Kopsyah Benteng Mikro Indonesia Bangun Rumah Warga Kurang Mampu di Mekar Sari

- Jurnalis

Jumat, 19 November 2021 - 12:36 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

 

Kopsyah Benteng Mikro Indonesia Bangun Rumah Warga Kurang Mampu di Mekar Sari
Koperasi Syariah (Kopsyah) Benteng Mikro Indonesia (BMI) membedah rumah nasabah siap layak huni di Mekar Sari.

Suararealitas.com, Kabupaten Tangerang – Koperasi Syariah (Kopsyah) Benteng Mikro Indonesia (BMI) membedah rumah nasabah menjadi layak huni melalui program pembangunan Hibah Siap Huni, tepatnya Kampung Kongsi Baru RT.06/01 Desa Mekar Sari, Kecamatan Rajeg, Kabupaten Tangerang. 

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Dalam giat tersebut sekaligus penyerahan kunci rumah kepada sang pemilik Acap (51) dihadiri, Wakil Presiden Direktur, Radius Usman beserta staf, Sekcam Rajeg, Nurhanudin, Kepala Desa Mekar Sari, Hj Fadlah, Babinsa, Binamas, para nasabah dan masyarakat  setempat. 

Menurut keterangan Wakil presiden Direktur Kopsyah BMI Radius Usman dalam sambutanya mengatakan, sebelumnya, ada rumah nasabah yang dibedah itu melalui proses terlebih dahulu. 

“Karena setiap proses pemilihan rumah yang dibangun tentunya melalui proses yang tidak mudah, harus masing masing dari anggota, dengan kategori rumah yang tidak layak huni,” kata Radius sebelum menyerahkan kunci kepada sang pemilik rumah Acap (51), Kamis (18/11/2021).

Dijelaskan Radius, bedah rumah yang dilakukan tersebut dari uang infaq para nasabah dari hasil gotong royong setiap minggunya yang dikumpulkan dan diberikan melalui koperasi. 

“Bedah rumah ini adalah uang umat yang dikumpulkan secara gotong royong melalui  koperasi, dan setiap pencairan ada satu persen yang seharusnya  menjadi pendapatan koperasi kita sisihkan untuk kesejahteraan masyarakat dan bedah rumah inilah bukti nyatanya,” jelasnya.

Baca Juga :  Petugas BBWS Tinjau Langsung atas Laporan Warga, Yudi: Bagi yang Sudah Terlanjur Dirikan Bangunan di Bantaran Kali Konto Segera Bongkar Mandiri!

Radius berharap, agar kedepannya bisa amanah membangun rumah masyarakat yang tidak layak huni menjadi layak huni yang harus dibantunya. 

“Kami yakin, masih banyak rumah yang harus dibantu dan masih banyak orang yang tadinya mapan dimasa pandemi ini langsung turun. banyak, maka dari itu saya tidak sungkan mengajak bapak dan ibu semua menjadi anggota BMI,” paparnya.

Menurut Radius, di Desa Mekar Sari sendiri ada 2325 KK, yang menjadi anggota ini sudah bagus dibandingkan banyak desa. mencapai 425 orang yang menjadi anggota BMI.

“Tapi masih banyak, ada 1900 KK yang belum menjadi anggota BMI. karena yang bisa membantu seseorang itu adalah diri seseorang itu sendiri atau tetangga yang terdekat. Kopsyah  BMI adalah wadah yang tepat untuk menabung, menginfaqkan bahkan meminjam, dan untuk mengambilnya pun mudah ada anak cabang yang terdekat,” imbuhnya.

Dikatakan Radius, Program Hibah Rumah Layak Huni dari Kopsyah BMI tersebut dalam jangka waktu setahun itu 100 rumah yang dibangun dengan anggaran per satu rumah sebesar 52 Juta rupiah.

“sementara yang sudah terbangun sebanyak 328 rumah, dan yang dibangun harus tanah hak milik sendiri. Intinya, kami mengajak sebagai koperasi ini dan buktikan bahwa kami serius berkoperasi dengan tujuan menciptakan  kesejahteraan masyarakat,” tukasnya.

Ditempat yang sama, Sekcam Kecamatan Rajeg Nurhanudin mengatakan, diwilayah Kecamatan Rajeg sudah ada beberapa rumah yang sudah dibangun oleh Kopsyah BMI. 

Baca Juga :  Polsek Teluknaga Bersama Dinkes Kecamatan Kosambi Lakukan Swab Antigen Door To Door

“Ini rumah yang ketiga, dan sudah ada beberapa rumah yang sudah dibangun oleh Kopsyah BMI melalui  Program Pembangunan Hibah Siap Huni,” katanya.

Menurutnya, Program dari Kopsyah BMI ini sangat membantu program pemerintah daerah dengan program ‘GEBRAK PAKUMIS’ sama membangun rumah masyarakat yang kurang mampu menjadi layak huni. 

“Program dari Kopsyah BMI ini cukup membantu sekali, paling tidak, yang tadinya rumah warga yang belum mendapatkan dari program pemerintah yang belum bisa menjangkau semua sasaran yang berhak mendapatkan rumah layak huni, yang tadinya belum  mendapatkan dari program pemerintah daerah bisa tertutupi melalui program BMI ini, kita saling bersinergi antara Pemda dengan pihak lain yang membantu masyarakat yang kurang mampu untuk memiliki rumah layak huni,” ucapnya.

Dikatakannya, secara legal formal BMI sendiri sudah jelas, serta kontribusi kepada masyarakat sendiri sudah terbukti.

“Bantuan Pembangunan  Hibah Rumah Siap Huni dari Kopsyah BMI ini diberikan kepada warga yang kurang mampu secara cuma cuma tanpa dipungut biaya,” paparnya.

Selain itu, pemilik rumah yang  mendapatkan program dari Kopsyah BMI melalui Program Pembangunan Hibah Rumah Siap Huni, Acap (51) mengucapkan rasa syukur dan terima kasih atas bantuan yang diberikan kepadanya. 

“Saya ucapkan terima kasih kepada Kopsyah Benteng Mikro Indonesia (BMI) yang sudah membangun rumah saya menjadi seperti ini,” ujarnya.*(Za)

Berita Terkait

Makan Minum Rapat Rp1,49 Miliar di Rajeg Viral di Media Sosial, BARATA Layangkan Somasi
Bungkam Soal Konsumsi Rp1,49 Miliar, Kini 40 Proyek Infrastruktur Rajeg Jadi Sorotan
Rp1,49 Miliar untuk Nasi Kotak Rapat, Kecamatan Rajeg Kenyang Anggaran
Fungsi Kejaksaan Negeri Kota Tangerang Disorot, GMNI Desak Respons Atas Laporan Penyalahgunaan Wewenang
Tahun Baru Hijriyah: Saatnya Berhijrah dari Seremoni ke Substansi
Pelayanan Publik Balai Desa Warungpring Dikritik Warga, Kades Dinilai Persulit Permohonan Salinan Warkah Tanah
BPKAD Bungkam Terkait BPKB Milik Armada DLHK yang Terselip
Idul Adha: Ketika Pisau Kurban Tajam ke Hewan, Tapi Tumpul ke Keserakahan

Berita Terkait

Selasa, 23 Juni 2026 - 13:33 WIB

Makan Minum Rapat Rp1,49 Miliar di Rajeg Viral di Media Sosial, BARATA Layangkan Somasi

Minggu, 21 Juni 2026 - 21:03 WIB

Bungkam Soal Konsumsi Rp1,49 Miliar, Kini 40 Proyek Infrastruktur Rajeg Jadi Sorotan

Jumat, 19 Juni 2026 - 18:48 WIB

Rp1,49 Miliar untuk Nasi Kotak Rapat, Kecamatan Rajeg Kenyang Anggaran

Selasa, 16 Juni 2026 - 19:59 WIB

Fungsi Kejaksaan Negeri Kota Tangerang Disorot, GMNI Desak Respons Atas Laporan Penyalahgunaan Wewenang

Senin, 15 Juni 2026 - 23:40 WIB

Tahun Baru Hijriyah: Saatnya Berhijrah dari Seremoni ke Substansi

Berita Terbaru