JAKARTA, suararealitas.co – Diduga menjadi korban kejahatan dengan modus hipnotis atau gendam, Muhamad Kholis Fiqih (29), seorang warga Kapuk, Cengkareng, Jakarta Barat harus kehilangan sepeda motor Honda Beat tahun 2025 bernopol B 5935 BPL.
Korban disebut hendak berangkat kerja pada pukul 12.20 WIB bertemu orang tak dikenal di pinggir jalan yang meminta tolong untuk di antar sampai rumahnya.
Berniat membantu, korban menyuruh oramg tersebut menaiki motornya. Di situ lah, korban hilang kesadaran dan motornya dibawa pelaku.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
“Setibanya di jalan, dia meminjam motor kepunyaan saya, dengan alasan ingin menjemput kiyai untuk ceramah,” ungkap Kholis saat dimintai keterangan suararealitas.co, Sabtu (6/6).
Dia mengaku, bahwa setibanya di Jl. Lesmana RT.01/RW.09, Rawa Buaya, Cengkareng, orang tak dikenal itu terus memaksa dirinya untuk meminjamkan motornya dan dikasih map berwarna coklat kosong dengan alasan sebagai jaminan.
“Kemudian, saya tunggu-tunggu sampai pukul 13.00 WIB, orang tersebut tidak kunjung hadir,” murungnya dengan berkaca-kaca meratap kesedihan.
Suararealitas.co mengingatkan masyarakat agar tidak mudah percaya kepada orang yang baru dikenal, terutama yang menawarkan bantuan, hadiah, atau mengajak berbicara secara berlebihan dengan maksud tertentu.
Selain itu juga diimbau untuk tidak memperlihatkan uang tunai dalam jumlah besar serta selalu menjaga barang berharga yang dibawa.
Penulis : Zapong
Editor : Za




































