Momen Dibalik Perayaan HUT ke-5 IKB Sasando NTT

- Jurnalis

Sabtu, 26 Maret 2022 - 22:58 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

 

Momen Dibalik Perayaan HUT ke-5 IKB Sasando NTT

DENPASAR – Ikatan Keluarga Besar (IKB) Sasando NTT- Bali menggelar ulang tahun yang ke-5, bertempat di Hotel Infinity Jl. Bypass Ngurah Rai, Nusa Dua, Bali, pada Sabtu, 26 Maret 2022 sore.

Hadir dalam acara itu para pengurus dan dan ratusan anggota dari berbagai daerah di Provinsi Bali.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Ketua Umum IKB Sasando NTT-Bali, Adi Glen menyampaikan terima kasih kepada para anggota yang telah menyempatkan waktunya untuk menghadiri acara ulang tahun sekaligus syukuran, karena selama lima tahun telah dilewati dengan baik.

“Terima kasih puji syukur kepada Tuhan, bahwa IKB Sasando NTT-Bali ini telah berumur lima tahun. Tentunya di umur yang masih belia ini kita harus tetap optimis, kompak dan tetap saling bahu membahu sesama kita,” ujar Glen.

Sebagaimana diketahui, IKB Sasando NTT- Bali adalah perkumpulan orang-orang dari wilayah timur Indonesia tepatnya dari Nusa Tenggara Timur yang merantau di Provinsi Bali.

Sejarah berdirinya IKB Sasando NTT-Bali

Berawal dari adanya orang NTT yang merantau di Bali yang keluarganya mengalami masalah penyakit. Karena mereka tidak ada saudara mereka tidak mempunyai wadah untuk mengadu dan meminta bantuan.

Baca Juga :  Pelayanan Publik Balai Desa Warungpring Dikritik Warga, Kades Dinilai Persulit Permohonan Salinan Warkah Tanah

“Waktu itu ada seorang wanita dari pulau Rote tertabrak mobil dan meninggal. Kebetulan ada orang NTT yang mengetahui peristiwa tersebut dan mereka datang ke saya minta bantuan,” ujarnya.

Merasa mereka adalah saudara se kampung, akhirnya Glen datang untuk mengurus semua keperluan administrasi hingga sampai akhirnya Glen bisa mengantarkan mayat tersebut sampai ke kampung halamannya yaitu di Pulau Rote NTT.

Sepulang dari NTT, kata Glen, dirinya telah ditunggu oleh saudara-saudara seperantauan dari NTT. Mereka meminta untuk mendirikan suatu perkumpulan anak perantau dari NTT.

“Maka timbulan nama IKB Sasando NTT-Bali sampai sekarang ini,” imbuhnya.

Menurut Glen, tujuan dirikannya IKB Sasando NTT-Bali adalah sebagai wadah keluh kesah para perantau dan juga untuk membantu  jika ada anggotanya yang mengalami masalah atau kesulitan di perantauan ini.

“Setiap hari kita selalu melakukan kegiatan social membantu saudar-saudara kita yang mengalami masalah dan kesulitan,” ujarnya.

Terkait soal anggotanya, Glen mengatakan, siapapun bisa masuk menjadi anggota di perkumpulan ini. Bukan saja dari NTT tapi dari daerah manapun kami akan well come menerimanya.

Baca Juga :  Kanit Reskrim Polsek Kronjo Bangun Komunikasi Baik Dengan Wartawan

Glen juga memastikan, apapun agamanya dengan senang hati akan menerima menjadi saudara.

“Bahkan ada orang Bali sendiri yang juga ikut gabung,” ujarnya.

Menurut Glen, IKB Sasando NTT-Bali juga selalu bersinergitas dengan organisasi-organisasi yang lainnya, khususnya organiasi asli lokal Bali.

Glen berharap dengan kedepan, IKB Sasando NTT-Bali bisa lebih baik, kompak  dan selalu berbuat baik dengan sesamanya.

Salah satu perantau asal NTT, Cherly Aoetpah mengatakan pernah merasakan kebaikan dari perkumpulan ini.

“Kami juga pernah dibantu ketika sedang mengalami duka,”ujar Cherly.

Menurutnya kehadiran IKN Sasando sangat berarti bagi keluarganya. Ketika itu ia mengalami kesulitan untuk mengurus anaknya yang meninggal dunia.

Dengan adanya perkumpulan ini, semua administrasi kepengurusan hingga penguburan dibantu oleh IKB Sasando.

“Kami berharap semoga IKB Sasando selalu kompak dan terus menebar kebajikan kepada sesame,” pungkasnya.*(Red)

Berita Terkait

Makan Minum Rapat Rp1,49 Miliar di Rajeg Viral di Media Sosial, BARATA Layangkan Somasi
Bungkam Soal Konsumsi Rp1,49 Miliar, Kini 40 Proyek Infrastruktur Rajeg Jadi Sorotan
Rp1,49 Miliar untuk Nasi Kotak Rapat, Kecamatan Rajeg Kenyang Anggaran
Fungsi Kejaksaan Negeri Kota Tangerang Disorot, GMNI Desak Respons Atas Laporan Penyalahgunaan Wewenang
Tahun Baru Hijriyah: Saatnya Berhijrah dari Seremoni ke Substansi
Pelayanan Publik Balai Desa Warungpring Dikritik Warga, Kades Dinilai Persulit Permohonan Salinan Warkah Tanah
BPKAD Bungkam Terkait BPKB Milik Armada DLHK yang Terselip
Idul Adha: Ketika Pisau Kurban Tajam ke Hewan, Tapi Tumpul ke Keserakahan

Berita Terkait

Selasa, 23 Juni 2026 - 13:33 WIB

Makan Minum Rapat Rp1,49 Miliar di Rajeg Viral di Media Sosial, BARATA Layangkan Somasi

Minggu, 21 Juni 2026 - 21:03 WIB

Bungkam Soal Konsumsi Rp1,49 Miliar, Kini 40 Proyek Infrastruktur Rajeg Jadi Sorotan

Jumat, 19 Juni 2026 - 18:48 WIB

Rp1,49 Miliar untuk Nasi Kotak Rapat, Kecamatan Rajeg Kenyang Anggaran

Selasa, 16 Juni 2026 - 19:59 WIB

Fungsi Kejaksaan Negeri Kota Tangerang Disorot, GMNI Desak Respons Atas Laporan Penyalahgunaan Wewenang

Senin, 15 Juni 2026 - 23:40 WIB

Tahun Baru Hijriyah: Saatnya Berhijrah dari Seremoni ke Substansi

Berita Terbaru

Berita Aktual

HIMAPI UCA Jadikan Berbagi Sebagai Budaya

Jumat, 26 Jun 2026 - 19:52 WIB