Usai Penggerebekan Markas Judol WNA di Jakarta Barat, Puan Maharani Minta Indonesia Tak Jadi Sarang Judi Online

- Jurnalis

Selasa, 12 Mei 2026 - 17:08 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JAKARTA, suararealitas.co – Ketua DPR RI, Puan Maharani menekankan pentingnya antisipasi untuk mencegah Indonesia menjadi sarang judi online (judol).

Hal ini menyusul penggerebekan markas judol yang melibatkan ratusan warga negara asing (WNA) di Jakarta Barat.

“Kita harus melakukan antisipasi jangan sampai ada pihak-pihak yang berkeinginan menjadikan Indonesia sebagai tempat persinggahan atau sebagai tempat utama judi online, tentu saja itu jangan sampai terjadi,” kata Puan.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Hal tersebut disampaikan Puan usai Rapat Paripurna DPR di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Selasa (12/5/2026).

Sebelumnya, Polri menggerebek markas judi online di Jalan Hayam Wuruk, Jakarta Barat. Sebanyak 320 pelaku di antaranya merupakan WNA dan satu lainnya merupakan WNI yang pernah bekerja di markas judol di Kamboja. Mereka ditangkap tangan saat sedang mengoperasikan situs judol.

Adapun para WNA itu masuk ke Indonesia dengan izin atau visa wisata yang telah overstay dan tak memiliki izin kerja.

Markas judol itu diduga telah beroperasi sekitar dua bulan di mana para pelaku diduga menyewa lantai gedung sebagai pusat operasi digital lintas negara yang terorganisir.

Baca Juga :  Peredaran Rokok Ilegal di Rorotan Diduga Dibekingi Oknum, Aparat Diminta Bertindak Tegas

Terkait hal ini, Puan mendukung langkah Polri yang menjadi bagian dari komitmen pemberantasan judi online di Indonesia.

Puan lalu menyoroti fakta di mana Indonesia kini menjadi lokasi tempat operasional judol jaringan internasional dijalankan.

“Karena itu pengetatan atau antisipasi terkait dengan hal itu ya harus dilakukan bukan hanya sekarang tapi secara berkala,” tegasnya.

“Hal ini penting karena ini juga untuk menjaga jangan sampai ini menjadi semakin luas dan melebar,” imbuhnya.

Sementara itu, Puan memandang pengungkapan markas judi online internasional di Jakarta Barat menjadi perhatian serius karena menunjukkan pola baru kejahatan

digital lintas negara yang mulai memanfaatkan jaringan domestik di Indonesia.

“Kondisi ini menunjukkan adanya transformasi ancaman digital yang semakin kompleks,” ujarnya.

Bahkan, Puan pun mendorong dilakukannya langkah-langkah strategis agar Indonesia tidak menjadi basis operasional judol yang baru.

Namun, ia menilai langkah-langkah tersebut mulai dari pengawasan terhadap ekosistem digital, pergerakan jaringan siber, dan aktivitas lintas negara tidak diperkuat secara serius.

Baca Juga :  Pimpinan DPRD Pastikan Tidak Ada Pembahasan Zonasi Prostitusi di Kota Tangerang

“Persoalan judi online tidak cukup dibaca sebagai tindak pidana perjudian biasa. Karena saat jaringan asing dapat masuk melalui relasi dan fasilitasi aktor domestik, maka persoalannya telah menyentuh aspek keamanan digital nasional dan kerentanan tata kelola ruang siber Indonesia,” paparnya.

Puan mengaku, bahwa judol telah menjadi ancaman terhadap ketahanan sosial yang sangat merugikan masyarakat.

“Ketika jaringan internasional dapat membangun basis operasi di dalam negeri dengan dukungan aktor lokal, maka ruang digital Indonesia menjadi semakin rentan dimanfaatkan untuk aktivitas ilegal lain yang lebih luas,” sebutnya.

Puan menambahkan, pengungkapan markas judi online internasional di Jakarta harus menjadi momentum memperkuat kedaulatan digital nasional mengingat tantangan terbesar ke depan bukan hanya menutup platform ilegal.

“Tetapi memastikan ruang digital Indonesia tidak menjadi tempat tumbuhnya jaringan kejahatan internasional yang memanfaatkan masyarakat Indonesia sendiri sebagai bagian dari operasionalnya,” tutupnya.

Berita Terkait

Puan Maharani Dorong Peningkatan Perlindungan Pekerja di May Day 2026
Anggota DPD RI Jihan Fahira Sidak Ke Pabrik Tempe Di Parung Panjang
Pesan Lebaran Puan Maharani: Jaga Toleransi dan Kebersamaan di Idul Fitri 1447 Hijriah
Hendra Gunawan Dilantik Sebagai Anggota DPRD Kota Tangerang, Gantikan Almarhum H.Nurhadi
Makam Serang Overkapasitas, Anggaran Rp585 Miliar Disorot
Ketua DPRD Kabupaten Pasuruan Terima Audiensi Bupati LIRA, Bahas Penolakan Wacana RUU Pilkada Tidak Langsung
Habiburokhman Soroti Hukum yang Diterapkan Terhadap Suami Korban Jambret di Sleman
Pimpinan DPRD Pastikan Tidak Ada Pembahasan Zonasi Prostitusi di Kota Tangerang

Berita Terkait

Selasa, 12 Mei 2026 - 17:08 WIB

Usai Penggerebekan Markas Judol WNA di Jakarta Barat, Puan Maharani Minta Indonesia Tak Jadi Sarang Judi Online

Jumat, 1 Mei 2026 - 15:00 WIB

Puan Maharani Dorong Peningkatan Perlindungan Pekerja di May Day 2026

Sabtu, 25 April 2026 - 18:01 WIB

Anggota DPD RI Jihan Fahira Sidak Ke Pabrik Tempe Di Parung Panjang

Jumat, 20 Maret 2026 - 16:53 WIB

Pesan Lebaran Puan Maharani: Jaga Toleransi dan Kebersamaan di Idul Fitri 1447 Hijriah

Selasa, 17 Maret 2026 - 15:00 WIB

Hendra Gunawan Dilantik Sebagai Anggota DPRD Kota Tangerang, Gantikan Almarhum H.Nurhadi

Berita Terbaru

Ekonomi & Bisnis

NTBK Bidik Pertumbuhan Jangka Panjang Lewat Rights Issue Rp500 Miliar

Rabu, 13 Mei 2026 - 14:17 WIB

Nasional

BAZNAS DKI Perluas Distribusi Kurban hingga Wilayah 3T

Rabu, 13 Mei 2026 - 12:19 WIB