KOTA TANGERANG, Suararealitas.co — Di balik hingar-bingar Festival Cisadane 2025, tercium aroma penyimpangan. Ajang tahunan kebanggaan Pemkot Tangerang itu diduga menjadi ladang proyek dan duplikasi anggaran.
Kegiatan yang diklaim dikelola Dinas Pariwisata Kota Tangerang ini menyerap dana Rp805 juta dari APBD 2025 Rp640 juta lewat penyedia, Rp165 juta lewat swakelola. Tapi di lapangan, pelaksanaan justru ditangani event organizer (EO), bukan langsung dinas.
Masalah makin janggal saat puluhan OPD ikut mendirikan stand dengan biaya sendiri. Padahal, penganggaran utama sudah ada di Dinas Pariwisata.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Data di lapangan mencatat ada 31 stand OPD dan 50 stand UMKM, dengan biaya mencapai puluhan juta rupiah per stand.Satu kegiatan, banyak anggaran.Dugaan double budget pun tak bisa dihindari.
Ketua GMNI Kota Tangerang, Elwin Mendrofa, menilai pola seperti ini tak bisa lagi ditoleransi.
“Festival rakyat berubah jadi proyek birokrat. Kalau sudah ada anggaran resmi, kenapa dinas lain masih keluar uang? Inspektorat harus turun tangan,” tegas Elwin, Rabu (12/11/2025).
Elwin menyebut pelaksanaan festival juga jauh dari tema besar ‘Kolaboratif yang Memadukan Unsur Budaya, Teknologi, dan Ekologi.’
“Yang ditampilkan bukan kolaborasi, tapi dominasi. Komunitas budaya dan teknologi nyaris tak terlihat. Yang ramai justru baliho dan tenda dinas,” katanya.
Menurut Elwin, semangat kolaboratif yang digaungkan Pemkot hanya berhenti di spanduk.
“Rakyat cuma jadi penonton. Uangnya keluar miliaran, tapi yang tampil tetap pejabat. Ini bukan festival budaya, ini festival kekuasaan,” ucapnya tajam.
Elwin mendesak Inspektorat Kota Tangerang segera melakukan audit penuh terhadap seluruh rangkaian anggaran Festival Cisadane 2025.
“Transparansi harus dibuka. Jangan biarkan festival berubah jadi ritual tahunan yang menguras APBD,” tutupnya.
Hingga berita ini tayang, Dinas Pariwisata Kota Tangerang belum memberikan keterangan resmi terkait dugaan tumpang tindih anggaran maupun peran event organizer dalam pelaksanaan kegiatan tersebut.


































