Dukung Instruksi Gubernur, Terminal Kalideres Wajibkan Pedagang Pilah Sampah

- Jurnalis

Kamis, 21 Mei 2026 - 16:53 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JAKARTA, suararealitas.co – Pengelola Terminal Kalideres menggencarkan sosialisasi pemilahan sampah kepada para pedagang dan pelaku UMKM di lingkungan terminal.

Langkah tersebut dilakukan sebagai upaya mendukung Instruksi Gubernur DKI Jakarta Nomor 5 Tahun 2026 tentang pengelolaan dan pengurangan sampah dari sumbernya.

Kepala Terminal Kalideres, Nur Prasetyo mengatakan, bahwa sosialisasi dilakukan kepada seluruh pedagang kios maupun pedagang yang beraktivitas di area Terminal Bus Kalideres agar lebih disiplin dalam memilah sampah.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Untuk mendukung program pemilahan sampah, kami sudah melaksanakan sosialisasi kepada para pedagang kios maupun pedagang yang ada di Terminal Kalideres. Tujuannya agar memudahkan petugas kebersihan dalam menjalankan tugas menjaga kebersihan terminal,” ujar Nur Prasetyo.

Menurutnya, para pedagang memiliki peran penting dalam menjaga kebersihan lingkungan terminal karena aktivitas usaha sehari-hari turut menghasilkan sampah dalam jumlah besar, mulai dari plastik makanan, botol minuman, kaleng, hingga sisa makanan.

Ia menjelaskan, sampah organik dan anorganik kini harus dipisahkan sejak dari sumbernya agar proses pengangkutan dan pengelolaan sampah menjadi lebih mudah dan efektif.

Baca Juga :  Melalui Program DekorAksi HUT RI ke-80, BRI Branch Office Jakarta Hayam Wuruk Tunjukkan Semangat Nasionalisme

“Kalau sampah sudah dipilah dari kios masing-masing, petugas jadi lebih mudah dan cepat mengangkutnya. Lingkungan terminal juga akan lebih bersih dan nyaman,” katanya.

Nur Prasetyo mengakui, penerapan budaya pilah sampah di lingkungan terminal masih menghadapi sejumlah kendala, terutama karena karakteristik aktivitas terminal yang padat dan dinamis. Karena itu, sosialisasi harus dilakukan secara terus-menerus.

“Kendalanya memang soal waktu dan kebiasaan. Sosialisasi sekali tentu tidak cukup, jadi harus dilakukan berulang-ulang. Terminal juga akan mengeluarkan instruksi kepada seluruh kios agar aktif melaksanakan pemilahan sampah,” jelasnya.

Meski demikian, ia menyebut para pedagang dan awak bus menyambut positif program tersebut.

Mereka dinilai mulai memahami pentingnya pengelolaan sampah setelah melihat kondisi persoalan sampah di Jakarta.

“Mereka mendukung kegiatan ini. Harapannya bukan hanya mendukung secara ucapan, tapi benar-benar dilaksanakan dalam kegiatan sehari-hari,” ungkapnya.

Sementara itu, Lurah Kalideres, Rizky Raya Dwiputra menyatakan dukungannya terhadap langkah yang dilakukan pengelola Terminal Kalideres dalam menyosialisasikan pemilahan sampah kepada para pedagang UMKM.

Baca Juga :  Kolaborasi Baznas, Satu Rumah Warga Hasil Bedah Rumah di Kelurahan Srengseng Diresmikan

“Kami dari pihak kelurahan sangat mendukung apa yang dilakukan Kepala Terminal Kalideres. Instruksi Gubernur Nomor 5 Tahun 2026 memang harus langsung disampaikan kepada para pedagang dan UMKM yang berada di terminal,” kata Rizky.

Ia berharap, melalui pemilahan sampah, volume sampah yang dibuang ke TPST Bantargebang dapat berkurang sehingga persoalan sampah di Jakarta bisa ditekan secara bertahap.

Selain itu, Rizky juga mengingatkan agar sampah plastik yang masih memiliki nilai ekonomi tidak langsung dibuang, melainkan dipilah dan dimanfaatkan kembali.

“Sampah plastik bisa dipisahkan dan dimasukkan ke bank sampah sehingga memiliki nilai ekonomi tambahan yang dapat dimanfaatkan para pedagang,” ujarnya.

Rizky berharap para pedagang mulai membiasakan memilah sampah sesuai jenisnya, seperti sampah plastik, sampah organik atau sampah dapur, serta sampah residu.

“Harapannya para pedagang mulai sekarang dapat memilah sampah. Dengan begitu, sampah residu yang dibuang ke Bantargebang bisa semakin minim dan Instruksi Gubernur dapat terlaksana dengan baik,” pungkasnya.

Berita Terkait

Keterbukaan Informasi Dipertanyakan, Forum Jurnalis Soroti Kinerja Kasudin SDA dan Bina Marga Jakarta Barat
Warga Jatipulo Resah, Pembangunan Inrit Tanpa Izin Diduga akan Disewakan
Pelayanan ATR/BPN Jakarta Utara Dinilai Memuaskan, Pemohon Apresiasi Petugas yang Responsif
Sampah Menumpuk Lama, Kasudin LH Jakbar Langsung Bertindak
2.612 Keluarga Rusun Didorong Pilah Sampah dari Hunian, UPRS V Tekan Penumpukan dan Residu
Muhammad Ali Buka Pintu Solusi, Warga Rusun Daan Mogot Tak Perlu Resah
Proyek APBD Rp5,5 Miliar di Pademangan Timur Jadi Sorotan, Puing Berserakan dan K3 Dipertanyakan
Penataan Parkir di CNI Kembangan Jakbar Sementara Ditunda, Pasca Berdiskusi dengan Perwakilan Masyarakat: Kita Bakal Cari Solusi!

Berita Terkait

Selasa, 15 September 2026 - 23:03 WIB

Keterbukaan Informasi Dipertanyakan, Forum Jurnalis Soroti Kinerja Kasudin SDA dan Bina Marga Jakarta Barat

Selasa, 15 September 2026 - 21:36 WIB

Warga Jatipulo Resah, Pembangunan Inrit Tanpa Izin Diduga akan Disewakan

Selasa, 15 September 2026 - 16:58 WIB

Pelayanan ATR/BPN Jakarta Utara Dinilai Memuaskan, Pemohon Apresiasi Petugas yang Responsif

Selasa, 15 September 2026 - 15:50 WIB

Sampah Menumpuk Lama, Kasudin LH Jakbar Langsung Bertindak

Senin, 14 September 2026 - 15:16 WIB

2.612 Keluarga Rusun Didorong Pilah Sampah dari Hunian, UPRS V Tekan Penumpukan dan Residu

Berita Terbaru

Ekonomi & Bisnis

BSI Siap Kolaborasi Dengan Pemerintah Kabupaten Tanggamus

Selasa, 15 Sep 2026 - 19:13 WIB