
WONOSOBO, Suararealitas.co – Dewan Pimpinan Daerah Partai Amanat Nasional (DPD PAN) Kabupaten Wonosobo menargetkan mampu kembali masuk jajaran tiga besar perolehan kursi DPRD Kabupaten Wonosobo pada Pemilu 2029. Target tersebut disampaikan dalam Rapat Kerja Daerah (Rakerda) DPD PAN Wonosobo Tahun 2026 yang digelar di Hotel Front One Wonosobo, Minggu (9/8/2026).
Rakerda berlangsung mulai pukul 09.00 WIB hingga sekitar pukul 12.00 WIB. Kegiatan tersebut menjadi momentum konsolidasi sekaligus penyusunan strategi partai menghadapi agenda politik lima tahunan mendatang.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Ketua DPD PAN Kabupaten Wonosobo, H. M. Sidqi FD., SP, SH, MH, menegaskan bahwa PAN Wonosobo tidak sekadar ingin mengulang kejayaan yang pernah diraih pada Pemilu 2009, tetapi bertekad mencatatkan capaian yang lebih baik pada Pemilu 2029.
“Pada tahun 2009 PAN Wonosobo pernah meraih tiga besar di DPRD dengan perolehan enam kursi dan berhasil menempatkan kader sebagai wakil pimpinan DPRD Kabupaten Wonosobo. Target kami pada 2029 bukan hanya mengulang capaian tersebut, tetapi melampauinya,” tegas Sidqi.
Sidqi yang juga dipercaya sebagai Koordinator Pemenangan Jateng IX, meliputi Wonosobo, Purworejo, dan Temanggung, mengatakan PAN Wonosobo telah mulai menyiapkan kekuatan politik sejak jauh hari.
Menurutnya, PAN menargetkan setiap jenjang legislatif dapat memperoleh minimal satu kursi pada setiap daerah pemilihan (dapil). Target tersebut mencakup DPRD Kabupaten Wonosobo, DPRD Provinsi Jawa Tengah, hingga DPR RI, khususnya daerah pemilihan Jawa Tengah VI.
“Bacaleg-bacaleg sudah kami persiapkan dari sekarang, baik untuk tingkat kabupaten, provinsi maupun DPR RI. Untuk DPR RI Jateng VI, target minimal kami mendapatkan satu kursi,” ujarnya.
Tidak hanya membidik kursi legislatif, PAN Wonosobo juga mulai mempersiapkan kader untuk menghadapi kontestasi pemilihan kepala daerah. Sidqi menegaskan, apabila pada 2029 pemilihan bupati masih dilakukan secara langsung oleh rakyat, PAN Wonosobo akan mendorong kader terbaiknya untuk maju sebagai calon bupati.
“Kalau pada tahun 2029 pemilihan bupati masih dilakukan secara langsung oleh rakyat, maka kader PAN harus ada yang maju sebagai calon bupati. Jangan hanya sekadar menjadi wakil bupati,” katanya.
Empat Kunci Kemenangan
Sidqi menyebut setidaknya terdapat empat kekuatan utama yang menjadi modal PAN Wonosobo untuk mencapai target tiga besar pada Pemilu 2029.
Pertama, sosialisasi partai yang harus dilakukan secara berkelanjutan kepada masyarakat. PAN Wonosobo akan terus memperkenalkan substansi dan kerja nyata partai melalui gerakan “Bantu Rakyat”.
“Kunci pertama adalah sosialisasi tiada henti bahwa PAN merupakan partai yang memiliki substansi, yaitu Bantu Rakyat,” jelasnya.
Kedua, kesiapan bakal calon legislatif yang akan bertarung pada Pemilu 2029. Sidqi menyebut para bacaleg yang dipersiapkan merupakan tokoh-tokoh yang memiliki basis sosial sekaligus memiliki mental petarung dalam kontestasi politik.
Ketiga, penguatan infrastruktur partai. Menurut Sidqi, struktur dan jaringan PAN Wonosobo saat ini telah dipersiapkan untuk menghadapi pertarungan politik pada Pemilu 2029.
Keempat, kesiapan logistik. PAN Wonosobo, kata Sidqi, mulai mempersiapkan kebutuhan logistik politik sejak dini agar seluruh mesin partai dapat bekerja secara optimal ketika memasuki tahapan pemilu.
“Dengan adanya substansi partai, ketokohan dan jiwa petarung bacaleg, infrastruktur partai, serta logistik yang kami persiapkan, insyaallah PAN Wonosobo siap memenangkan pemilu sekurang-kurangnya tiga besar di Kabupaten Wonosobo,” ungkapnya.
Sidqi juga optimistis dengan perkembangan PAN di tingkat provinsi maupun nasional. Menurutnya, kekuatan DPD PAN Wonosobo saat ini mendapat dukungan dari DPW PAN Jawa Tengah dan DPP PAN yang dinilai semakin kuat, termasuk dengan banyaknya kader PAN yang menduduki posisi strategis di pemerintahan pusat.
“Dengan kondisi DPD PAN Wonosobo saat ini, ditambah DPW PAN dan DPP PAN di tingkat pusat yang luar biasa, dengan banyak menteri dan wakil menteri, saya yakin seyakin-yakinnya bahwa PAN pada tahun 2029 akan benar-benar bangkit dan masuk sekurang-kurangnya tiga besar,” pungkas Sidqi.
Rakerda PAN Wonosobo 2026 pun menjadi salah satu langkah awal konsolidasi partai untuk memperkuat struktur, menyiapkan kader, serta menyusun strategi pemenangan menuju Pemilu 2029.



































