Terungkap! Dua Gudang Oli Diduga Palsu di Cipondoh Kembali Beroperasi, Ada Aktivitas Repack Usai Tutup Sementara

- Jurnalis

Selasa, 21 April 2026 - 18:30 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

TERPANTAU - dua gudang di Cipondoh, Tangerang Kota terdapat aktivitas repack oli diduga ilegal berjalan mulus bebas hambatan, sehingga minim pengawasan APH. (Potret: Suara Realitas).

TERPANTAU - dua gudang di Cipondoh, Tangerang Kota terdapat aktivitas repack oli diduga ilegal berjalan mulus bebas hambatan, sehingga minim pengawasan APH. (Potret: Suara Realitas).

TANGERANG, suararealitas.co – Dua gudang yang diduga menjadi tempat penyimpanan dan distribusi oli palsu kembali ditemukan beroperasi di wilayah Cipondoh, Kota Tangerang.

Informasi itu mencuat dari unggahan akun TikTok @RDR Terkini dan menjadi perhatian publik, Senin, 20 April 2026.

Adapun, kedua gudang tersebut diketahui berlokasi di:

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

1. Komplek Kav DPR Blok A No. 82B.

2. Komplek Kav DPR Blok A No. 81.

Saat wartawan mendatangi lokasi, aktivitas di gudang terpantau telah kembali berjalan setelah sebelumnya disebut sempat tutup selama sekitar satu minggu.

Seorang penjaga gudang paruh baya, Agus (nama samaran), membenarkan hal tersebut.

Baca Juga :  CBA Prediksi Prabowo Lanjutkan Efisiensi Anggaran 2026, Subsidi Energi Terancam Dipangkas

“Satu minggu tutup, ini baru saja buka dan mulai beroperasi kembali hari ini,” ujar Agus.

Selain itu, ia juga mengungkapkan bahwa gudang di sebelah lokasi memiliki aktivitas serupa, meskipun berada di bawah pengelola yang berbeda.

“Gudang sebelah itu juga oli, tapi beda bos,” jelasnya.

Bahkan, Agus pun mengakui bahwa selain sebagai tempat penyimpanan, gudang tersebut juga digunakan untuk kegiatan pengemasan ulang oli.

“Di sini juga pengemasan (repack),” tambahnya.

Sebelumnya, Agus menyebut gudang yang ia jaga diduga milik seseorang bernama Hansen (nama samaran) dan terafiliasi dengan sebuah konsorsium yang disebut dinahkodai oleh Wendi atau Hendrik (bukan nama sebenarnya).

Baca Juga :  Polri Hadir Untuk Masyarakat Berikan Pelayanan dan Pengamanan Wisatawan ke Pulau Seribu

Namun demikian, informasi tersebut masih memerlukan verifikasi lebih lanjut.

Hingga berita ini diturunkan, belum ada pernyataan resmi dari pihak kepolisian maupun instansi terkait mengenai dugaan aktivitas ilegal tersebut.

Wartawan masih berupaya melakukan konfirmasi kepada pihak-pihak yang disebutkan.

Apabila terbukti, praktik pengemasan ulang oli ilegal berpotensi merugikan konsumen serta membahayakan kendaraan, mengingat kualitas produk yang tidak terjamin.

Kasus ini diharapkan dapat segera mendapat perhatian serius dari aparat penegak hukum.

Berita Terkait

Bea Cukai Banten Musnahkan 26,4 Juta Batang Rokok Ilegal, Kerugian Negara Rp24,7 Miliar
Satreskrim Polres Pelabuhan Tanjung Priok, Ungkap Kasus Judi Online Slot.
Miris! Tukang Nasi Goreng di Parung Panjang Nyambi Jual Obat Keras Terlarang
Faktor Ekonomi Picu KDRT, YPHMI Perkuat Peran Posbakum di Tanah Sereal
Penangkapan Toko Berkedok Penjual Ikan Hias di Petojo, Polisi Diminta Beri Klarifikasi
BHP2HI Soroti Dugaan Penyalahgunaan Wewenang dan Alih Fungsi Gudang Jadi Industri di Benda
Akses Bantuan Hukum Diperluas, Warga Duri Utara Diedukasi Perlindungan Perempuan dan Anak
Penjualan Obat Daftar G Berkedok Ikan Hias di Petojo Selatan Disorot

Berita Terkait

Selasa, 21 April 2026 - 18:30 WIB

Terungkap! Dua Gudang Oli Diduga Palsu di Cipondoh Kembali Beroperasi, Ada Aktivitas Repack Usai Tutup Sementara

Selasa, 21 April 2026 - 11:28 WIB

Bea Cukai Banten Musnahkan 26,4 Juta Batang Rokok Ilegal, Kerugian Negara Rp24,7 Miliar

Senin, 20 April 2026 - 17:11 WIB

Satreskrim Polres Pelabuhan Tanjung Priok, Ungkap Kasus Judi Online Slot.

Minggu, 19 April 2026 - 22:57 WIB

Miris! Tukang Nasi Goreng di Parung Panjang Nyambi Jual Obat Keras Terlarang

Jumat, 17 April 2026 - 19:41 WIB

Faktor Ekonomi Picu KDRT, YPHMI Perkuat Peran Posbakum di Tanah Sereal

Berita Terbaru