JAKARTA, suararealitas.co – Terminal Bus Kalideres, Jakarta Barat, melakukan langkah antisipatif terhadap potensi dampak abu vulkanik akibat aktivitas erupsi Gunung Krakatau. Salah satunya dengan membagikan masker kepada masyarakat yang beraktivitas di kawasan tersebut.
Pembagian masker menyasar sejumlah kelompok yang banyak melakukan aktivitas di ruang terbuka, mulai dari penumpang bus, pengemudi, pedagang hingga petugas dan pengguna jasa transportasi lainnya.
Kepala Terminal Kalideres, Nur Prasetyo mengatakan, bahwa pembagian masker dilakukan sebagai bentuk kesiapsiagaan sekaligus upaya memberikan perlindungan kepada masyarakat apabila terjadi paparan abu vulkanik yang dapat mengganggu kesehatan, khususnya saluran pernapasan.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
“Kami melakukan langkah antisipasi dengan membagikan masker kepada penumpang, pengemudi, pedagang dan masyarakat yang beraktivitas di Terminal Kalideres. Ini sebagai bentuk kepedulian dan kesiapsiagaan terhadap kemungkinan dampak abu vulkanik,” ujar Nur, Minggu (6/9).
Menurutnya, aktivitas terminal tetap berjalan dengan memperhatikan kondisi dan perkembangan situasi.
Masyarakat juga diimbau menggunakan masker, terutama ketika berada di luar ruangan dan saat kondisi udara mengalami penurunan kualitas.
Selain membagikan masker, pihak Terminal Kalideres juga terus memantau kondisi di lingkungan terminal serta berkoordinasi dengan pihak terkait apabila terdapat perkembangan yang berpotensi memengaruhi aktivitas pelayanan transportasi.
“Yang paling penting masyarakat tetap tenang, tetapi waspada. Kami mengimbau penumpang maupun pengemudi untuk menggunakan masker dan mengikuti informasi resmi dari instansi berwenang,” katanya.
Langkah tersebut diharapkan dapat meminimalkan risiko gangguan kesehatan sekaligus memastikan aktivitas pelayanan transportasi di Terminal Kalideres tetap berlangsung aman dan nyaman bagi masyarakat.



































