Aksi Demo Aliansi Mahasiswa Papua di Bubarkan Polrestabes Kota Semarang dan PGN

- Jurnalis

Minggu, 19 Desember 2021 - 20:56 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

 

Aliansi Mahasiswa Papua

Suararealitas.com, Semarang – Polrestabes Kota Semarang didampingi Patriot Garuda (PGN) Nusantara Jateng dapat membubarkan paksa aksi demo yang dilakukan Aliansi Mahasiswa Papua (AMP) dinilai tidak sesuai ketentuan yang berlaku menurut hukum di Indonesia. Sabtu, (19/21).

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Para pendemo yang berencana melakukan aksinya pada pukul 06.00 Wib di Kota Semarang yang tidak memiliki izin tersebut dapat di bubarkan di jalan Imam Barjo Semarang Kota yang berada tidak jauh dari kampus Undip .

Selain itu, Aksi demo dapat dihalau oleh PGN pada pukul 10.00 Wib, yang dipimpin oleh Panglima PGN Jateng Gus Mustofa SE dan Ketua PGN Jateng Bagoes Soedihartono SE. 

Baca Juga :  Waduh! Oknum Ketua RT Palsukan Kupon Tebus Sembako Murah, Kades Sumarni: Kemana Kinerjanya

Pengawalan yang dilakukan langsung oleh Kasat Intel AKBP Danang beserta jajarannya dan juga Kapolsek ikut terlibat mengawal prosesnya pembubaran paksa serta menangkap para pendemo yang tidak memiliki izin ini.

Ketua PGN Bagoes dalam keterangannya mengatakan, melihat situasi para pendemo yang meneriakkan ‘Hidup OPM’ dengan sangat keras. 

“Para pendemo yang berjumlah 20 orang ini juga sepertinya bukan mahasiswa Papua,” ujar  Bagoes.

Lanjut kata dia, seharusnya mahasiswa sangat mengetahui Pancasila dan NKRI tetap menjadi pedoman dalam Berbangsa dan Bernegara.

 

Adapun Gus Nuril selaku Senopati Nusantara atau Panglima tertinggi PGN juga turut hadir kelokasi memberikan semangat motivasi untuk rekan-rekan yang berada di lokasi demo.

Baca Juga :  Jelang HUT TNI ke-77, Pangkalan TNI AL Lhokseumawe Laksanakan Giat Baksos Kesehatan dan Berikan Paket Sembako

Selanjutnya, peserta membubarkan aksi demo dari PGN Jateng, Laksus Darah Garuda PGN, Perwakilan PGN Makoda Semarang, Pati, Sukoharjo, Karanganyar, Salatiga, dan Kabupaten Semarang.

Masih kata dia, kami sangat mengapresiasi kinerja Polri khususnya Jateng, Kota Semarang, dan seluruh jajarannya, dikarenakan melakukan tindakan tegas yang menjadi contoh positif untuk seluruh kota-kota lainnya di Indonesia.  

“Semoga aksi demo seperti ini tidak akan terjadi lagi di bumi Indonesia, dan kita sebagai warga negara Indonesia wajib mengusir, dan menindak separatis yang akan menggangu keutuhan NKRI. Salam Indonesia, dan NKRI Harga Mati !!!,” harap pemimpin PGN Jateng usai membubarkan paksa aksi demo.*(Bram.S/Red)

Berita Terkait

Fungsi Kejaksaan Negeri Kota Tangerang Disorot, GMNI Desak Respons Atas Laporan Penyalahgunaan Wewenang
Tahun Baru Hijriyah: Saatnya Berhijrah dari Seremoni ke Substansi
Pelayanan Publik Balai Desa Warungpring Dikritik Warga, Kades Dinilai Persulit Permohonan Salinan Warkah Tanah
Gani Suwondo Lie Gelar Forum Serap Aspirasi Warga DKI Jakarta, Dorong Pembangunan Tepat Sasaran
Reses DPRD DKI Jakarta, Neneng Hasanah Perkuat Pengawasan Produk Hukum dan Pembangunan di Sukapura
AMI Bakal Laporkan Dugaan Penyimpangan Anggaran Reses Anggota DPRD Surabaya ke Kejaksaan
Dasco Sebut Pembahasan UU P2SK Masuk Tahap Akhir
BPKAD Bungkam Terkait BPKB Milik Armada DLHK yang Terselip

Berita Terkait

Selasa, 16 Juni 2026 - 19:59 WIB

Fungsi Kejaksaan Negeri Kota Tangerang Disorot, GMNI Desak Respons Atas Laporan Penyalahgunaan Wewenang

Senin, 15 Juni 2026 - 23:40 WIB

Tahun Baru Hijriyah: Saatnya Berhijrah dari Seremoni ke Substansi

Senin, 15 Juni 2026 - 16:08 WIB

Pelayanan Publik Balai Desa Warungpring Dikritik Warga, Kades Dinilai Persulit Permohonan Salinan Warkah Tanah

Rabu, 10 Juni 2026 - 15:48 WIB

Gani Suwondo Lie Gelar Forum Serap Aspirasi Warga DKI Jakarta, Dorong Pembangunan Tepat Sasaran

Selasa, 9 Juni 2026 - 16:02 WIB

Reses DPRD DKI Jakarta, Neneng Hasanah Perkuat Pengawasan Produk Hukum dan Pembangunan di Sukapura

Berita Terbaru