JAKARTA, Suararealitas.co – Suku Dinas Sumber Daya Air (Sudin SDA) Kota Administrasi Jakarta Utara terus melakukan upaya pemeliharaan saluran air guna mengantisipasi terjadinya genangan dan banjir saat musim penghujan. Salah satu kegiatan yang tengah dilaksanakan adalah pengurasan lumpur pada PHB di kali yang berada di kawasan Kantor Kecamatan Tanjung Priok, Rabu, (1/7/26).
Pekerjaan tersebut dikerjakan oleh tujuh personel PJLP Sudin SDA Jakarta Utara dengan target penyelesaian selama dua minggu. Kegiatan ini dilakukan sebagai langkah normalisasi saluran agar aliran air kembali lancar dan mampu menampung debit air secara optimal.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Koordinator Lapangan (Korlap) PJLP, Dalim, menjelaskan bahwa pengurasan lumpur dilakukan berdasarkan arahan dari Sudin SDA Jakarta Utara setelah hasil pemantauan menunjukkan adanya sedimentasi lumpur yang cukup tebal dan berpotensi menghambat aliran air.
“Sedimentasi lumpur di saluran ini sudah cukup tebal sehingga perlu segera dilakukan pengurasan. Lebar saluran sekitar 2,40 meter dengan panjang pekerjaan mencapai kurang lebih 8,80 meter kubik. Kami menargetkan pekerjaan ini selesai dalam waktu dua minggu agar fungsi saluran dapat kembali maksimal,” ujar Dalim.
Menurutnya, kegiatan pengurasan dilakukan secara bertahap dengan tetap memperhatikan aspek keselamatan kerja serta memastikan proses pembersihan tidak mengganggu aktivitas masyarakat di sekitar lokasi. Lumpur hasil kurasan kemudian diangkut agar tidak kembali masuk ke dalam saluran.

Sudin SDA Jakarta Utara berharap melalui kegiatan ini kapasitas saluran air dapat meningkat sehingga mampu mengurangi risiko genangan maupun banjir ketika intensitas hujan tinggi. Program pemeliharaan saluran seperti ini juga menjadi bagian dari upaya rutin pemerintah dalam menjaga infrastruktur pengendalian banjir di wilayah Jakarta Utara.
Sementara itu, salah seorang warga bernama Wati mengaku senang dengan adanya kegiatan pengurasan lumpur yang dilakukan oleh petugas Sudin SDA. Menurutnya, selama ini sedimentasi yang menumpuk membuat aliran air kurang lancar, terutama saat hujan deras.
“Kami sebagai warga merasa senang dan berterima kasih kepada Sudin SDA yang sudah melakukan pengurasan lumpur di saluran ini. Mudah-mudahan saat musim penghujan nanti tidak terjadi banjir lagi dan air bisa mengalir dengan lancar,” ungkap Wati.
Warga berharap kegiatan pemeliharaan saluran air dapat terus dilakukan secara berkala agar kondisi lingkungan tetap bersih dan sistem drainase berfungsi dengan baik. Dengan sinergi antara pemerintah dan masyarakat, diharapkan upaya pencegahan banjir di wilayah Jakarta Utara dapat berjalan lebih efektif.
Reporter: Kipray




































