Curiga Jual Obat Ilegal, Puluhan Emak-emak Geruduk Toko Kosmetik

- Jurnalis

Sabtu, 1 Februari 2025 - 22:15 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Viral! Emak-emak saat melakukan penggerebekan toko kosmetik di Kabupaten Bekasi. (Foto: Tangkapan Layar/Ist).

Viral! Emak-emak saat melakukan penggerebekan toko kosmetik di Kabupaten Bekasi. (Foto: Tangkapan Layar/Ist).

KABUPATEN BEKASI, suararealitas.co – Puluhan warga mendatangi Toko Kosmetik di Jalan Raya Cikarang – Pilar Sukatani, tepatnya di Warung Kacung, Desa Karanganyar, Kecamatan Karangbahagia, Kabupaten Bekasi, Jawa Barat.

Mereka curiga toko tersebut menjual obat ilegal.

Toko kosmetik tersebut sudah mulai meresahkan warga sekitar sejak beberapa bulan terakhir.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Melihat adanya aktivitas yang mencurigakan, akhirnya warga setempat memberanikan diri untuk melakukan penggerebekan.

“Warga Kabupaten Bekasi harus bersatu berantas semua seperti ini, jangan takut demi kebaikan masyarakat. Aparat pemerintah dan kepolisian jangan pura-pura diam, ayo tegakkan hukum jika perlu kita saja para warga yang bersatu untuk berantas ini,” ujar seorang warga Kampung Blokang, Sumiati seperti dikutip suararealitas.co, Sabtu (1/2/2025).

Baca Juga :  PADI Tangsel Usut Dugaan Kecurangan SPMB di SMPN 5 dan 12 Kota Tangerang Selatan

Menurut Sumiati, hal seperti ini akan terus dilakukan warga, jika aparat penegak hukum tidak melakukan tindakan tegas terhadap para pelaku penjualan obat-obatan terlarang.

Diketahui, kejadian tersebut berlangsung pada Jumat (31/1/2025) pagi.

Terbukti, kecurigaan tersebut membuahkan hasil. Dari penggerebekan warga yang mendatangi lokasi kejadian, ditemukan berbagai jenis obat-obatan terlarang yang seharusnya tidak dijual tanpa resep dokter.

Baca Juga :  Aneh, Bangunan Tanpa PBG Belum Disegel Mati Citata Jakbar

Selain itu, perlu upaya bersama untuk mengawasi keberadaan apotek dan toko kosmetik yang menjual obat-obatan yang kerap disalahgunakan remaja itu.

“Demi kebaikan anak generasi bangsa. Kami sebagai warga resah dengan maraknya peredaran obat-obatan terlarang di wilayah kami. Kami tidak ingin generasi anak bangsa di rusak dengan obat-obatan terlarang tersebut. Makanya warga sepakat semua bergerak,” pungkasnya.

Penulis : Mgh

Editor : Za

Berita Terkait

Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW 1448 H di Bekas Maqom Mbah Priok Berlangsung Khidmat dan Kondusif
GB Star Resto dan Cafe Diduga Belum Kantongi NPPBKC
LBH PKGI Soroti Perlindungan ASN dalam Jeratan Kredit, Desak OJK Kaji Batas Potongan Penghasilan
Kasi Trantib Acep Pudin Pimpin Pendataan 134 Kios di Lahan Fasos Fasum Kutabaru
Sosok Ketua DPRD Dimata Komisi 3: Mengedepankan Musyawarah Setiap Keputusan
Makan Minum Rapat Rp1,49 Miliar di Rajeg Viral di Media Sosial, BARATA Layangkan Somasi
Bungkam Soal Konsumsi Rp1,49 Miliar, Kini 40 Proyek Infrastruktur Rajeg Jadi Sorotan
Rp1,49 Miliar untuk Nasi Kotak Rapat, Kecamatan Rajeg Kenyang Anggaran

Berita Terkait

Senin, 14 September 2026 - 07:50 WIB

Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW 1448 H di Bekas Maqom Mbah Priok Berlangsung Khidmat dan Kondusif

Rabu, 9 September 2026 - 16:56 WIB

GB Star Resto dan Cafe Diduga Belum Kantongi NPPBKC

Jumat, 4 September 2026 - 21:26 WIB

LBH PKGI Soroti Perlindungan ASN dalam Jeratan Kredit, Desak OJK Kaji Batas Potongan Penghasilan

Minggu, 9 Agustus 2026 - 11:19 WIB

Kasi Trantib Acep Pudin Pimpin Pendataan 134 Kios di Lahan Fasos Fasum Kutabaru

Kamis, 23 Juli 2026 - 12:44 WIB

Sosok Ketua DPRD Dimata Komisi 3: Mengedepankan Musyawarah Setiap Keputusan

Berita Terbaru

Kabar Polisi

Polda Banten Ungkap Hasil Identifikasi Korban Kapal Arupadhatu 1

Rabu, 23 Sep 2026 - 17:15 WIB