JAKARTA, suararealitas.co – Jakarta Timur kini menghadapi stigma baru sebagai surganya idaman bagi para pemasok dan pedagang obat keras terbatas atau biasa orang sebut pil koplo.
Fenomena ini bukan sekadar isu kecil maupun baru, melainkan problematika sosial yang semakin meresahkan masyarakat, sehingga jelas menjadi lahan basah bagi sebagian oknum nakal untuk meraup pundi-pundi rupiah.
Hasil investigasi, suararealitas.co menemukan sebuah aktivitas peredaran pil koplo di Jl. Marzuki 8 No.17 9, RT.9/RW.14, Penggilingan, Cakung Timur, Jakarta Timur, Selasa (23/6/2026).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Saat dikonfirmasi, seorang penjaga toko enggan memberikan informasi secara terbuka soal jejak kartel pil koplo maupun dugaan oknum anggota berseragam coklat aktif dari wilayah sekitar Cakung, Jakarta Timur.
“Saya disuruh jaga toko aja bang. Kalau koordinasi urusannya sama bos,” singkat penjual toko yang enggan menyebutkan namanya.
Sementara itu, seorang sumber yang meminta identitasnya dirahasiakan lantaran keamanan mengungkap adanya dugaan praktik setoran rutin kepada oknum aparat.
“Mereka setor ke oknum Polsek setempat dan juga ke Polres,” ujar sumber tersebut.
Kendati demikian, masyarakat pun menilai, kondisi ini sudah memasuki tahap darurat. Banyak kasus kriminalitas, tawuran, hingga gangguan kesehatan mental yang dipicu konsumsi obat keras tanpa izin edar.
Namun, penindakan dari pihak berwenang masih dianggap sporadis dan belum menyentuh akar permasalahan.
Maraknya perdagangan obat ilegal di Jakarta Timur khususnya Cakung bukan tanpa sebab.
Lemahnya pengawasan aparat, minimnya koordinasi antar instansi, serta tingginya permintaan di kalangan pengguna menjadi celah yang dimanfaatkan oleh para pengedar.
Cakung yang berbatasan langsung dengan Bekasi juga menjadi jalur transit strategis bagi jaringan pemasok obat-obatan terlarang dari berbagai daerah.
Polres Metro Jakarta Timur maupun Polsek Cakung belum memberikan keterangan resmi soal isu surganya pemasok dan pedagang pil koplo tersebut.
Kini, suararealitas.co tengah berusaha melakukan konfirmasi kepada pihak terkait. Konfirmasi akan dimuat pada kolom berikutnya.
Di saat situasi tidak menentu, suararealitas.co tetap berkomitmen memberikan fakta dan realita jernih dari situasi dan kondisi lapangan. Ikuti terus update terkini suararealitas.co.




































