juga pernah terjadi, namun kini terulang kembali yang membuat kumuh sehingga merusak pemandangan di sekitar.

Bahkan dugaan sementara suararealitas.co bahwa persoalan ini disebabkan adanya kebocoran dari saluran pembuangan restoran itu dan mereka membuang air limbah melalui saluran pembuangan umum warga.

Penulis : Za

Sumber Berita: Ifakta.co

Berita Terkait

Sosok Ketua DPRD Dimata Komisi 3: Mengedepankan Musyawarah Setiap Keputusan
Makan Minum Rapat Rp1,49 Miliar di Rajeg Viral di Media Sosial, BARATA Layangkan Somasi
Bungkam Soal Konsumsi Rp1,49 Miliar, Kini 40 Proyek Infrastruktur Rajeg Jadi Sorotan
Rp1,49 Miliar untuk Nasi Kotak Rapat, Kecamatan Rajeg Kenyang Anggaran
Fungsi Kejaksaan Negeri Kota Tangerang Disorot, GMNI Desak Respons Atas Laporan Penyalahgunaan Wewenang
Tahun Baru Hijriyah: Saatnya Berhijrah dari Seremoni ke Substansi
Pelayanan Publik Balai Desa Warungpring Dikritik Warga, Kades Dinilai Persulit Permohonan Salinan Warkah Tanah
BPKAD Bungkam Terkait BPKB Milik Armada DLHK yang Terselip

Berita Terkait

Kamis, 23 Juli 2026 - 12:44 WIB

Sosok Ketua DPRD Dimata Komisi 3: Mengedepankan Musyawarah Setiap Keputusan

Selasa, 23 Juni 2026 - 13:33 WIB

Makan Minum Rapat Rp1,49 Miliar di Rajeg Viral di Media Sosial, BARATA Layangkan Somasi

Minggu, 21 Juni 2026 - 21:03 WIB

Bungkam Soal Konsumsi Rp1,49 Miliar, Kini 40 Proyek Infrastruktur Rajeg Jadi Sorotan

Jumat, 19 Juni 2026 - 18:48 WIB

Rp1,49 Miliar untuk Nasi Kotak Rapat, Kecamatan Rajeg Kenyang Anggaran

Selasa, 16 Juni 2026 - 19:59 WIB

Fungsi Kejaksaan Negeri Kota Tangerang Disorot, GMNI Desak Respons Atas Laporan Penyalahgunaan Wewenang

Berita Terbaru